Depan >> Berita >> Riau >>
300 Kampit Bawang Merah Ilegal Dimusnahkan
Jumat, 07 September 2018 - 10:20 WIB > Dibaca 317 kali Print | Komentar
300 Kampit  Bawang Merah  Ilegal Dimusnahkan
MUSNAHKAN BAWANG: Danlanal Dumai Kolonel Laut e Yose Aldino saat melakukan pemusnahan bawang merah ilegal asal Malaysia di Dermaga Lanal Dumai, Bangsal Aceh, Sungai Sembilan, Kota Dumai, Kamis (6/9/2018). (HASANAL BULKIAH/RIAU POS)
DUMAI (RIAUPOS.CO) - Bawang merah ilegal asal Malaysia yang diamankan Lanal Dumai akhirnya dimusnahkan dengan cara dibakar.  Pemusnahan tanaman jenis umbi lapis itu dilakukan oleh Danlanal Dumai Kolonel Laut e Yose Aldino dan didampingi petugas Balai Karantina Pertanian Pekanbaru wilayah kerja Kota Dumai, Kamis (6/9) di Dermaga Lanal Dumai, Bangsal Aceh, Sungai Sembilan.

‘‘Ada sekitar 300 kampit bawang merah yang dimusnahkan,” ujar Danlanal Dumai Kolonel Laut e Yose Aldino kepada Riau Pos.

Bawang merah merupakan barang yang dibatasi impornya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan serta Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 34/pemertaan/OT.140/6/2016 tentang Tindakan Karantina Tumbuhan. 

“Pemasukan bawang merah bukan pada pelabuhan yang ditentukan dan berpotensi merugikan negara. Selain itu juga dapat merugikan immateril berupa ancaman terhadap kesehatan masyarakat bila mengonsumsi barang tersebut. Karena diduga mengandung organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) serta kerugian terhadap petani dalam negeri,” jelasnya.

Bawang merah tersebut dimusnahkan karena melanggar Pasal 31 Ayat 1 Jo Pasal 5 huruf a, huruf b dan huruf c Undang-Undang RI Nomor 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. 

‘‘Menurut undang-undang tersebut, pemasukan bawang merah dari luar negeri harus dilengkapi sertifikat kesehatan (phytosanitary certificate) dari negara asal, dimasukkan melalui tempat pemasukan yang ditetapkan, dan dilaporkan kepada petugas karantina untuk dilakukan tindakan karantina,” tuturnya.

Pemusnahan juga disaksikan petugas karantina. Seperti diketahui, Pangkalan TNI AL Dumai menggagalkan upaya penyeludupan lebih 300 kampit bawang merah asal Malaysia yang dibawa dengan menggunakan KM Aulia Jaya GT. 07, Jumat (31/8) lalu di Sungai Desa Apiapi, Bengkalis. Bawang itu rencananya akan di pasarkan di wilayah Dumai.(hsb)
KOMENTAR
Berita Update

Jalin Silaturahmi Antar RT RW Melalui Pengajian Rutin
Selasa, 21 Januari 2019 - 21:06 wib
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:45 wib
Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Pengusutan SPPD Fiktif Dewan, Tunggu Gelar Perkara
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:31 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:15 wib

Transformasi Hilangkan Bobot 57 Kg
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:37 wib
Harga Beras Lokal Naik Lagi

Harga Beras Lokal Naik Lagi
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:25 wib
Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas

Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:15 wib
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Senin, 21 Januari 2019 - 16:45 WIB

Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Senin, 21 Januari 2019 - 16:31 WIB

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Senin, 21 Januari 2019 - 16:15 WIB

Setiap Zaman Akan Menemukan Pemimpinnya

Senin, 21 Januari 2019 - 15:35 WIB

Harga Beras Lokal Naik Lagi

Senin, 21 Januari 2019 - 15:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini