Depan >> Berita >> Riau >>
300 Kampit Bawang Merah Ilegal Dimusnahkan
Jumat, 07 September 2018 - 10:20 WIB > Dibaca 260 kali Print | Komentar
300 Kampit  Bawang Merah  Ilegal Dimusnahkan
MUSNAHKAN BAWANG: Danlanal Dumai Kolonel Laut e Yose Aldino saat melakukan pemusnahan bawang merah ilegal asal Malaysia di Dermaga Lanal Dumai, Bangsal Aceh, Sungai Sembilan, Kota Dumai, Kamis (6/9/2018). (HASANAL BULKIAH/RIAU POS)
DUMAI (RIAUPOS.CO) - Bawang merah ilegal asal Malaysia yang diamankan Lanal Dumai akhirnya dimusnahkan dengan cara dibakar.  Pemusnahan tanaman jenis umbi lapis itu dilakukan oleh Danlanal Dumai Kolonel Laut e Yose Aldino dan didampingi petugas Balai Karantina Pertanian Pekanbaru wilayah kerja Kota Dumai, Kamis (6/9) di Dermaga Lanal Dumai, Bangsal Aceh, Sungai Sembilan.

‘‘Ada sekitar 300 kampit bawang merah yang dimusnahkan,” ujar Danlanal Dumai Kolonel Laut e Yose Aldino kepada Riau Pos.

Bawang merah merupakan barang yang dibatasi impornya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan serta Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 34/pemertaan/OT.140/6/2016 tentang Tindakan Karantina Tumbuhan. 

“Pemasukan bawang merah bukan pada pelabuhan yang ditentukan dan berpotensi merugikan negara. Selain itu juga dapat merugikan immateril berupa ancaman terhadap kesehatan masyarakat bila mengonsumsi barang tersebut. Karena diduga mengandung organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) serta kerugian terhadap petani dalam negeri,” jelasnya.

Bawang merah tersebut dimusnahkan karena melanggar Pasal 31 Ayat 1 Jo Pasal 5 huruf a, huruf b dan huruf c Undang-Undang RI Nomor 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. 

‘‘Menurut undang-undang tersebut, pemasukan bawang merah dari luar negeri harus dilengkapi sertifikat kesehatan (phytosanitary certificate) dari negara asal, dimasukkan melalui tempat pemasukan yang ditetapkan, dan dilaporkan kepada petugas karantina untuk dilakukan tindakan karantina,” tuturnya.

Pemusnahan juga disaksikan petugas karantina. Seperti diketahui, Pangkalan TNI AL Dumai menggagalkan upaya penyeludupan lebih 300 kampit bawang merah asal Malaysia yang dibawa dengan menggunakan KM Aulia Jaya GT. 07, Jumat (31/8) lalu di Sungai Desa Apiapi, Bengkalis. Bawang itu rencananya akan di pasarkan di wilayah Dumai.(hsb)
KOMENTAR
Berita Update

Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat
Rabu, 14 November 2018 - 16:15 wib
APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T

APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T
Rabu, 14 November 2018 - 16:00 wib
Pembangunan Gedung 8 Lantai Lolos
Pencakar Langit Riau Pertama di Luar Pekanbaru
Rabu, 14 November 2018 - 15:45 wib
Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko  22 November

Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko 22 November
Rabu, 14 November 2018 - 15:33 wib
Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi
Rabu, 14 November 2018 - 14:43 wib
pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia
Pengurus FOPI Provinsi Riau Dilantik
Rabu, 14 November 2018 - 14:27 wib
Tiga Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara
Korupsi Danau Buatan Rohil
Tiga Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara
Rabu, 14 November 2018 - 14:00 wib

Habib Rizieq Tak Langgar Hukum
Rabu, 14 November 2018 - 13:51 wib
Sandiaga: Saya Terus Berkomunikasi dengan SBY

Sandiaga: Saya Terus Berkomunikasi dengan SBY
Rabu, 14 November 2018 - 13:34 wib
DPRD Siapkan Rp200 M untuk Sekolah Gratis

DPRD Siapkan Rp200 M untuk Sekolah Gratis
Rabu, 14 November 2018 - 13:15 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat

Rabu, 14 November 2018 - 16:15 WIB

APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T

Rabu, 14 November 2018 - 16:00 WIB

Pencakar Langit Riau  Pertama di Luar Pekanbaru

Rabu, 14 November 2018 - 15:45 WIB

Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko  22 November

Rabu, 14 November 2018 - 15:33 WIB

Pengurus FOPI Provinsi Riau Dilantik

Rabu, 14 November 2018 - 14:27 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us