Soal Rupiah, SBY Minta Kadernya Tak Ikut Serang Jokowi
Kamis, 06 September 2018 - 21:32 WIB > Dibaca 669 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta kader Demokrat tidak memanfaatkan melemahnya rupiah sebagai senjata menyerang Joko Widodo.

Hal itu diungkapkan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief setelah bertemu dengan SBY, Rabu malam (5/9).

Menurut Andi, SBY ingin kader Demokrat tetap mendukung pemerintah dengan mengkritisi kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat.

SBY, kata Andi, juga menginginkan kader Demokrat memberikan masukan agar pemerintah mengambil langkah-langkah terbaik dalam mengatasi permasalahan. Termasuk soal isu ekonomi global dan  pelemahan rupiah terhadap dolar.

"Diharapkan pemerintah juga mau mendengar masukan positif dari rakyat," kata Andi dalam akun Facebook pribadinya, Rabu (5/9).

Pemerintah memastikan pelemahan nilai tukar mata uang tidak hanya dialami Indonesia.

Presiden Joko Widodo mengatakan nilai tukar rupiah yang saat ini mendekati angka Rp15.000/dollar Amerika Serikat karena faktor eksternal yang bertubi-tubi. Baik yang berkaitan dengan kenaikan suku bunga di Amerika, yang berhubungan dengan perang dagang AS-China, maupun yang berkaitan dengan krisis di Turki dan Argentina.

Saat ini pemerintah tetap berhati-hati dalam mengambil kebijakan dan terus berkordinasi dengan pelaku usaha, serta koordinasi di sektor fiskal, moneter dan industri.
 
"Kuncinya memang hanya ada dua, di investasi yang harus terus meningkat dan ekspor yang juga harus meningkat sehingga bisa menyelesaikan defisit transaksi berjalan," ujar Jokowi usai menghadiri Pelepasan Ekspor Mobil, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/9).(nes)

Sumber: RMOL
KOMENTAR
Berita Update

Ketua LAM: Jangan Lupakan Mempura
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:10 wib
Arab Saudi Bantu  Kitab Kuning ke Riau

Arab Saudi Bantu Kitab Kuning ke Riau
Sabtu, 18 Januari 2019 - 18:00 wib
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Burhan Gurning: Masa Peralihan Musim
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:33 wib
Diperbaiki dengan Tambal Sulam

Diperbaiki dengan Tambal Sulam
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:00 wib
PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa

PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:36 wib

71 Warga Binaan Rutan Dumai Rekam KTP-el
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:00 wib
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
PT Energi Mega Persada
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:59 wib

PT Inka Ekspor 15 Gerbong Kereta ke Bangladesh
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:36 wib

Stok Beras Cukup untuk Delapan Bulan
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:05 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Debat Panas, lalu Berpelukan

Jumat, 18 Januari 2019 - 11:48 WIB

Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:29 WIB

TKN: Ma’ruf Amin Penting untuk Jokowi

Jumat, 18 Januari 2019 - 09:53 WIB

Warga Keluhkan APK Caleg

Jumat, 18 Januari 2019 - 09:27 WIB

Sandiaga Ingin KPK Ada di Setiap Daerah

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:53 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Ketua LAM: Jangan Lupakan Mempura