Bendi Dilarang Masuk Kota
Kamis, 06 September 2018 - 12:48 WIB > Dibaca 293 kali Print | Komentar
Bendi Dilarang Masuk Kota
BENDI: Kasi Wasdal Dishub Pekanbaru Bambang Armanto memberikan arahan kepada kusir bendi soal larangan bendi beroperasi dalam kota di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (5/9/2018). Agustiar/riau pos
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Kota Pekanbaru saat ini sedang menggalakkan transportasi massal berupa Trans Metro Pekanbaru (TMP) untuk semua koridor yang sudah ditentukan. Dan penerapan ini dinilai berhasil dan diharap terus menjadi pilihan masyarakat.

Namun di tengah geliat ini, muncul satu kendaraan bendi yang beroperasi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Puti Kaca Mayang, Jalan Sudirman, Rabu (5/9). Tidak ingin kecolongan, Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru melalui Bidang Pengawasan dan Pengendalian langsung melakukan penertiban. Petugas melarang bendi ini beroperasi di dalam kota.

“Secara aturan, bendi tidak dibenarkan masuk dan beroperasi di jalan umum, atau jalan kota,” kata Kasi Wasdal Bambang Armanto yang turun langsung melakukan penertiban itu.

Meski melarang, namun Bambang memberikan penjelasan kepada pemilik bendi, dan mengarahkan bahwa, bendi hanya boleh beroperasi di objek wisata saja, sepeti alam Mayang, kubang, dan tempat tertentu lainnya. “Operasional bendi itu tertentu, hanya di tempat wisata,” jelas Bambang.

Kata mantan Kepala UPTD Parkir ini, jika dibiarkan beroperasi bendi dan tidak segera ditertibkan, tentuk sesuai dengan visi misi Kota Pekanbaru yang smart city Madani. “Kan kita sekarang sudah punya dan terus memaksimalkan fungsi TMP untuk jalur dalam kota, ditambah dengan angkutan umum,” ulasnya lagi.

Penertiban bendi ini dilaksanakan Bambang, Selasa (4/9) kemarin di RTH Sudirman. Banyak pertimbangan dengan melarang bendi itu beroperasi dalam kota. Pertama dari segi keselamatan juga tidak ada jaminan.

“Makanya oleh karena jumlahnya masih satu, dan tidak mau kecolongan, maka kami lakukan tindakan tegas, mendatangi pemilik bendi lalu berikan penjelasan agar tidak lagi datang dan beroperasi di dalam kota,” tuturnya.(gus)


KOMENTAR
Berita Update

Daihatsu Hadir di GIIAS Surabaya Auto Show 2018
Selasa, 25 September 2018 - 14:15 wib

Sekda Defenitif Resmi Dilantik
Selasa, 25 September 2018 - 14:00 wib

Komunitas WA Group Berbagi Edukasi UMKM
Selasa, 25 September 2018 - 13:57 wib

Verdivir Juara I MBtech Awards 2018 di Palembang
Selasa, 25 September 2018 - 13:40 wib
Remaja Disekap dan Diperkosa
Minta Tolong Dicarikan Pekerjaan
Selasa, 25 September 2018 - 13:39 wib
Datangi Kantor DPRD dan Bupati
Honorer Tuntut Status PNS
Selasa, 25 September 2018 - 13:30 wib
Penjualan Ritel Turun 4,13 Persen

Penjualan Ritel Turun 4,13 Persen
Selasa, 25 September 2018 - 13:15 wib
Demo di Kantor DPRD Riau
Honorer K2 Desak Penangkatan menjadi PNS
Selasa, 25 September 2018 - 13:03 wib
Tolak Reforma Agraria Palsu Jokowi
Mahasiswa Tuntut Perjuangkan Hak Petani
Selasa, 25 September 2018 - 13:00 wib
Genjot Ekspor, LPEI Fokus Winning Commodities

Genjot Ekspor, LPEI Fokus Winning Commodities
Selasa, 25 September 2018 - 12:54 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Honorer K2 Desak Penangkatan menjadi PNS

Selasa, 25 September 2018 - 13:03 WIB

Pekanbaru Magnet Pariwisata Halal

Selasa, 25 September 2018 - 12:03 WIB

Pemko Harus Gencar Lobi Pusat

Selasa, 25 September 2018 - 11:24 WIB

DPRD Kebut Bahas RAPBD-P 2018

Selasa, 25 September 2018 - 11:02 WIB

Pengedar Narkoba Menyesal di Sel Tahanan

Selasa, 25 September 2018 - 10:57 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us