Bendi Dilarang Masuk Kota
Kamis, 06 September 2018 - 12:48 WIB > Dibaca 353 kali Print | Komentar
Bendi Dilarang Masuk Kota
BENDI: Kasi Wasdal Dishub Pekanbaru Bambang Armanto memberikan arahan kepada kusir bendi soal larangan bendi beroperasi dalam kota di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (5/9/2018). Agustiar/riau pos
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Kota Pekanbaru saat ini sedang menggalakkan transportasi massal berupa Trans Metro Pekanbaru (TMP) untuk semua koridor yang sudah ditentukan. Dan penerapan ini dinilai berhasil dan diharap terus menjadi pilihan masyarakat.

Namun di tengah geliat ini, muncul satu kendaraan bendi yang beroperasi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Puti Kaca Mayang, Jalan Sudirman, Rabu (5/9). Tidak ingin kecolongan, Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru melalui Bidang Pengawasan dan Pengendalian langsung melakukan penertiban. Petugas melarang bendi ini beroperasi di dalam kota.

“Secara aturan, bendi tidak dibenarkan masuk dan beroperasi di jalan umum, atau jalan kota,” kata Kasi Wasdal Bambang Armanto yang turun langsung melakukan penertiban itu.

Meski melarang, namun Bambang memberikan penjelasan kepada pemilik bendi, dan mengarahkan bahwa, bendi hanya boleh beroperasi di objek wisata saja, sepeti alam Mayang, kubang, dan tempat tertentu lainnya. “Operasional bendi itu tertentu, hanya di tempat wisata,” jelas Bambang.

Kata mantan Kepala UPTD Parkir ini, jika dibiarkan beroperasi bendi dan tidak segera ditertibkan, tentuk sesuai dengan visi misi Kota Pekanbaru yang smart city Madani. “Kan kita sekarang sudah punya dan terus memaksimalkan fungsi TMP untuk jalur dalam kota, ditambah dengan angkutan umum,” ulasnya lagi.

Penertiban bendi ini dilaksanakan Bambang, Selasa (4/9) kemarin di RTH Sudirman. Banyak pertimbangan dengan melarang bendi itu beroperasi dalam kota. Pertama dari segi keselamatan juga tidak ada jaminan.

“Makanya oleh karena jumlahnya masih satu, dan tidak mau kecolongan, maka kami lakukan tindakan tegas, mendatangi pemilik bendi lalu berikan penjelasan agar tidak lagi datang dan beroperasi di dalam kota,” tuturnya.(gus)


KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Jumat, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Jumat, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Jumat, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Jumat, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Jumat, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Jumat, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Jumat, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Jumat, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Banyak Pengalaman dan Ilmu Jurnalistik yang Didapat

Jumat, 16 November 2018 - 14:25 WIB

Ingin Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional, APPBIPA Riau Terbentuk
Pagar Roboh Akibatkan Korban Jiwa, SD 141 Diliburkan

Rabu, 14 November 2018 - 11:02 WIB

Satu Lagi, Korban Pagar Roboh Meninggal Dunia

Rabu, 14 November 2018 - 11:01 WIB

Begini Kronologis Insiden Pagar Roboh Makan Korban

Rabu, 14 November 2018 - 10:12 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us