Lemahnya Rupiah Masih Batas Kewajaran
Kamis, 06 September 2018 - 01:59 WIB > Dibaca 279 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mendekati psikologis baru Rp 15 ribu dinilai dalam batas kewajaran.

"Hanya para pengkhianat yang bernafsu ekonomi nasional hancur. Sampai sejauh ini, gejolak rupiah masih dalam batas kewajaran, badai pasti berlalu," kata Ketua Progres 98, Faizal Assegaf di Jakarta, Rabu (4/9).
 
Menurutnya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih jauh lebih baik ketimbang saat krisis 1998.

Saat krisis 1998, hampir seluruh indikator ekonomi Indonesia menunjukkan kondisi yang tidak baik. Contohnya, pertumbuhan ekonomi yang minus dan inflasi yang melambung tinggi.

Pertumbuhan pada tahun 1998 minus 13,1 persen. Nilai tukar rupiah mencapai Rp 16.650 per dolar padahal IHSG pada saat itu hanya 256. Di 2018, ekonomi terus tumbuh menjadi 5.7 persen.

Saat 1998 cadangan devisa Indonesia hanya 17,4 miliar dolar AS dan kredit bermasalah atau Nonperforming Loan (NPL) luar biasa tinggi hingga 30 persen.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku heran dengan sejumlah pihak yang membandingkan kondisi pelemahan rupiah saat ini dengan krisis ekonomi tahun 1998.

Meski nilai tukar rupiah sama-sama tembus Rp 14.800 per dolar AS, namun ia menegaskan bahwa kondisinya jauh berbeda.

"Jangan dibandingkan Rp 14.000 sekarang dengan 20 tahun lalu," kata Darmin usai rapat membahas pelemahan rupiah yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/9).

Darmin memastikan, fundamental ekonomi Indonesia masih kuat. Berbagai kebijakan yang selama ini diambil tetap akan dipertahankan.

Hanya saja, pemerintah akan melakukan perbaikan di beberapa sektor, salah satunya transaksi berjalan yang kini mengalami defisit.(fiq)

Sumber: RMOL
KOMENTAR
Berita Update
Pembakar Lahan TNTN Ditangkap

Pembakar Lahan TNTN Ditangkap
Senin, 23 September 2018 - 19:52 wib
Catatan Teater Riau
Kembalinya sang Primadona
Senin, 23 September 2018 - 19:48 wib

Disdik Tempati Gedung Eks SMK Teknologi
Senin, 23 September 2018 - 19:47 wib
Alamaaak!
Ditabrak Emak-Emak
Senin, 23 September 2018 - 19:46 wib
Warga Resah dengan Kandungannya
Anggur Murah Laris Manis Terjual
Senin, 23 September 2018 - 19:40 wib
Minta Jembatani GP Ansor-UAS
PWNU Riau Sambangi LAMR
Minta Jembatani GP Ansor-UAS
Senin, 23 September 2018 - 17:50 wib
2.000 IKM Tak Terdaftar

2.000 IKM Tak Terdaftar
Senin, 23 September 2018 - 15:00 wib
Pemotor Kecelakaan Beruntun
Akibat Oli Tumpah
Pemotor Kecelakaan Beruntun
Senin, 23 September 2018 - 14:48 wib
Polisi Gadungan Ditangkap

Polisi Gadungan Ditangkap
Senin, 23 September 2018 - 14:34 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 WIB

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini