Sosialisasi Karhutla ke Siswa
150 Sekolah Raih Penghargaan
Rabu, 05 September 2018 - 15:15 WIB > Dibaca 612 kali Print | Komentar
150 Sekolah Raih Penghargaan
PENYERAHAN PENGHARGAAN: Penyerahan penghargaan kepada kepala sekolah yang mengikuti FAC Goes to School di Unigraha Hotel, Pangkalankerinci, Selasa (4/9/2018).
PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO)-  Sebanyak 150 sekolah peserta program Fire Aware Community (FAC)  meraih penghargaan atas sosialisasi pencegahan dan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekolah masing-masing.


FAC yang merupakan bagian dari Program Desa Bebas Api atau Fire Free Village Program (FFVP) ini sudah berjalan sejak 2016 di empat kabupaten di Riau, yaitu Pelalawan, Kampar, Siak, dan Kuantan Singingi (Kuansing).


Kepala SDN 07 Rantau Panjang, Koto Gasib, Siak Wan Amran mengatakan program FAC yang digagas oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) ini sudah banyak membantu sekolah untuk mengenalkan pencegahan karhutla kepada siswa. Pihaknya komit akan terus melakukan sosialisasi agar pencegahan dan bahaya kebakaran dapat tertanam di pikiran siswa hingga dewasa nanti.
   

“Kegiatan ini berdampak positif untuk jangka panjang. Sosialisasi yang dilakukan RAPP kepada siswa sejak dini seperti ini sangat baik bagi mereka sehingga di rumah, para siswa menyampaikan kepada orangtua mereka mengenai pencegahan dan dampak buruk dari karhutla,” kata Amran.
   

Ditambahkannya, program FAC Goes to School sendiri menarik karena penyampaian materi didukung komik bergambar. Hal tersebut menambah ketertarikan siswa untuk mencegah terjadi karhutla.
  

“FAC ini juga bersinergi dengan program pemerintah, yakni Adiwiyata. Sekolah dapat menciptakan lingkungan sehat, rindang, bersih, nyaman dan terhindar dari asap,” tuturnya.
  

Manajer FFVP Sailal Arimi memaparkan sosialisasi yang menyasar pada anak-anak itu sukses membawa pesan mengenai bahaya kebakaran. Sailal menceritakan ada kisah menarik di balik sosialisasi itu. 
  

“Waktu kami kembali lagi ke sekolah itu, kami tanya apa yang telah kalian lakukan. Ada satu anak, dia bilang saya sudah larang orang tua untuk tidak membakar lagi,” terangnya.
  

Kemudian saat dikonfirmasi kepada orang tua anak tersebut ternyata benar. Setelah adanya larangan dari sang anak, mereka kini telah sadar dan tak lagi membakar lahan.
   

“Kita harapkan 20 tahun lagi mereka bukan sebagai pembakar lahan, jadi ini untuk jangka panjangnya karena mereka sudah tahu dari sekarang,”  tambah Sailal.
   

Selain program FAC Goes to School ini, RAPP juga memiliki program lainnya melalui programDesa Bebas Api (Free Fire Village) yakni Crew Leader (pemberdayaan masyarakat untuk sosialisasi warga), Integrated Farming System (fasilitas alat pembuka lahan), Community Awareness (meningkatkan kepedulian warga), dan Haze Monitoring (penyediaan alat pemantau kualitas udara), serta program pengembangan FAC Goes to Movie.(mng)
KOMENTAR
Berita Update

Pembangunan Harus Berjalan Maksimal
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:46 wib

Harga Tiket Pesawat Naik, Penumpang Bus Meningkat
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:44 wib
Panwas Copot APK di Billboard

Panwas Copot APK di Billboard
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:39 wib

Pemkab-Polres Kampar Luncurkan Bus Sekolah Gratis
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:37 wib

12,5 Ton Siput Diekspor ke Malaysia
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:33 wib

Penertiban APK tanpa Pandang Bulu
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:11 wib

Komisioner KPU Janji Beri Jawaban Secepatnya
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:05 wib
Kementerian ESDM Diminta Bangun Sumur Bor Warga

Kementerian ESDM Diminta Bangun Sumur Bor Warga
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:00 wib

Mabit Pererat Ukhuwah Mahasiswa, Pemuda dan Warga
Rabu, 23 Januari 2019 - 13:35 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Enam Putra dan Putri Meranti Dikirim ke Ponpes Pulau Jawa
Arab Saudi Bantu  Kitab Kuning ke Riau

Jumat, 18 Januari 2019 - 18:00 WIB

Tanamkan Pentingnya Pendidikan

Jumat, 18 Januari 2019 - 11:00 WIB

Bupati Bangga Miliki UK PAUD

Selasa, 15 Januari 2019 - 15:15 WIB

Persiapan UN, Sekolah Kebut Materi Pelajaran

Selasa, 15 Januari 2019 - 10:02 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us