FK Unri Sukses Gelar Disleksia
Rabu, 05 September 2018 - 11:05 WIB > Print | Komentar
FK Unri Sukses Gelar Disleksia
TALKSHOW: Ketua Panitia dr Fauzia Andrini MKes sebagai moderator, pembicara dr Denny W Sigarlaki, M.Sc SpA dan Rexsy Taruna A. MdTW saat Talkshow Interaktif Disleksia di Aula Soeman Hs Pustaka Wilayah, beberapa waktu lalu. (MARRIO KISAZ/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Fakultas Kedokteran Universitas Riau bersama Cimsa Fakultas Kedokteran Universitas Riau atau yang biasa dikenal Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA) sukses menggelar acara talkshow interaktif Disleksia di Aula Soeman Hs Pustaka Wilayah, Sabtu (25/8/2018) lalu.

Kegiatan yang bertajuk “Seminar Awam Disleksia Perjalanan Panjang Menuju Sukses’’ turut dihadiri pembicara dr Denny W Sigarlaki MSc Sp A , Utami T W singgih MPsi, Rexsy Taruna AMd TW,  Harmiyati, Ketua Pelaksana dr fauzia andrini MKes. Serta Kepala Bagian Klinik FK UNRI Dr dr Tubagus Odih SpBA. Ketua CIMSA FK UNRI Rahmi Triana Putri, Wakil Bidang Eksternal Yovie Suryani.

Ketua Panitia Acara Disleksia dr Fauzia Andrini MKes mengaku sangat senang atas sukses dan terselenggara dengan baik acara workshop Disleksia yang di hadiri 300 peserta dari semua kalangan. ‘’Ya ini untuk pertama kalinya digelar dan berjalan dengan suksesnya. Acara seminar Disleksia ini tidak lepas dari kekompakan semua panitia  sejak jauh jauh hari dipersiapkan,’’ paparnya.

Fauzia menambahkan, untuk tahun lalu juga di sini, namun talkshow Autis. Disleksia juga dihadiri rata rata dari anak SD dari semua Kota Pekanbaru. Tujuan acara ini adalah untuk mengetahui perkembangan anak yang ada di sekolah sejak usia dini yang menyandang disleksia. Di mana ada gangguan memahami bacaan, gangguan belajar spesifik yaitu kesulitan untuk mengenali huruf, membaca, menulis dan berhitung, yang dialami oleh anak-anak yang memiliki kecerdasan rata-rata hingga di atasnya.  ‘’Intinya sulitnya mengeja, membaca dan menulis, kesadaran fonem dan komunikasi social,’’ terang Fauzia.   

Acara ini didukung penuh CIMSA FK Unri, Asosiasi Dyslexia Indonesia, Dyslexia Parents Support Group Sumatra (DPSG) khusus Pekanbaru. Ia juga menambahkan kesulitan lain yang mengikuti ialah kesulitan konsentrasi, daya ingat jangka pendek kurang, tidak terorganisasi, dan kesulitan dalam menyusun atau mengurutkan sesuatu.

‘’Namun sisi positifnya adalah kemampuan atau keterampilan di area belajar lain yang biasanya baik atau bahkan jauh di atas rata-rata. Seperti pandai membuat robot dan keterampilan lainnya. Harapannya agar para peserta dapat mengetahui ciri-ciri disleksia, serta memiliki keterampilan untuk menangani anak-anak penyandang Disleksia. Sehingga layanan pendidikan prima dapat diupayakan bagi seluruh anak Indonesia,’’ harapnya.(rio/c)
KOMENTAR
Berita Update

Peta Politik di Jabar Sudah Berubah Drastis? 52,4%
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:30 wib

Kemendagri Jawab Isu e-KTP WNA Bisa Dipakai Mencoblos
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:24 wib
Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras

Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:13 wib

20.790 Honorer K2 Kemenag Diminta Segera Daftar PPPK
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:02 wib
Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok

Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok
Sabtu, 15 Februari 2019 - 17:35 wib

Perbaikan Jalan Soekarno-Hatta Tunggu Lelang
Sabtu, 15 Februari 2019 - 17:01 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Waspadai Potensi Batuk, Pilek dan Demam

Jumat, 15 Februari 2019 - 09:35 WIB

Realisasi Vaksinasi MR Jauh di Bawah Target

Kamis, 14 Februari 2019 - 13:36 WIB

Diskes Belum Tetapkan KLB DBD

Sabtu, 09 Februari 2019 - 17:54 WIB

DBD Sudah 37 Kasus

Kamis, 07 Februari 2019 - 09:25 WIB

Diskes Diminta Fokus Cegah DBD

Rabu, 06 Februari 2019 - 11:33 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini