PKS Duga Ada 25 Juta Pemilih Ganda, KPU Bilang Begini
Rabu, 05 September 2018 - 01:07 WIB > Dibaca 405 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Jelang penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019, beredar kabar yang menyebutkan soal ada 25 juta pemilih ganda. Isu itu diangkat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019.

Menanggapi itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman meminta agar kubu Prabowo-Sandi melaporkan temuan mereka dengan data lengkap kepada panitia pemilu. Sebab KPU mengaku tidak bisa bekerja dengan berdasar asumsi belaka.

"Kalau memang ada yang enggak benar silakan dilaporkan. Kami kan tidak bisa bekerja berdasarkan asumsi. Sampai tadi pagi secara tertulis belum (laporan dari mereka)," ujar Arief di Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdekan Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/9).

Meski demikian Arief mengaku tidak menyoalkan terkait adanya isu 25 juta DPT ganda ini. Bahkan jika ada data temuan itu KPU akan langsung menindak lanjutinya.

Namun jika tidak diiringi oleh data lengkap, pengecekan dugaan DPT ganda ini akan sangat sulit terlebih jumlahnya mencapai 25 juta.

"Angka sebanyak itu akan memakan waktu sangat lama untuk ditelusuri apabila tanpa dilengkapi dengan data. Saya juga kan enggak tahu 25 juta itu ada di mana. Yang jelas kami bekerja berdasarkan data," jelas Arief.

Sementara itu sampai sejauh ini, KPU memastikan jika DPT yang telah terdata tidak mengalami kegandaan data. Jadwal penetapan DPT ini pun tidak mengalami perubahan tetap dilakukan pada esok, Rabu (5/9).

"Insyallah rapi (DPT-nya sejauh ini). Besok kita tetapkan, anda silakan datang, anda silahkan lihat apakah data kami masih ada yang bermasalah atau tidak," pungkas Arief.

Sebelumnya, Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal mengatakan, pihaknya menemukan 25 juta identitas ganda dari 137 juta pemilih yang terdaftar dalam DPS milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Dari 137 juta pemilih terdapat 25 juta pemilih ganda di beberapa daerah. Bahkan di beberapa tempat ditemukan sampai 11 kali digandakan," ujar Mustafa saat memberikan keterangan di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (3/9/2018) malam.(sat/JPC)

Sumber: JAWAPOS
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Jumat, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Jumat, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Jumat, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Jumat, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Jumat, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Jumat, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Jumat, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Jumat, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Sandiaga: Saya Terus Berkomunikasi dengan SBY

Rabu, 14 November 2018 - 13:34 WIB

Pasien RSJ Bisa Gunakan Hak Pilih

Rabu, 14 November 2018 - 12:32 WIB

Masukan DPRD Akan Dilaksanakan Pemko

Rabu, 14 November 2018 - 12:00 WIB

PDIP Jateng Sweeping Poster Jokowi "Raja Jawa"

Selasa, 13 November 2018 - 08:14 WIB

Pedagang Cabai Pasar Panam Curhat ke Sandiaga

Senin, 12 November 2018 - 12:06 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us