Kinerja PT GTJ Dipertanyakan
Selasa, 04 September 2018 - 14:35 WIB > Dibaca 282 kali Print | Komentar
Kinerja PT GTJ Dipertanyakan
(RIAUPOS.CO) - Kinerja PT Godang Tua Jaya (GTJ) selaku pemenang jasa angkutan sampah di zona I dipertanyakan. Pasalnya selama hampir dua pekan bekerja, perusahaan asal Jakarta tersebut belum mampu menunjukkan keprofesionalan dalam mengelola sampah di empat kecamatan.

Hal ini diketahui, setelah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru melakukan evaluasi terhadap kinerja PT GTJ beberapa hari yang lalu. Dalam evalusi itu, pengangkutan sampah meliputi Kecamatan Marpoyan Damai, Tampan, Payung Sekaki dan Pekanbaru Kota tidak sesuai dengan harapan. Karena masih banyak tumpukan sampah yang berserakan.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru Zulfikri mengaku, pihaknya telah membuat surat yang ditujukan kepada kuasa pengguna anggaran (KPA) tentang evaluasi kinerja PT GJT. Evaluasi itu sebutnya, merupakan hasil pengawasan dan pemantauan pengakutan sampah di wilayah yang menjadi tanggung jawab pihak ketiga.

“Sudah dievaluasi, kinerja belum maksimal. Saya buat buat surat ke KPA tentang kinerja PT GTJ,” ujar Zulfikri kepada Riau Pos, Senin (3/9).

Belum maksimalnya kinerja perusahaan itu dipaparkan Zulfikri, ditandai masih banyak tumpukan sampah yang berserakan di beberapa ruas jalan. Selain itu ada pula tumpukan sampah yang telah diangkut, tapi pengangkutannya tidak bersih karena masih ada sampah.

“Lalu ada beberapa titik bersih, ada pula tidak. Kemudian hari ini kerja mereka bagus, besoknya masih ada tumpukan sampah. Jadi belum konsisten kerjanya dan belum lancar pengangkutan sampah,” imbuhnya.

Terhadap persoalan ini sambungnya, pihaknya telah memberikan masukan-masukan dan arahan dalam pengelolaan sampah. Namun, berdasarkan laporan yang diterima, lanjut Zulfikri, kondisi terjadi karena ada karyawan dari perusahaan tersebut tidak masuk kerja, bahkan banyak yang mengundurkan diri akibat tidak sanggup bekerja.

“Laporan yang kami terima, kadang sopir tidak masuk kerja. Sopir ada, buruh angkut sampah tidak ada. Dan banyak sopir yang resign tidak sanggup bekerja. Kami berikan solusi dengan mempersilakan menggunakan tenaga petugas untuk diperkerjakan dan menggajinya,” jelas Zulfirki.

Lebih lanjut dikatakan Zulfikir, dari evaluasi yang telah dilakukan, maka PT GTJ diberikan waktu hingga 21 September untuk memperbaiki kinerjanya. Bila tidak ada perubahan akan diberikan sanksi berupa teguran. “Kami beri garansi sampai 21 September. Saat ini kita masih mengawasi kinerja mereka,” jelasnya.

Terpisah Humas PT GTJ Nofra ketika dikonfirmasi Riau Pos terkait persoalan ini belum memberikan jawaban. Pasalnya hingga beberapa kali dihubungi yang bersangkutan tak kunjung menangkat sambungan handphone miliknya.(ade)

Laporan RIRI RADAM, Kota


KOMENTAR
Berita Update

Warga Sungai Apit Pelatihan Olahan Nanas
Senin, 24 September 2018 - 16:30 wib

Cegah Kanker Rahim, Ketahui Resikonya
Senin, 24 September 2018 - 16:08 wib

Habib Salim Segaf Beri Tausiah di Masjid Islamic Center
Senin, 24 September 2018 - 16:00 wib

Prudential Bayar Klaim Rp98 Juta
Senin, 24 September 2018 - 15:37 wib

MTQ XLIII Bengkalis Resmi Dibuka
Senin, 24 September 2018 - 15:30 wib

Kepemilikan Saham Segera Berpindah
Senin, 24 September 2018 - 15:00 wib

Anggota DPD Ajak Ciptakan Kampanye Damai Pemilu Keren
Senin, 24 September 2018 - 14:55 wib

BPJS TK Beri Penghargaan pada Tiga Perusahaan Terbaik
Senin, 24 September 2018 - 14:44 wib

Grab Puaskan Pencinta Kuliner Melalui Kitchen by GrabFood
Senin, 24 September 2018 - 14:40 wib

Sekda Hadiri Pengukuhan Warga PSHT
Senin, 24 September 2018 - 14:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Pameran Retrospektun: 20 Tahun Sikari, Diresmikan Walikota Malam Ini
Oktober, Job Expo di Empat Lokasi

Senin, 24 September 2018 - 12:17 WIB

Pencairan TB Dilakukan Bertahap

Senin, 24 September 2018 - 10:50 WIB

350 Guru Komite Akan Diangkat Jadi Honor Pemko

Senin, 24 September 2018 - 10:42 WIB

Akun FB Wako Diretas, Pelaku Minta Uang

Senin, 24 September 2018 - 10:32 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us