Depan >> Berita >> Riau >>
Udara Dumai Membaik, Rohil Tidak Sehat
Jumat, 31 Agustus 2018 - 15:40 WIB > Dibaca 393 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kondisi udara di Riau pada Rabu (29/8) ternyata bukan saja sangat tidak sehat. Namun juga dalam kategori berbahaya di Dumai dan tidak sehat di beberapa daerah pesisir Riau. Terhitung Kamis (30/8) berdasarkan pantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, kondisi udara sudah membaik. Namun di Rohil masih berstatus tidak sehat.

Sebelumnya, Rabu berdasarkan data yang dirangkum Riau Pos, beberapa daerah dari tujuh alat pemantau udara yang tersebar di Riau, khususnya daerah pesisir, ada yang masuk pada kategori berbahaya. Dengan angka ISPU di atas 500, yakni di Dumai. Kemudian Duri pada angka 260 atau sangat tidak sehat. Sementara kemarin rata-rata kondisi udara sedang, dan pantauan ISPU di Bangko (Rohil) yang masuk kategori tidak sehat pada angka 142.

Kepala Dinas LHK Riau Ervin yang memberi informasi perihal kondisi udara me­ngatakan, setelah memperhatikan ISPU kemarin, maka dipastikannya kondisi udara secara keseluruhan dalam kondisi baik dan sedang. Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diakuinya sebagai penyebab utama meningkat drastisnya ISPU di wilayah Riau, khusus pesisir.

“Kecuali di sekitar titik pantau di areal Bangko dalam kondisi tidak sehat. Jika sumber pencemar seperti areal kebakaran hutan dan lahan dapat dikendalikan, maka kami berharap kondisi udara di areal tersebut akan semakin baik,” katanya.

Sementara itu di Dumai kualitas udara membaik karena hujan lebat mengguyur kota itu, Kamis (30/8) dini hari. Ini membuat kabut asap yang menyelimuti Dumai mulai menipis. Bahkan kualitas udara sudah masuk kategori sehat.  Pantauan di lapangan pagi, kabut asap sudah tidak terlihat lagi. Aktivitas masyarakat sudah mulai seperti biasa. 

“Alhamdulillah cuaca sudah baik. Pagi tadi (kemarin, red) tidak ada kabut asap,” ujar Adi, warga Dumai Kota.

Tim Subsatgas Karhutla Dumai memastikan tidak ada lagi titik api di Kota Dumai. Hujan yang mengguyur sangat  membantu upaya pendinginan selama dua hari ini.

“ Tim gabungan sudah lakukan upaya pendinginan sejak beberapa hari ini,” terang Dansubsatgas Karlahut Dumai, Letkol (Inf) Horas Sitinjak, Kamis (30/8).

Ia mengatakan tim masih melakukan patroli di titik karhutla yang ada. Satu titik jadi perhatian di Kecamatan Sungai Sembilan. “Hal itu guna  ingin memastikan tidak ada titik api baru yang muncul,” terangnya.

Hal yang sama diakui Sekretaris BPBD kota Dumai Muhammad Ridho mengatakan titik api di Kota Dumai sudah padam. “Alhamdulillah, hujan lebat Kamis dini hari sangat membantu proses pemadaman dan pendinginan yang dilakukan tim,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur mengatakan saat ini Satgas Karhutla masih berjibaku melakukan pemadaman. Pemadaman dilakukan di dua titik. Yakni di Rohil dan di Bengkalis.

“Tepatnya lahan gambut di daerah pesisir,” ujar dia.

Pemadaman dilakukan dari darat dan udara. Di udara, ada empat helikopter water bombing yang dikerahkan. Yakni, satu unit jenis MI-171, satu Bell 214 dan dua unit Kamov. 

“Kami selalu mengoperasikan satgas darat dan udara,” ujarnya.

Gubri Ingatkan Jaga Alam 
Berbagai langkah penanggulangan yang tak henti dilakukan seakan tak menyurutkan api melahap alam Riau. Khususnya hutan dan pepohonan. Hal ini diingatkan Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman tak elok jika terus menerus terjadi, karena kerugian yang diderita bukan hanya saat ini tapi jauh ke depannya.

Menjaga alam, hutan, sungai dan laut di Riau menurut Gubri perlu menjadi atensi bukan saja pemerintah daerah, namun seluruh unsur dan pihak. Hal ini disampaikan Gubernur kepada ribuan masyarakat Riau di Telukkuantan, Kuansing saat membuka pacu jalur 2018. 

“Memang saya sampaikan perihal arti penting menjaga sungai. Bukan saja untuk pacu jalur kan, juga agar ekosistem sungai dapat terjaga. Itu contoh kecil. Sebenarnya kita juga harus menjaga alam Riau ini dari kebakaran, lautan yang masuk teritorial Riau begitu juga,” papar Gubri kepada Riau Pos, Kamis (30/8).(egp/hsb/dal)
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Minggu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Minggu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Minggu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Minggu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Minggu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Minggu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Minggu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Minggu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Minggu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Minggu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet

Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 WIB

Event Tour de Siak Tahun 2018 Resmi Ditutup Bupati Siak

Jumat, 21 September 2018 - 23:41 WIB

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP

Jumat, 21 September 2018 - 18:30 WIB

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Warga Dambakan Aliran Listrik

Jumat, 21 September 2018 - 17:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini