Kapolres: Pacu Jalur Jangan Jadikan Ajang Politik Praktis

Riau | Jumat, 31 Agustus 2018 - 19:30 WIB

Kapolres: Pacu Jalur Jangan Jadikan Ajang Politik Praktis
SIAP AMANKAN: Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto SH SIK (delapan dari kiri) siap mengamankan pacu jalur tahun 2018 selama empat hari di Teluk Kuantan sejak 29 Agustus hingga 1 Oktober 2018.

TELUK KUANTAN (RIAUPOS.CO) - Meskipun pagelaran festival pacu jalur hingga hari kedua berjalan aman dan lancar, Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto SH SIK tetap mengimbau kepada partai-partai dan bakal calon legislatif  (bacaleg) yang ada di Kuansing tetap menjaga pesta budaya rakyat Kuansing, tidak dikotori oleh politik praktis yang akan menimbulkan perpecahan di tengah-tengah masyarakat.


“Bagi calon, ajang pacu jalur ini moment untuk memperkenalkan diri. Selagi tidak merusak nilai-nilai budaya pacu jalur, ini sah-sah saja. Yang akan dihindari itu adalah adanya kemungkinan perpecahan akibat pemasangan alat peraga kampanye dalam ajang pacu jalur. Apalagi hingga mencedarai ajang silahturahmi, Nah, ini yang harus dijaga para bakal calon, baik untuk kabupaten, provinsi maupun pusat,” ujar Fibri Karpiananto saat dihubungi Riau Pos, Kamis (30/8).


Penegasan tersebut lanjut Fibri Karpiananto, dikarenakan bertepatan tahun ini banyaknya calon yang ikut terlibat dalam pegelaran seni budaya Kabupaten Kuansing tersebut. Maka dari itu, Fibri Karpiananto mengingatkan masyarakat jangan mencampur adukan politik dengan budaya yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing.


“Kekompakan seperti inilah kita harapkan. Setelah berpacu, masing-masing jalur saling berjabatan. Ada beberapa jalur yang saling bergandengan menuju pondok jalur usai diumumkan dewan hakim. Ini ciri khas masyarakat Kuansing. Saya bangga melihat budaya Kuansing yang menjadi turun menurun dari nenek moyang dulu,” kata Fibri Karpiananto.


Menanggapi persoalan itu, Ketua Panwaslu Kuansing Mardius Adi Saputra SH mengatakan bahwa, apa yang menjadi imbauan Kapolres Kuansing supaya semoga bisa dilaksanakan oleh masyarakat. “Iya. Sampai saat ini belum ada indikasi pelanggaran. Semoga para calon bisa memahami ini sampai pelaksanaan pacu jalur selesai,” kata Mardius Adi.(cr6/c)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook