Ali Suseno: Waspada Penipuan
Retribusi Sampah, Satu Rumah Dipungut Rp30 Ribu
Jumat, 31 Agustus 2018 - 09:27 WIB > Dibaca 1398 kali Print | Komentar
KOTA (RIAUPOS.CO) - Menjadi pertanyaan bagi masyarakat Kota Pekanbaru, setelah pengelolaan sampah diserahkan kepada pihak ketiga, tidak hanya satu perusahaan tapi ada dua perusahaan yang mengelola sampah Pekanbaru yang dibagi dalam tiga zona, dua zona diswastanisasi sedangkan satu zona lagi oleh Pemko Pekanbaru langsung.  

Lalu, apakah masih ada pungutan retribusi sampah? Ini yang menjadi pertanyaan masyarakat. Kepada Riau Pos, seorang warga Jalan Punai, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Eva, menuturkan, Juli kemarin datang seorang yang mengaku petugas kebersihan Pekanbaru, meminta uang retribusi sampah kepadanya.

Tidak tanggung-tanggung besarannya mencapai Rp30 ribu. Sementara rumah yang ditempati sampahnya hanya sampah dapur. ‘’Apakah ini benar ada pungutan sebesar itu,’’ katanya, Kamis (30/8).

Saat itu disebutkannya, orang yang datang itu membawa kertas retribusi tapi terbaca olehnya bukan untuk Kecamatan Sukajadi. ‘’Surat tanda sudah membayarnya sepertinya tidak untuk Kecamatan Sukajadi, tapi lupa saya kecamatan mana,’’ tambahnya lagi.

Anehnya lagi, sederetan dengan rumah tempat tinggalnya, rumah tetangga, malah tidak ada dimintai uang sampah. ‘’Tentu ini kami minta penjelasan dari Pemko, dalam hal ini dinas yang membidangi sampah. Apakah pungutan itu resmi, karena kalau resmi tentu tidak keberatan, dan jelas tidak akan sebesar itu uang sampahnya Rp30 ribu,’’ paparnya lagi.

Menanggapi keluhan warga ini, Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Ali Suseno, menegaskan, agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan merespon persoalan ini. apakah sudah ada melakukan sosialisasi sampai kepada masyarakat. Jika belum untuk segera disampaikan.

‘’Karena jika ada petugas yang ditugaskan harus jelas ciri-cirinya seperti apa,’’ saran Suseno.

Sosialisasi yang dimaksud Suseno, agar sampai dan dilakukan secara terus menerus.

‘’Harus melibatkan camat, lurah, RT dan RW dalam sosialisasi aturan apapun. Ajak semua pihak untuk sama-sama menyosialisasikan kepada masyarakat,’’ paparnya.


KOMENTAR
Berita Update

Duit Korupsi ’’Amankan” Kasus Istri
Senin, 19 November 2018 - 19:09 wib
Teken Petisi, Selamatkan Nuril

Teken Petisi, Selamatkan Nuril
Senin, 19 November 2018 - 18:47 wib

Kejari Kuansing Terima Penghargaan Terbaik Se-Riau
Senin, 19 November 2018 - 17:00 wib
Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis

Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis
Senin, 19 November 2018 - 16:30 wib

Pemkab Ingatkan Perusahaan
Senin, 19 November 2018 - 16:00 wib
Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta

Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta
Senin, 19 November 2018 - 15:15 wib
Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif

Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif
Senin, 19 November 2018 - 15:15 wib
Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci

Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci
Senin, 19 November 2018 - 14:30 wib

Pemkab Siak Terima CSR dari BRK
Senin, 19 November 2018 - 14:22 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
HUT Ke-61, PAPDI Gelar Pengabdian Masyarakat

Senin, 19 November 2018 - 10:16 WIB

IDI Riau Gembira PN Pekanbaru Menangkan Gugatan Anggotanya
1250 Orang Antusias Ikuti Rangkaian #Hands4Diabetes

Minggu, 18 November 2018 - 14:18 WIB

Banyak Pengalaman dan Ilmu Jurnalistik yang Didapat

Jumat, 16 November 2018 - 14:25 WIB

Ingin Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional, APPBIPA Riau Terbentuk
Sagang Online
loading...
Follow Us