Jadwalkan Lagi Latihan Perang Bareng
Kamis, 30 Agustus 2018 - 17:39 WIB > Dibaca 397 kali Print | Komentar
WASHINGTON (RIAUPOS.CO) - Sepekan terakhir, hubungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut) tegang lagi. Setelah membuat Pyongyang berang karena tiba-tiba membatalkan kunjungan Menlu Mike Pompeo, Washington bikin Korut makin geram Selasa (28/8). AS menjadwalkan kembali latihan militer gabungan dengan Korea Selatan (Korsel). 

Menteri Pertahanan James Matis menegaskan bahwa latihan perang AS-Korsel kembali normal tahun depan. ”Kami tidak punya rencana untuk menunda simulasi lagi di masa depan,” ungkapnya sebagaimana dikutip The Guardian. Dia menambahkan bahwa pembatalan latihan militer gabungan tahun ini lebih dari cukup. 

Washington membekukan seluruh jadwal latihan militer gabungan AS-Korsel setelah Pyongyang menunjukkan iktikad baik soal nuklir. Pemerintahan Donald Trump menganggap Korut sportif dengan mewujudkan denuklirisasi. Tapi, belakangan aktivitas pembongkaran fasilitas nuklir Korut berhenti. AS pun berubah sikap.  

”Trump baru saja mengakui kalau pembicaraan (AS-Korut) tersendat. Jika gagal, semuanya akan kembali ke nol,” ujar Vipin Narang, pakar keamanan di Massachusetts Institute of Technology, kepada Channel News Asia.

Dalam konferensi pers, Mattis menegaskan bahwa kerja sama militer AS dan Korsel akan kembali normal. Simulasi perang rutin dua negara pun akan kembali dijadwalkan. Satu tahun dua negara sekutu itu menghelat minimal dua latihan perang gabungan. 

Kemarin (29/8) CNN melaporkan bahwa keputusan AS untuk menormalkan aktivitas militernya dengan Korsel terpicu surat Kim Yong-chol. Wakil penasihat pemerintah Korut yang juga orang dekat Kim Jong-un itu melayangkan protes kepada Trump secara tertulis. Dia menganggap AS tak serius berdamai dengan Korut. Sebab, ancaman sanksi masih tetap nyata. Di ujung suratnya, konon, Yong-chol mengancam Trump. Jika negosiasi damai gagal, Korut akan kembali melanjutkan program nuklirnya untuk membuat senjata.(bil/c6/hep/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Untuk Pemerataan Ekonomi
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Selasa, 12 November 2018 - 21:00 wib

2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi
Selasa, 12 November 2018 - 20:30 wib

Tausiah UAS Banjir Jamaah
Selasa, 12 November 2018 - 20:00 wib
Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen

Transaksi Harian Saham Anjlok 1,89 Persen
Selasa, 12 November 2018 - 19:00 wib

Lions Club 307 A2 Beri Bantuan Pengecatan Panti Asuhan
Selasa, 12 November 2018 - 18:30 wib

PT Pekanperkasa Promo Spesial Akhir Tahun
Selasa, 12 November 2018 - 17:00 wib

KPP Pratama Bangkinang Edukasi Siswa lewat Pajak Bertutur
Selasa, 12 November 2018 - 16:30 wib
KPU Riau Belum Cetak APK
Empat Parpol Belum Selesaikan Desain
Selasa, 12 November 2018 - 16:00 wib

Garbi Harus Bantu Masyarakat Riau
Selasa, 12 November 2018 - 15:37 wib

RT/RW Pertanyakan Penertiban APK pada KPU
Selasa, 12 November 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Legislator Muslim, Antitesis Politik Ketakutan

Minggu, 11 November 2018 - 20:38 WIB

Pembunuhan Khashoggi Perparah Aliansi AS-Saudi

Sabtu, 10 November 2018 - 15:48 WIB

Rossi Tergelincir, Dovi Runner-up

Senin, 05 November 2018 - 12:30 WIB

Bos Red Bull Bertekad Verstappen Jadi Juara Termuda

Sabtu, 03 November 2018 - 14:30 WIB

Belum Tentu Pensiun Meski Raih 10 Gelar

Sabtu, 03 November 2018 - 14:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini