Tersedia Layanan Cuci darah
Rabu, 29 Agustus 2018 - 16:30 WIB > Print | Komentar
Tersedia Layanan Cuci darah
ALAT CUCI DARAH: Sekdakab Rohil Drs H Surya Arfan MSi bersama Direktur RSUD Pratomo dr Tribuana T Dewi memperlihatkan alat untuk cuci darah (hemodialisa) yang ada di RSUD Pratomo, Bagansiapiapi. Selasa (28/8/2018).
ROHIL (RIAUPOS.CO) - RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pratomo akan menyediakan layanan cuci darah atau Hemodialisa menyusul adanya bantuan empat unit alat tersebut yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau 2018.


Dengan adanya fasilitas cuci darah di RS itu akan memudahkan pasien dan tak perlu keluar daerah untuk mendapatkan layanan serupa. 


“Ada empat unit, dan Alhamdulillah selama ini didambakan oleh masyarakat sekarang sudah ada di RSUD,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Rohil Drs H Surya Arfan MSi, Selasa (28/8) di Bagansiapiapi. Ia telah melihat langsung keberadaat alat tersebut termasuk fasilitas lain yang diperlukan.


Saat ini terangnya, terdata ada 48 pasien yang memerlukan cuci darah, mereka melakukan hemodialisis minimal dua kali dalam satu pekan dengan tujuan ke Dumai.  Begitu alat Hemodialisa sudah bisa difungsikan maka diharapkan kedepan pasien tersebut tak lagi mesti ke Dumai, melainkan sudah bisa dilayani di RSUD setempat.


“Dengan empat unit alat tersebut, saya tanyakan tadi untuk satu hari hanya bisa melayani dua orang. Kalau begitu hanya 8 orang yang bisa dilayani, sementara jumlahnya sebanyak48 orang. Nah apakah bisa nanti secara rolling, dan mudah-mudahan tahun depan kita bisa tambah lagi kalau tidak dari Bankeu ya dari APBD Rohil,” katanya.


Bukan peralatan itu saja, termasuk fasilitas pendukung telah dilengkapi seperti tempat tidur, kursi, ruangan dengan pendingin udara dan lain-lain.  Begitu juga untuk tenaga medis  telah dididik empat orang yang berasal dari unsur dokter spesialis, dokter umum dan dua perawat. Mereka telah menjalani latihan sekitar 3,6 bulan di Medan.


Tahapan berikutnya, pemkab akan menerima kunjungan tim visitasi dari Sumatera Barat (Sumbar) yang berwenang dalam memberikan izin, layak atau tidaknya Hemodialisa tersebut.


“Kalau nanti sudah jelas izinnya, akan diadakan launching yang dihadiri bupati. Saya kira dengan bantuan ini pantas disyukuri semua pihak karena sangat dibutuhkan,” katanya.(adv)

KOMENTAR
Berita Update

Peta Politik di Jabar Sudah Berubah Drastis? 52,4%
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:30 wib

Kemendagri Jawab Isu e-KTP WNA Bisa Dipakai Mencoblos
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:24 wib
Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras

Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:13 wib

20.790 Honorer K2 Kemenag Diminta Segera Daftar PPPK
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:02 wib
Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok

Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok
Sabtu, 15 Februari 2019 - 17:35 wib

Perbaikan Jalan Soekarno-Hatta Tunggu Lelang
Sabtu, 15 Februari 2019 - 17:01 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Waspadai Potensi Batuk, Pilek dan Demam

Jumat, 15 Februari 2019 - 09:35 WIB

Realisasi Vaksinasi MR Jauh di Bawah Target

Kamis, 14 Februari 2019 - 13:36 WIB

Diskes Belum Tetapkan KLB DBD

Sabtu, 09 Februari 2019 - 17:54 WIB

DBD Sudah 37 Kasus

Kamis, 07 Februari 2019 - 09:25 WIB

Diskes Diminta Fokus Cegah DBD

Rabu, 06 Februari 2019 - 11:33 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini