SEMINAR INTERNASIONAL PERMINYAKAN UIR
Yakin BUMD Bisa Kelola Blok Rokan
Rabu, 29 Agustus 2018 - 10:06 WIB > Dibaca 502 kali Print | Komentar
Yakin BUMD Bisa Kelola Blok Rokan
FOTO BERSAMA: Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL (tengah) didampingi Managing Director CDI Oil Field Services, Artificialif Solution Vasile Mogos PE MBA (tiga kiri) dan Ketua Forum Peduli Migas Riau Ir Aris Aruna (kiri) foto bersama usai kegiatan seminar di halaman Rektorat UIR, Selasa (28/8/2018). (AFIAT ANANDA/RIAU POS)
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Keinginan masyarakat Riau untuk mengelola Blok Rokan bukan hanya sekadar impian semata. Sumber Daya Manusia (SDM), teknologi, hingga pembiayaan yang menjadi tantangan terbesar kini terjawab sudah. Melalui seminar internasional perminyakan yang diadakan Universitas Islam Riau (UIR), seluruh tantangan yang menjadi kekhawatiran selama ini bisa ditepis.

Bahkan keikutsertaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mengelola blok migas terbesar di Sumatera itu tidak lagi hanya sekadar angan-angan. Seminar yang diadakan di Rektorat UIR lantai dua tersebut turut menghadirkan praktisi sekaligus expert perminyakan dari berbagai belahan dunia, Selasa (28/8).

Seperti Chairman Fluid Science Dynamics & Co Financing and Technologie Supporting Laurent PhD, Managing Director GLPP Germany Technology EOR Facility Dipl Wirt Ing (FH) Ulrich Zahn, Managing Director CDI Oil Field Services-Artificialif Solution Vasile Mogos PE, MBA, Managing Director FLuid Science Dynamics Indonesia Rudyanto Wijaya MT serta Production Optimization Specialist Emir Syahril.

Dari pihak Universitas turut dihadiri langsung oleh Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL dan Kepala Prodi Teknik Perminyakan UIR Dr Eng Muslim. Managing Director FLuid Science Dynamics Indonesia Rudyanto Wijaya MT sebelum pelaksanaan seminar kepada Riau Pos mengungkapkan, ada banyak tantangan bagi daerah dalam berpartisipasi mengelola blok minyak di Riau. Terutama masalah SDM, Pembiayaan dan Teknologi. Namun, hal itu bukan alasan bagi daerah untuk tidak bisa ikut. ‘’Kami membawa orang-orang yang betul-betul expert di bidangnya. Mulai dari teknologi, finance (pembiayaan,red) kemudian equipment personal resource hingga teknologi,’’ ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya akan membagikan pengetahuan pengelolaan ladang minyak kepada mahasiswa hingga perusahaan migas yang beroperasi di wilayah Riau. Hal itu berguna agar ilmu yang dimiliki para nara sumber bisa dimiliki mahasiswa serta pekerja di Riau. FLuid Science Dynamics sendiri, dikatakan dia telah berkomitmen untuk mendukung daerah Riau agar bisa terlibat langsung dalam pengelolaan. ‘’Transfer teknologi adalah suatu hal yang mandatory. Pada saat dieksekusi betul-betul dikuasai oleh expert yang tergabung dalam tim. Mereka semua benar-benar expert. Seperti dari OMV Petrom Oil. Yang telah berpengalaman sejak belasan tahun lalu,’’ paparnya.

Sementara itu, Ketua Forum Peduli Migas Riau Ir Aris Aruna usai kegiatan mengungkapkan rasa terima kasih atas respon mahasiswa yang turut hadir. Baik dari dalam daerah Riau, maupun luar daerah. Termasuk perusahaan minyak dan gas yang beroperasi di Riau. Menurutnya, transfer ilmu dari seminar tersebut memiliki banyak manfaat. Terlebih bagi daerah Riau yang notabenenya merupakan daerah penghasil minyak terbesar di Indonesia.

‘’Mereka (peserta) berharap selalu ada kegiatan ini. Sehingga tidak ketinggalan informasi dari teknologi dan dunia perminyakan. Ini iven yang sangat ditunggu sehingga kita tidak lagi awam di dunia perminyakan,’’ ungkapnya.

Menariknya, pembicara yang hadir di dalam seminar sangat berkompeten. Ke depan, pihaknya berjanji akan selalu mendukung setiap kegiatan transfer ilmu terutama di bidang perminyakan. Sehingga nantinya akan melahirkan SDM handal di Negeri Lancang Kuning. ‘’Kami ingin universitas di Riau menjadi pusat training sekaligus pembelajaran kegiatan perminyakan. Kenapa di Riau? Karena daerah kita ini sangat dekat dengan ladang minyak,’’ ujar Praktisi perminyakan tersebut.

Ia juga meyakini, jika Riau bisa menjadi pusat studi perminyakan maka akan bisa mendongkrak sektor perekonomian daerah. Tidak hanya dari segi industri, namun ekonomi kreatif juga bisa menjadi komoditi andalan bagi Riau nantinya.(nda/c)
KOMENTAR
Berita Update
Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu

Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:32 wib
OPD Diminta Segera  Laksanakan Kegiatan

OPD Diminta Segera Laksanakan Kegiatan
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:15 wib

Komitmen Naker Lokal Dipertanyakan
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:00 wib

Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:35 wib
Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:30 wib
Pembangunan Roro  di Insit Hampir Rampung

Pembangunan Roro di Insit Hampir Rampung
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:15 wib
TP4D Siap Lakukan Pendampingan

TP4D Siap Lakukan Pendampingan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:00 wib
Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan

Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan
Jumat, 17 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Dokter Muda Come Unri Bersama Puskesmas Minas Gelar Kegiatan Rabies
Divonis Hakim MA Dua Tahun Penjara, Dirops PT PDB Masih Bebas
Keberadaan DPO Jambret Ditelusuri

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:15 WIB

Dipergoki, Pelaku Curas Ancam Korban

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:10 WIB

BPKAD Sudah Perbaiki APBD Murni

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini