Depan >> Berita >> Riau >>
Pinggir Laut Dumai Terkontaminasi BBM
Selasa, 28 Agustus 2018 - 13:47 WIB > Dibaca 335 kali Print | Komentar
Pinggir Laut Dumai Terkontaminasi BBM
TERKONTAMINASI BBM: Pinggir laut Dumai tepatnya berada di Dermaga D terkontaminasi dengan bahan bakar minyak (BBM), Senin (27/8/2018). (HASANAL BULKIAH/RIAU POS)
DUMAI (RIAUPOS.CO) - Bau menyengat bahan bakar minyak (BBM) terasa di pinggir laut Dermaga D Dumai. Dermaga itu selama ini digunakan untuk bongkar muat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, pasir, batu kerikil dan lainnya. Tidak diketahui dari mana asal BBM  yang mengapung di pinggir dermaga tersebut, namun yang jelas kondisi itu membuat laut Dumai terkontaminasi.

Kondisi itu terlihat jelas, Senin (27/8). BBM yang terapung di pinggir laut memang tidak banyak, namun tetap saja membuat pinggir laut terkontaminasi dengan minyak. 

Kondisi pinggir laut yang terkontaminasi mendapatkan perhatian dari aktivitas lingkungan Kota Dumai Anggara Andika Putra. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bidang Lingkungan dan Kesehatan KNPI Kota Dumai itu menyebutkan kondisi tersebut harus mendapatkan perhatian pihak terkait.

“Tidak boleh, BBM termasuk bahan beracun berbahaya (B3) jika terkontaminasi dengan air laut harus cepat disterilkan, saya belum pastikan itu BBM jenis apa, namun sepertinya solar,” ujar pria yang memiliki sertifikasi bidang pengelolaan lingkungan dari Lembaga Wana Wiyata Yogyakarta itu kepada Riau Pos kemarin.

Memang pihaknya belum mengetahui apakah terjadi pencemaran atau tidak, karena untuk menentukan itu tercemar atau tidak harus ada uji lab. “Namun yang jelas kondisi itu disebut dengan kontaminasi, pencemaran ditentukan jika baku mutu air berubah dari kondisi normal,” ujarnya.

Ia mengatakan Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai harus segera bergerak terkait hal tersebut. “Mereka ada petugas PPLH, harus diambil sampel air laut tersebut,” terangnya.

Ia juga belum mengetahui dari mana asal minyak tersebut sehingga bisa mengapung di pinggir Dermaga D. “Tapi intinya ini tidak bisa dibiarkan, karena sangat membahayakan ekosistem pinggir laut,” sebutnya.

Selain itu, ia juga meminta agar perusahaan yang beroperasi di pinggir laut Kota Dumai untuk memperhatikan kondisi lingkungan.

“Harus dijaga, kita bukan menolak investasi, namun perusahaan harus peduli terhadap lingkungan, menjaga lingkungan merupakan amanat UU Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” tuturnya.

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Dumai Satria Wibowo belum bisa di konfirmasi terkait hal tersebut.  Dihubungi melalui telepon seluler dan lewat aplikasi WhatsApp tidak menjawab, bahkan nomor WhatsApp-nya dalam kondisi tidak aktif sejak 24 Agustus 2018 lalu.(hsb)
KOMENTAR
Berita Update

Harimau Terjebak di Kolong Ruko, Berhasil Diselamatkan
Sabtu, 17 November 2018 - 09:50 wib

Toyota Posisi Teratas untuk Fitur Keselamatan
Sabtu, 17 November 2018 - 09:48 wib

Dari Ambon Daihatsu Jelajahi Pulau Seram
Sabtu, 17 November 2018 - 08:31 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Sabtu, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Sabtu, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Sabtu, 16 November 2018 - 16:00 wib

Formasi CPNS Sumbar Terancam Kosong
Sabtu, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Sabtu, 16 November 2018 - 15:45 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Jumat, 16 November 2018 - 17:00 WIB

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD

Jumat, 16 November 2018 - 15:45 WIB

Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Jumat, 16 November 2018 - 15:30 WIB

50 Tim Ikuti  Serindit Boat Race

Jumat, 16 November 2018 - 15:15 WIB

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Jumat, 16 November 2018 - 14:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us