TNI Jamin Netralitas Pemilu
Selasa, 28 Agustus 2018 - 16:16 WIB > Print | Komentar
TNI Jamin Netralitas Pemilu
BERTUGAS: Personel dari TNI bersiap siaga saat bertugas untuk pengamanan pilkada usai upacara di depan Makodim 0829/Bangkalan, belum lama ini. TNI menjamin netralitas di Pemilu 2019. (A YUSRON FARISANDY/JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemerintah meminta lembaga TNI dan Polri bisa membantu menyosialisasikan capaian atau hasil kinerja pemerintah. Langkah pemerintah itu menuai sikap kontra karena berpotensi memunculkan ketidaknetralan TNI/Polri. Meski begitu, pimpinan MPR tidak mempermasalahkan jika langkah itu dilakukan.

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, sudah menjadi tugas kementerian atau lembaga menyampaikan capaian kinerja pemerintah. ”Menyampaikan apa yang dicapai (pemerintah) saya kira kewajaran, saya kira boleh,” kata Zulkifli setelah mengikuti jalan sehat di sekitar kompleks parlemen, Jakarta, Ahad (26/8).

Meski begitu, Zulkifli juga mengingatkan bahwa penyampaian capaian kinerja itu tidak boleh melanggar Undang Undang Pemilu. Apalagi mengarahkan dukungan pada kandidat tertentu. ”Kalau TNI/Polri politik praktis, nggak boleh,” ujar ketua umum Partai Amanat Nasional itu.

Hal yang terpenting, lanjut Zulkifli, setiap kandidat bisa menyampaikan kampanye yang mendidik. Utamanya adalah solusi maupun ide yang bisa menjadi inspirasi pemilih dalam menentukan pilihan. ”Yang terpenting adalah adu konsep dan adu gagasan. Itulah yang MPR terus sampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa netralitas TNI maupun Polri adalah salah satu faktor penting untuk menyukseskan pemilu tahun depan. Karena itu, dia tidak henti menekankan agar seluruh prajurit yang dia pimpin netral. Tidak memihak siapa pun. ”Sehingga institusi TNI/Polri akan makin profesional. Dengan dilandasi jiwa kesatria serta loyalitas tegak lurus, kita darmabaktikan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

Seperti pilkada serentak tahun ini, pemilu tahun depan turut menjadi perhatian institusi militer tanah air. Sejak jauh hari mereka bersiap diri. Menurut Hadi, sepanjang pemilu, instansinya bersama Polri bakal berfokus untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas, mencegah tindakan anarkistis, serta mencegah kerusuhan sosial. ”Baik yang berpotensi terjadi secara vertikal maupun horizontal,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Hadi menjelaskan bahwa TNI bakal mengerahkan personel sebanyak dua pertiga kekuatan Polri. Seluruhnya bakal disebar ke wilayah yang dinilai rawan. ”Jumlah personel yang disiagakan tentunya akan kita sesuaikan dan kita menunggu apa yang diperlukan oleh Polri,” tambahnya.

Hadi memastikan semua keperluan Polri yang bisa dibantu TNI diupayakan bakal dipenuhi. Khusus pemilu tahun depan, dia menyebutkan bahwa instansinya sudah menyiapkan 51 operasi. Termasuk di antaranya operasi militer perang (OMP). (bay/syn/c6/fat/das)
KOMENTAR
Berita Update

Peta Politik di Jabar Sudah Berubah Drastis? 52,4%
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:30 wib

Kemendagri Jawab Isu e-KTP WNA Bisa Dipakai Mencoblos
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:24 wib
Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras

Banyak Honorer K2 Tenaga Teknis Protes Keras
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:13 wib

20.790 Honorer K2 Kemenag Diminta Segera Daftar PPPK
Sabtu, 15 Februari 2019 - 20:02 wib
Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok

Janji Menindaklanjuti Halte Branding Rokok
Sabtu, 15 Februari 2019 - 17:35 wib

Perbaikan Jalan Soekarno-Hatta Tunggu Lelang
Sabtu, 15 Februari 2019 - 17:01 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Calon Legislatif Gerindra Ditetapkan Tersangka

Jumat, 15 Februari 2019 - 11:20 WIB

Ratusan Relawan Milenial Muslim Bersatu Dukung Paslon 01
Prabowo Diberi Sepucuk Surat  oleh Pensiunan Guru

Jumat, 15 Februari 2019 - 09:10 WIB

Prabowo Baru Beri Janji, tetapi Harus Bisa Bantah Klaim Keberhasilan Jokowi
Sandi: Emang Saya Anak Mami, Masa Anak Tetangga?

Kamis, 14 Februari 2019 - 15:12 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini