APRESIASI LANGKAH KEPOLISIAN

Massa Diizinkan Aksi di Gerbang Masjid An-Nur

Liputan Khusus | Minggu, 26 Agustus 2018 - 15:59 WIB

Massa Diizinkan Aksi di Gerbang Masjid An-Nur
Massa aksi melakukan orasi setelah mendapatkan titik temu koordinasi dengan aparat kepolisian.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ratusan personel kepolisian akhirnya mundur setelah terjadi dorong-dorong dengan seribuan massa gerakan #2019GantiPresiden. Massa yang hendaknya melaksanakan long march, namun tak jadi.

Batalnya long marc yang dilaksanakan, setelah adanya koordinasi antara pihak kepolisian dengan massa. Perundingan itu, menemukan titik temu yang positif.

Massa rela tak long marc, dan hanya menggelar deklarasi #2019GantiPresiden di depan gerbang Masjid An-Nur itu. Massa berjanji, akan melakukan aksi dengan tertib. Sedangkan polisi, menarik personelnya.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susantono yang langsung menginstruksikan personelnya untuk mundur. "Semuanya mundur dengan tertib," ujar Susanto dengan pengeras suara.

Mundurnya personel kepolisian ini, membuat massa langsung dingin. Tepuk tangan massa terdengar lantang. "Hidup polisi, hidup polisi," teriakan massa.

Dengan tertib, massa langsung melangsungkan kegiatan deklarasi tersebut. Mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, hingga lagu 2019 Ganti Presiden. Kemudian, secara bergantian orasi yang disampaikan oleh orator di lokasi.(dal)





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook