Mulai 3 September, BI Batasi Bawa Uang Kertas Asing
Sabtu, 25 Agustus 2018 - 18:16 WIB > Dibaca 577 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ini peringatan bagi para para palancong yang suka pergi ke luar negeri. Mulai 3 September 2018, Bank Indonesia (BI) melarang setiap orang membawa uang setara Rp1 miliar atau lebih ke dalam dan ke luar daerah pabean Indonesia. Larangan membawa uang kertas asing diatur melalui PBI No.20/2/PBI/2018 tentang Perubahan Atas PBI No,19/7/PBI/2017 tanggal 5 Maret 2018.

“Pengaturan ini bertujuan meminimalisir adanya aktivitas pembawaan uang kertas asing yang berpotensi dapat mengganggu stabilitas nilai tukar,” ujar Kepala Departemen Pengelolaan Devisa Bank Indonesia, Hariyadi Ramelan dalam pelatihan wartawan dengan Bank Indenesia di Jakarta, Jumat (24/8).

Larangan membawa uang kertas dalam jumlah setara Rp1 miliar atau lebih merupakan salah satu bentuk sinergi dengan pemerintah mencegah tindak pidana pencucian uang. Hariyadi menegaskan bahwa larangan ini bukan bagian dari upaya otoritas moneter melakukan kontrol devisa. “Jadi implementasi aturan yang mulai berlaku 3 September 2018, bukan merupakan kontrol devisa,” tegasnya.

Ia mengakui sejak 2008 BI terus melakukan monitor  terhadap aktivitas warga negara yang membawa uang secara fisik yang jumlahnya tidak kecil. Dengan mulai efektifnya PBI larangan membawa uang kertas asing, maka pembawaan uang kertas asing setara Rp1 miliar atau lebih, hanya dapat dilakukan oleh Badan Usaha Berizin, yakni Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) atau money changer yang punya izin dan persetujuan dari BI.(nas/das)
KOMENTAR
Berita Update

Ketua LAM: Jangan Lupakan Mempura
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:10 wib
Arab Saudi Bantu  Kitab Kuning ke Riau

Arab Saudi Bantu Kitab Kuning ke Riau
Sabtu, 18 Januari 2019 - 18:00 wib
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Burhan Gurning: Masa Peralihan Musim
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:33 wib
Diperbaiki dengan Tambal Sulam

Diperbaiki dengan Tambal Sulam
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:00 wib
PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa

PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:36 wib

71 Warga Binaan Rutan Dumai Rekam KTP-el
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:00 wib
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
PT Energi Mega Persada
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:59 wib

PT Inka Ekspor 15 Gerbong Kereta ke Bangladesh
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:36 wib

Stok Beras Cukup untuk Delapan Bulan
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:05 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Bank OCBC NISP Ajak Mahasiswa Berbagi Ide di IdeatiON 2019
PT Inka Ekspor 15 Gerbong Kereta ke Bangladesh

Jumat, 18 Januari 2019 - 15:36 WIB

Kemendag Awasi 6.803 Produk

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:37 WIB

2019, ASUS Gandeng Sebastian Gunawan

Jumat, 18 Januari 2019 - 13:38 WIB

Dokumen Awal RPJMD Disepakati

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:35 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Ketua LAM: Jangan Lupakan Mempura