Alamaaak!
Dilema Menantu
Kamis, 23 Agustus 2018 - 14:26 WIB > Dibaca 3107 kali Print | Komentar
Dilema Menantu
(RIAUPOS.CO) - Memiliki rumah idaman sudah pasti menjadi salah satu bagian yang paling didambakan oleh pasangan suami istri. Namun apa jadinya, bila keinginan itu harus pupus hanya karena sang mertua tak ingin tinggal jauh dari putra semata wayangnya. Inilah yang dialami Cici (28), seorang pegawai swasta.

Sebelum menikah, ia dan sang kekasih bersama-sama mengumpulkan uang untuk memiliki rumah idaman. Brosur-brosur rumah mereka kumpulkan. Survei pun dilakukan.

Hingga akhirnya mereka menikah. Kepada ibu sang suami, mereka mengungkapkan keinginan untuk memiliki rumah sendiri. Tapi, keinginan itu langsung ditepis ibu mertua Cici. Sang mertua menolak mentah-mentah ide itu. Mereka harus tetap tinggal bersama orang tua suami.

Awalnya Cici keberatan. Tapi rayuan maut sang suami membuat ia menerima keputusan untuk tinggal bersama mertua.

Waktu berlalu. Hari demi hari. Bulan demi bulan. Suami Cici melihat istrinya tak tampak bahagia tinggal bersama mertua. Janji pun terlontar. Mereka akan membina rumah tangga di rumah impian mereka. Cici pun kembali semangat.

Tapi janji tinggal janji. Suaminya tetap tak bisa meninggalkan sang ibu.

Untuk menghilangkan stres, Cici kembali bekerja. Ia pergi sebelum pukul 08.00 WIB untuk mengghindari kemacetan. Otomatif pekerjaan rumah seperti bersih membersihkan tak sempat dikerjakan Cici. Ia hanya sempat memasak dan menyiapkan makanan untuk suami dan juga mertuanya.

‘’Gerak gerikku selalu diawasi ibu mertua. Pakai baju terbuka di dalam kamar tidur saja tak disukai ibu mertua,’’ kata Cici kepada sahabatnya untuk melepaskan beban di hati.

“Aku nggak tahu harus berbuat apa lagi. Posisiku sekarang serba salah. Mau minta pindah dan ngontrak di luar sama suami salah, karena orang tuanya tak ada yang menemani. Tapi kalau lama-lama aku di sana, aku juga tidak nyaman,” ucap Cici menangis.

Melihat Cici menangis, sang sahabat hanya dapat mendengarkan luapan hatinya, dan dapat memberi saran yang sewajarnya.

“Aku tahu rasanya Ci. Hanya saja aku tidak bisa ikut terlalu dalam urusan rumah tangga kamu, cobalah bicaran dengan suami mu baik-baik pasti akan ada jalan keluarnya,” sebut sahabat Cici yang terus memeluk dan membuat Cici semakin tenang.(cr2)




KOMENTAR
Berita Update

Duit Korupsi ’’Amankan” Kasus Istri
Selasa, 19 November 2018 - 19:09 wib
Teken Petisi, Selamatkan Nuril

Teken Petisi, Selamatkan Nuril
Selasa, 19 November 2018 - 18:47 wib

Kejari Kuansing Terima Penghargaan Terbaik Se-Riau
Selasa, 19 November 2018 - 17:00 wib
Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis

Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis
Selasa, 19 November 2018 - 16:30 wib

Pemkab Ingatkan Perusahaan
Selasa, 19 November 2018 - 16:00 wib
Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta

Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta
Selasa, 19 November 2018 - 15:15 wib
Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif

Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif
Selasa, 19 November 2018 - 15:15 wib
Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci

Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci
Selasa, 19 November 2018 - 14:30 wib

Pemkab Siak Terima CSR dari BRK
Selasa, 19 November 2018 - 14:22 wib
Cari Berita
Begini Ceritanya Terbaru
Disdik : Pagar Dibangunan Komite

Rabu, 14 November 2018 - 12:48 WIB

Kejadian Pagar Roboh, Wawako : Itu Didekat Rumah Saya

Rabu, 14 November 2018 - 12:11 WIB

Rumah Bulatan dan Petak Jadi Arang

Minggu, 04 November 2018 - 13:48 WIB

Ngerumpi di Toilet

Jumat, 02 November 2018 - 13:01 WIB

Bunyi Ledakan di Tengah Malam

Selasa, 30 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini