Sempat Koma dan Keterbatasan Biaya
Evi Mulyani, Korban Jambret Akhirnya Meninggal
Kamis, 23 Agustus 2018 - 09:18 WIB > Dibaca 852 kali Print | Komentar
Berita Terkait

Hasil Jambret Digunakan untuk Bermain di Warnet



(RIAUPOS.CO) - Kondisi Evi Mulyani (22) seorang korban jambret di daerah Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Bukit Raya, pada Sabtu (18/8) sempat dikabarkan sudah dalam kondisi membaik.Ternyata, diketahui korban yang berdomisili di daerah Jambi tersebut telah menghembuskan nafas terakhirnya, Selasa (21/8) saat dalam perjalanan pulang ke kampung halamannya.

"Ya, saya mendapatkan informasi bahwa korban sudah meninggal dunia pada saat ingin dibawa ke kampung halamannya," kata Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi saat dikonfirmasi, Rabu (22/8).

Ia juga menyampaikan bahwa korban meninggal dunia saat berada di daerah Lipat Kain.  Di mana kabar tersebut ia dapatkan dari keterangan keluarga korban. "Korban kesehariannya menjaga sanggar senam serta melatih senam," kata Pribadi lagi.

Hal senada juga disampaikan Erjison pemilik sanggar tari Balairang Arts Productions (BAP) di Jalan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, tempat korban bekerja sehari-hari.

 Dikatakannya korban dibawa pulang ke kampung halamannya atas pemintaan keluarga korban, karena korban tidak bisa lagi ditangani.

Pasalnya selain keterbatasan biaya.  Korban juga sudah tidak ada kesadaran, batang otak sudah tidak ada respon sama sekali.

Sebelum ajal menjemput korban, saat itu dikatakannya Evi sempat dibawa ke klinik di daerah Lipat Kain. Setelah dicek, Evi ternyata memang sudah menghembuskan nafas terakhirnya.

Dalam kesehariannya, Erjison mengatakan, korban sehari-hari tinggal di sanggar miliknya dan telah bekerja selama tujuh bulan.

"Tempatnya di sanggar tari, selain itu Evi juga selalu melayani tamu yang ingin menyewa," ujarnya.

Selain rajin Erjison juga menjelaskan bahwa Evi adalah seorang wanita yang baik dan pendiam.

Korban dijambret OTK, Sabtu (18/8) sekitar pukul 21.00 WIB lalu, saat itu Evi Mulyani (22) dan temannya Riah Diljanah (20) dijambret orang tak dikenal (OTK).

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, saat korban mengeluarkan handphone merk Xiaomi dari dalam tasnya.

Sempat terjadi aksi tarik-menarik antara pelaku dengan korban, karena kurang keseimbangan kedua korban langsung terjatuh ke aspal.

Beruntung, aksi nekat penjahat jalanan tersebut tidak berjalan mulus karena saat itu mendapat perlawanan dari korban, dan tidak berhasil mengambil handphone korban.

Sementara akibat peristiwa tersebut korban Evi Mulyani  sempat mengalami koma hingga ia dibawa ke rumah sakit, sementara temannya Riah Diljanah mengalami luka lecet.(lin)



Laporan Sakiman, Kota



KOMENTAR
Berita Update

Disdukcapil Musnahkan 3.531 Keping KTP-el Invalid
Rabu, 19 Desember 2018 - 15:30 wib

Perbaikan Jembatan Barangan Perlu Waktu
Rabu, 19 Desember 2018 - 15:00 wib

Jalan Lintas Timur Masih Direndam Banjir
Rabu, 19 Desember 2018 - 14:30 wib

ACT Segera Kirimkan Tim Kemanusiaan untuk Muslim Uyghur
Rabu, 19 Desember 2018 - 14:04 wib
Balita Diperkosa, Berakhir Sekarat

Balita Diperkosa, Berakhir Sekarat
Rabu, 19 Desember 2018 - 14:03 wib

Wabup Apresiasi Rakor Pendidikan
Rabu, 19 Desember 2018 - 13:30 wib

Usai Kecelakaan, Ditemukan Sabu
Rabu, 19 Desember 2018 - 13:00 wib
ASN dan Perangkat  Desa Jadi Tauladan

ASN dan Perangkat Desa Jadi Tauladan
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:30 wib

Isu Negatif Bisa Dorong Penguatan Rupiah
Rabu, 19 Desember 2018 - 12:14 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Usai Kecelakaan, Ditemukan Sabu

Rabu, 19 Desember 2018 - 13:00 WIB

Dua Pengedar Sabu Dibekuk Polsek Tapung

Rabu, 19 Desember 2018 - 11:00 WIB

Peredaran Narkoba di Riau Masih Tinggi

Rabu, 19 Desember 2018 - 10:47 WIB

Karyawan Swasta Diringkus Polisi

Rabu, 19 Desember 2018 - 09:00 WIB

Otak Pelaku Perusakan Masih Diselidiki

Selasa, 18 Desember 2018 - 10:48 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us