BNN Amankan 2,14 Kg Sabu di Pekanbaru
Sabtu, 18 Agustus 2018 - 12:16 WIB > Dibaca 922 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali beraksi di Riau. Dalam operasi kali ini berhasil diamankan sabu-sabu seberat 2,14 kg.  Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, dalam operasi senyap di halaman sebuah hotel di Pekanbaru, Senin (13/8) lalu berhasil diamankan lima orang.

Sindikat narkoba itu dikendalikan oknum narapidana yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

“Tim gabungan BNN mengamankan lima tersangka sindikat narkotika beserta barang bukti,” kata Arman kepada Riau Pos di Jakarta, Jumat (17/8).

Dia menyebut operasi kali ini berbeda dengan penangkapan tersangka dengan barang bukti 30 kg sabu-sabu awal Agustus lalu. Mantan Kapolda Kepulauan Riau ini memerinci, kelima tersangka itu terdiri dari dua ibu rumah tangga. Yakni Ra, warga Jambi dan Rt, warga Aceh serta tiga pria masing-masing berinisial Wah, My dan Her. Wah merupakan warga Aceh, sedangkan Her dari Medan, Sumatera Utara. Dari penangkapan itu, tim BNN berhasil menyita dua bungkus paket sabu-sabu seberat 2,14 kg, dua paket ekstasi berisi 10.418 butir, empat unit telepon seluler, kartu tanda penduduk, serta dua unit mobil.   

Menurut Arman, penangkapan itu berawal ketika ada informasi bahwa akan ada serah terima sejumlah paket narkoba milik Zak di LP Palembang. Rt menjadi pengatur transaksi itu. Selanjutnya, narkotika dalam satu plastik merah akan diberikan kepada Ay dan Her di sebuah hotel.

“Pada saat serah terima, anggota BNN melakukan penangkapan,” ungkapnya.

Perwira Polri dengan dua bintang di pundak itu menerangkan, berdasar hasil interogasi, sindikat itu diperintah oleh Rt. Setelah dilakukan pengembangan, tim menangkap Rt, My dan Wah di sebuah hotel lainnya. “Dari keterangan tersangka seluruh kegiatan dikendalikan oleh pemilik narkoba bernama Zak, napi yang ditahan di LP Palembang,” jelasnya.

Dia menambahkan, rencananya narkotika itu dibawa dari Pekanbaru ke Palembang. “Masing-masing kurir mendapat upah Rp20 juta sampai Rp50 juta,” ucapnya.(fat)


KOMENTAR
Berita Update

Jalin Silaturahmi Antar RT RW Melalui Pengajian Rutin
Selasa, 21 Januari 2019 - 21:06 wib
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:45 wib
Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Pengusutan SPPD Fiktif Dewan, Tunggu Gelar Perkara
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:31 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:15 wib

Transformasi Hilangkan Bobot 57 Kg
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:37 wib
Harga Beras Lokal Naik Lagi

Harga Beras Lokal Naik Lagi
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:25 wib
Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas

Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:15 wib
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Rumah Dinas Camat Dibobol Maling

Senin, 21 Januari 2019 - 10:46 WIB

25 Unit Laptop SMAN 1 Rengat Disikat Maling

Senin, 21 Januari 2019 - 10:15 WIB

Gerombolan Pemuda Lukai Lima Pengunjung Warung

Senin, 21 Januari 2019 - 09:15 WIB

Koordinasi dengan Polda  Ungkap Asal Ribuan Ekstasi

Senin, 21 Januari 2019 - 09:10 WIB

Diuji ke Puslabfor Medan

Senin, 21 Januari 2019 - 09:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini