Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Benarkah Tarif Retribusi Sampah Naik?
Jumat, 17 Agustus 2018 - 09:58 WIB > Print | Komentar
Benarkah Tarif  Retribusi Sampah Naik?
Berita Terkait

Retribusi Sampah, Satu Rumah Dipungut Rp30 Ribu

Retribusi Sampah Diduga Bocor




Pak Bupati, seperti apa penanganan sampah rumah tangga di daerah ini. Pasalnya setiap rumah tangga dikenakan tarif dan apakah iuran itu masuk ke PAD?

WA: 081267550xxx
------------------------------------------
RENGAT (RIAUPOS.CO) - Selain ada pergeseran pengelolaan sampah rumah tangga dari Dinas Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pada 2019 mendatang, tarif retribusi sampah rumah tangga naik dari Rp2.000 menjadi Rp5.000.


Peningkatan tarif retribusi sampah ini tidak lain dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). “Pada 2019 mendatang, DLH resmi mengelola sampah rumah tangga,” ujar Kepala DLH Kabupaten Inhu Ir Slamat, Kamis (16/8).

Oleh karena itu, DLH Inhu sudah merencanakan sejumlah langkah perbaikan pengelolaan sampah di Kabupaten Inhu termasuk untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pengelolaan sampah. Karena apabila mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1/2012 tarif sampah rumah tangga hanya sebesar Rp2.000 per bulan untuk setiap rumah tangganya.

Makanya, ke depan sesuai rencana ada kenaikan tarif sampah menjadi Rp5.000 per bulan.  “Untuk mewujudkan ini, DLH  akan mengajukan perubahan Perda atau mengajukan pembuatan Perbup dengan alasan, nilai yang ditetapkan saat ini sudah tidak wajar,” ungkapnya.

Bila diperkirakan dengan tarif sebesar Rp5.000 per bulan bagi setiap rumah tangga, maka PAD Inhu per tahunnya dari pengelolaan sampah bisa mencapai Rp1 miliar lebih. Sebelum menetapkan kenaikan itu, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi terkait teknis pemungutan retribusi sampah tersebut.

Artinya ketika ada kenaikan tarif tentunya diimbangi dengan peningkatan pelayanan dan pengelolaan sampah. “Bahkan, pada 2019 mendatang ditargetkan Kabupaten Inhu dapat meraih Kalpataru,” harapnya.(kas)


KOMENTAR
Berita Update

TPS Belum Sepenuhnya Ramah Penyandang Disabilitas
Sabtu, 16 Februari 2019 - 13:29 wib

Sandi Langsung Jenguk Pengawal Kampanye yang Tumbang
Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:26 wib

Petakan Kekuatan Lawan, Kubu Jokowi Siap Gempur
Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:24 wib

324 CPNS Pemprov Dibekali Pengetahuan Budaya Melayu
Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:08 wib
Ketua MUI Imbau Waspadai Hoaks

Ketua MUI Imbau Waspadai Hoaks
Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:06 wib

Kampar Akan Konsentrasi Sukseskan Pemilu
Sabtu, 16 Februari 2019 - 12:00 wib
Miliki Paket Sabu, Seorang Nenek dan Pemuda Diamankan

Miliki Paket Sabu, Seorang Nenek dan Pemuda Diamankan
Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:58 wib
Tersangka Sabu  Ditangkap Polisi

Tersangka Sabu Ditangkap Polisi
Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:55 wib

Sekda Lantik 187 Pejabat Eselon III dan IV Rohul
Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:53 wib
Program Kegiatan 2019 Sudah Berjalan

Program Kegiatan 2019 Sudah Berjalan
Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:45 wib
Cari Berita
Interaktif Terbaru
Jalan Desa Telayap Tak Kunjung Disemenisasi

Sabtu, 16 Februari 2019 - 10:47 WIB

Soal Rekrutmen PPPK, Tunggu Instruksi Bupati

Jumat, 15 Februari 2019 - 09:12 WIB

Valentine Days Bisa Dorong Generasi Berbuat Maksiat

Kamis, 14 Februari 2019 - 15:25 WIB

Empat Plt OPD Diganti

Rabu, 13 Februari 2019 - 10:47 WIB

Akibat Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat

Selasa, 12 Februari 2019 - 14:56 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us