ASIAN GAMES 2018

Sepaktakraw Minta Dukungan Masyarakat Riau

Olahraga | Jumat, 17 Agustus 2018 - 00:39 WIB

Sepaktakraw Minta Dukungan Masyarakat Riau
Dua pemain putri asal Riau, Florensia Cristy dan Sutini, bersama pelatih Timnas Indonesia, Asry Syam, foto bersama usai penyerahan medali di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, tahun lalu. Florensia dan Sutini meminta doa masyarakat Riau agar sukses di Asian Games 2018. (HARY B KORIUN/RIAUPOS.CO)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dua pemain sepaktakraw putri Riau yang memperkuat Timnas Indonesia di Asian Games 2018, Sutini dan Florensia Cristy, memohon doa dari masyarakat Riau agar sukses di iven Asia empat tahunan tersebut.

Cabang sepaktakraw akan mulai dipertandingkan di GOR Ranau, Jakabaring Sport Center, Palembang, Ahad (19/8/2018). Indonesia akan turun di semua nomor, yakni 6 nomor yang dipertandingkan. Keenam nomor tersebut adalah tim regu putra-putri, quadrant putra-putri, tim dobel putra, dan beregu putra.

Putri Indonesia akan berhadapan dengan Myanmar di nomor tim regu di pertandingan pertama. Secara kekuatan, kedua tim berimbang. Di setiap iven yang mempertemukan keduanya, saling mengalahkan. Dalam pertemuan terakhir di SEA Games Kuala Lumpur 2017, di dua nomor yang dipertandingkan, Indonesia selalu menang. Yakni di nomor beregu dan quadrant.

"Kami mohon doa restu dari masyarakat Riau. Semoga kami sukses memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ujar Sutini ketika dihubungi.

Gadis kelahiran Bengkalis ini berharap jika ini partisipasinya terakhir untuk timnas, bisa memberikan yang terbaik.

Hal yang sama juga disampaikan Florensia. Dia dan seluruh pemain sudah meninggalkan rumah untuk mengikuti Pelatnas sejak Januari 2018 lalu di Sukabumi, Jawa Barat. Di sana para pemain ditempa dengan sangat ketat, baik secara teknik, taktik, strategi, maupun mental.

"Kami sudah berlatih tiga kali sehari, siang dan malam. Kami berharap hasilnya positif," jelas gadis kelahiran Pekanbaru ini.

Secara umum, pelatih kepala Timnas Indonesia, Asry Syam, menjelaskan bahwa para pemainnya sudah siap tempur. Segala upaya sudah dilakukan saat latihan selama hampir delapan bulan di Sukabumi.

"Selain Pelatnas jangka panjang di Sukabumi, kami juga dua kali melakukan tryout ke Thailand. Kami juga mengundang satu tim putra dari Thailand untuk ujicoba selama persiapan akhir di Jakarta dan Palembang," jelas lelaki asal Gorontalo tersebut.

Menurut Asry, kans Indonesia untuk mendapatkan emas berasal dari nomor quadrant putra-putri. “Insya Allah, kita siap di nomor tersebut,” jelas Asry. 

Dia berharap dukungan dan doa dari seluruh rakyat Indonesia agar Indonesia memberikan yang terbaik dari 6 nomor yang dipertandingkan di iven kali ini. (hbk)





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU