KBST Protes Isi Buku Pelajaran Budaya Melayu Riau
Rabu, 15 Agustus 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 1099 kali Print | Komentar
KBST Protes Isi Buku Pelajaran Budaya Melayu Riau
BUKU BUDAYA MELAYU: Buku budaya Melayu Riau yang menjadi polemik sehingga Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST) memprotes keras.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST) memprotes keras terhadap konten isi buku budaya Melayu Riau yang menjadi buku pelajaran untuk pelajar SMP kelas IX.
  

Protes ini didasari oleh tulisan di buku tersebut yang dinilai KBST tidak benar dan melecehkan terhadap adat istiadat Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.


‘’Di dalam buku budaya Melayu untuk pelajar SMP kelas IX ini, tertulis bahwa Desa Sekijang mempunyai adat istiadat perkawinan kawin lari. Dan adat istiadat perkawinan kawin lari tersebut terjadi hingga saat ini, khususnya dilakukan warga asli keturunan Kecamatan Tapung Hilir ini,’’ ucap pengurus KBST Amir Hamzah SH.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Desa Sekijang HAhmad Taridi yang mengatakan hal tersebut bisa merusak sejarah Tapung, khususnya Desa Sekijang yang adat istiadat nya sangat beradab, sopan dan santun.


“Ini bisa merusak sejarah Tapung, khususnya desa kami yang adat istiadatnya sangat kami junjung, adat kami cukup beradab, sopan dan santun,’’ jelas Taridi.


Selanjutnya Amir meminta penerbit agar mencabut buku tersebut dari peredaran dan mengganti tulisan di buku itu dengan cerita warisan budaya Tapung yang kaya akan nilai luhur dan memiliki pesan moral yang baik guna diajarkan ke generasi muda.


Mulatua, mantan Camat Tapung Hilir juga ikut mengecam keras isi dari buku budaya Melayu Riau tersebut. ‘’Kawin lari itu adalah kawin yang tidak mendapatkan restu dari orang tua, dan kawin lari itu jelas melanggar adat, buku tersebut harus di tarik dari peredaran dan penerbit meminta maaf,’’ tegasnya.


Selanjutnya Amir mengatakan KBST bersama Kepala Desa Sikijang akan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Lembaga Adat Melayu Riau untuk menuntaskan masalah ini.(mng)


(Laporan M ERIZAL, Pekanbaru)
KOMENTAR
Berita Update

Ketua LAM: Jangan Lupakan Mempura
Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:10 wib
Arab Saudi Bantu  Kitab Kuning ke Riau

Arab Saudi Bantu Kitab Kuning ke Riau
Sabtu, 18 Januari 2019 - 18:00 wib
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Burhan Gurning: Masa Peralihan Musim
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:33 wib
Diperbaiki dengan Tambal Sulam

Diperbaiki dengan Tambal Sulam
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:00 wib
PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa

PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:36 wib

71 Warga Binaan Rutan Dumai Rekam KTP-el
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:00 wib
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
PT Energi Mega Persada
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:59 wib

PT Inka Ekspor 15 Gerbong Kereta ke Bangladesh
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:36 wib

Stok Beras Cukup untuk Delapan Bulan
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:05 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Arab Saudi Bantu  Kitab Kuning ke Riau

Jumat, 18 Januari 2019 - 18:00 WIB

Tanamkan Pentingnya Pendidikan

Jumat, 18 Januari 2019 - 11:00 WIB

Bupati Bangga Miliki UK PAUD

Selasa, 15 Januari 2019 - 15:15 WIB

Persiapan UN, Sekolah Kebut Materi Pelajaran

Selasa, 15 Januari 2019 - 10:02 WIB

Kadisdik Riau Resmikan Gedung Baru SMAN 4

Selasa, 15 Januari 2019 - 09:16 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Ketua LAM: Jangan Lupakan Mempura