KBST Protes Isi Buku Pelajaran Budaya Melayu Riau
Rabu, 15 Agustus 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 894 kali Print | Komentar
KBST Protes Isi Buku Pelajaran Budaya Melayu Riau
BUKU BUDAYA MELAYU: Buku budaya Melayu Riau yang menjadi polemik sehingga Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST) memprotes keras.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST) memprotes keras terhadap konten isi buku budaya Melayu Riau yang menjadi buku pelajaran untuk pelajar SMP kelas IX.
  

Protes ini didasari oleh tulisan di buku tersebut yang dinilai KBST tidak benar dan melecehkan terhadap adat istiadat Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.


‘’Di dalam buku budaya Melayu untuk pelajar SMP kelas IX ini, tertulis bahwa Desa Sekijang mempunyai adat istiadat perkawinan kawin lari. Dan adat istiadat perkawinan kawin lari tersebut terjadi hingga saat ini, khususnya dilakukan warga asli keturunan Kecamatan Tapung Hilir ini,’’ ucap pengurus KBST Amir Hamzah SH.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Desa Sekijang HAhmad Taridi yang mengatakan hal tersebut bisa merusak sejarah Tapung, khususnya Desa Sekijang yang adat istiadat nya sangat beradab, sopan dan santun.


“Ini bisa merusak sejarah Tapung, khususnya desa kami yang adat istiadatnya sangat kami junjung, adat kami cukup beradab, sopan dan santun,’’ jelas Taridi.


Selanjutnya Amir meminta penerbit agar mencabut buku tersebut dari peredaran dan mengganti tulisan di buku itu dengan cerita warisan budaya Tapung yang kaya akan nilai luhur dan memiliki pesan moral yang baik guna diajarkan ke generasi muda.


Mulatua, mantan Camat Tapung Hilir juga ikut mengecam keras isi dari buku budaya Melayu Riau tersebut. ‘’Kawin lari itu adalah kawin yang tidak mendapatkan restu dari orang tua, dan kawin lari itu jelas melanggar adat, buku tersebut harus di tarik dari peredaran dan penerbit meminta maaf,’’ tegasnya.


Selanjutnya Amir mengatakan KBST bersama Kepala Desa Sikijang akan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Lembaga Adat Melayu Riau untuk menuntaskan masalah ini.(mng)


(Laporan M ERIZAL, Pekanbaru)
KOMENTAR
Berita Update
Pelanggaran Terbanyak Tak Gunakan Seat Belt
Dari Operasi Zebra Muara Takus 2018
Pelanggaran Terbanyak Tak Gunakan Seat Belt
Kamis, 15 November 2018 - 11:00 wib
Oplet Mulai Ditinggal

Oplet Mulai Ditinggal
Kamis, 15 November 2018 - 10:55 wib
Pencatut Nama  Kapolda Riau  Ditangkap

Pencatut Nama Kapolda Riau Ditangkap
Kamis, 15 November 2018 - 10:30 wib
Sasar Wisma dan Rumah Kos
Puluhan Pasangan Terjaring Razia
Kamis, 15 November 2018 - 10:16 wib
Anggaran Makan SMAN Plus Dihentikan

Anggaran Makan SMAN Plus Dihentikan
Kamis, 15 November 2018 - 10:00 wib

Kerusakan Jalan Datuk Laksamana Semakin Parah
Kamis, 15 November 2018 - 09:38 wib

Geger, Harimau Terjebak di Antara Ruko
Kamis, 15 November 2018 - 09:36 wib
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp239 Juta
Pengerjaan 13 Paket Jalan Lingkungan
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp239 Juta
Kamis, 15 November 2018 - 09:00 wib
Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek

Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek
Kamis, 14 November 2018 - 20:40 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
2.375 Pelamar Belum Ujian SKD

Selasa, 13 November 2018 - 15:00 WIB

Tryout Riau Pos Sukses

Senin, 12 November 2018 - 10:15 WIB

SMKN 6 Pekanbaru Belajar RPL di Riau Pos

Kamis, 08 November 2018 - 10:44 WIB

Banjir, Sejumlah Sekolah Masih Diliburkan

Selasa, 06 November 2018 - 19:00 WIB

Penyelenggara UNBK SMP Sederajat Meningkat

Jumat, 02 November 2018 - 18:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us