12 Penerima Bantuan RLH Mengundurkan Diri
Rabu, 15 Agustus 2018 - 09:08 WIB > Dibaca 323 kali Print | Komentar
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Penyaluran bantuan perbaikan rumah layak huni (RLH) oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Kota Perkanbaru terus berjalan. Hingga kini, sebanyak 80 warga telah menerima bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau lebih dikenal dengan bedah rumah. Namun ada 12 warga yang mengundurkan diri menerima bantuan tersebut.

Sekretaris Dinas Perkim Kota Pekanbaru Irzal Ahamd mengatakan, khusus Kota Pekanbaru secara keseluruhan terdapat 108 rumah tidak layak huni yang menerima bantuan. Di mana tiap rumah menerima bantuan sebesar Rp15 juta dalam bentuk material dan bahan bangunan. Untuk perbaikan atap rumah, dinding, lantai dan lainnya. ‘’Dana bantuan bersumber dari APBN. “Sudah ada 80 rumah terima bantuan dari jumlah 108 rumah,“ ujar Irzal kepada Riau Pos, Selasa (14/8).

Dalam proses penyerahan bantuan itu dilakukan secara bertahap. Karena, pencairan dana yang diberikan pemerintah pusat tidak langsung secara keseluruhan. “Pencairan bertahap. Tahap awal dan kedua, masing-masing 30 persen. Terakhir baru 40 persen. Namun, menjelang akhir tahun ini semua sudah rampung,” urainya.

Penerima bantuan merupakan hasil peninjauan dan survei langsung terhadap keluarga kurang mampu yang berhak menerimanya. Dengan persyaratan di antaranya, rumah merupakan milik sendiri di tanah sendiri. Lalu kondisi rumah tidak layak huni, baik kondisi atap, rangka rumah serta lantai. Kemudian tidak mempunyai sarana mandi cuci kakus (MCK) yang layak.

Akan tetapi, dari 108 rumah yang menjadi target menerima bantuan, terdapat 12 pemilik rumah yang mengundurkan diri. Hal ini dikarenakan yang bersangkutan tidak memiliki dana untuk biaya membangun.  “Mereka tidak sanggup mencari uang untuk biaya pembangunan. Memang pengerjaan itu sebenarnya diharapkan dilakukan swadaya oleh pemilik rumah. Seperti rehab dinding, atap dan lainnya,” imbuh Irzal.

Terhadap pemilik rumah yang mengundurkan diri tersebut, sedang dicarikan upaya solusi penyelesaiannya oleh pihak kelurahan, RW maupun RT. Apabila nanti tidak ada solusinya, maka diganti dengan masyarakat lain yang berhak menerima bantuan tersebut.(ade)


Laporan RIRI RADAM, Kota


KOMENTAR
Berita Update
Pelanggaran Terbanyak Tak Gunakan Seat Belt
Dari Operasi Zebra Muara Takus 2018
Pelanggaran Terbanyak Tak Gunakan Seat Belt
Kamis, 15 November 2018 - 11:00 wib
Oplet Mulai Ditinggal

Oplet Mulai Ditinggal
Kamis, 15 November 2018 - 10:55 wib
Pencatut Nama  Kapolda Riau  Ditangkap

Pencatut Nama Kapolda Riau Ditangkap
Kamis, 15 November 2018 - 10:30 wib
Sasar Wisma dan Rumah Kos
Puluhan Pasangan Terjaring Razia
Kamis, 15 November 2018 - 10:16 wib
Anggaran Makan SMAN Plus Dihentikan

Anggaran Makan SMAN Plus Dihentikan
Kamis, 15 November 2018 - 10:00 wib

Kerusakan Jalan Datuk Laksamana Semakin Parah
Kamis, 15 November 2018 - 09:38 wib

Geger, Harimau Terjebak di Antara Ruko
Kamis, 15 November 2018 - 09:36 wib
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp239 Juta
Pengerjaan 13 Paket Jalan Lingkungan
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp239 Juta
Kamis, 15 November 2018 - 09:00 wib
Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek

Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek
Kamis, 14 November 2018 - 20:40 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Pagar Roboh Akibatkan Korban Jiwa, SD 141 Diliburkan

Rabu, 14 November 2018 - 11:02 WIB

Satu Lagi, Korban Pagar Roboh Meninggal Dunia

Rabu, 14 November 2018 - 11:01 WIB

Begini Kronologis Insiden Pagar Roboh Makan Korban

Rabu, 14 November 2018 - 10:12 WIB

Operasi Zebra  Berakhir, 1.757  Pelanggar Ditilang

Rabu, 14 November 2018 - 09:30 WIB

Warga Prihatin Gepeng Anak Marak

Selasa, 13 November 2018 - 14:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us