12 Penerima Bantuan RLH Mengundurkan Diri
Rabu, 15 Agustus 2018 - 09:08 WIB > Dibaca 240 kali Print | Komentar
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Penyaluran bantuan perbaikan rumah layak huni (RLH) oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Kota Perkanbaru terus berjalan. Hingga kini, sebanyak 80 warga telah menerima bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau lebih dikenal dengan bedah rumah. Namun ada 12 warga yang mengundurkan diri menerima bantuan tersebut.

Sekretaris Dinas Perkim Kota Pekanbaru Irzal Ahamd mengatakan, khusus Kota Pekanbaru secara keseluruhan terdapat 108 rumah tidak layak huni yang menerima bantuan. Di mana tiap rumah menerima bantuan sebesar Rp15 juta dalam bentuk material dan bahan bangunan. Untuk perbaikan atap rumah, dinding, lantai dan lainnya. ‘’Dana bantuan bersumber dari APBN. “Sudah ada 80 rumah terima bantuan dari jumlah 108 rumah,“ ujar Irzal kepada Riau Pos, Selasa (14/8).

Dalam proses penyerahan bantuan itu dilakukan secara bertahap. Karena, pencairan dana yang diberikan pemerintah pusat tidak langsung secara keseluruhan. “Pencairan bertahap. Tahap awal dan kedua, masing-masing 30 persen. Terakhir baru 40 persen. Namun, menjelang akhir tahun ini semua sudah rampung,” urainya.

Penerima bantuan merupakan hasil peninjauan dan survei langsung terhadap keluarga kurang mampu yang berhak menerimanya. Dengan persyaratan di antaranya, rumah merupakan milik sendiri di tanah sendiri. Lalu kondisi rumah tidak layak huni, baik kondisi atap, rangka rumah serta lantai. Kemudian tidak mempunyai sarana mandi cuci kakus (MCK) yang layak.

Akan tetapi, dari 108 rumah yang menjadi target menerima bantuan, terdapat 12 pemilik rumah yang mengundurkan diri. Hal ini dikarenakan yang bersangkutan tidak memiliki dana untuk biaya membangun.  “Mereka tidak sanggup mencari uang untuk biaya pembangunan. Memang pengerjaan itu sebenarnya diharapkan dilakukan swadaya oleh pemilik rumah. Seperti rehab dinding, atap dan lainnya,” imbuh Irzal.

Terhadap pemilik rumah yang mengundurkan diri tersebut, sedang dicarikan upaya solusi penyelesaiannya oleh pihak kelurahan, RW maupun RT. Apabila nanti tidak ada solusinya, maka diganti dengan masyarakat lain yang berhak menerima bantuan tersebut.(ade)


Laporan RIRI RADAM, Kota


KOMENTAR
Berita Update

Warga Sungai Apit Pelatihan Olahan Nanas
Senin, 24 September 2018 - 16:30 wib

Cegah Kanker Rahim, Ketahui Resikonya
Senin, 24 September 2018 - 16:08 wib

Habib Salim Segaf Beri Tausiah di Masjid Islamic Center
Senin, 24 September 2018 - 16:00 wib

Prudential Bayar Klaim Rp98 Juta
Senin, 24 September 2018 - 15:37 wib

MTQ XLIII Bengkalis Resmi Dibuka
Senin, 24 September 2018 - 15:30 wib

Kepemilikan Saham Segera Berpindah
Senin, 24 September 2018 - 15:00 wib

Anggota DPD Ajak Ciptakan Kampanye Damai Pemilu Keren
Senin, 24 September 2018 - 14:55 wib

BPJS TK Beri Penghargaan pada Tiga Perusahaan Terbaik
Senin, 24 September 2018 - 14:44 wib

Grab Puaskan Pencinta Kuliner Melalui Kitchen by GrabFood
Senin, 24 September 2018 - 14:40 wib

Sekda Hadiri Pengukuhan Warga PSHT
Senin, 24 September 2018 - 14:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Pameran Retrospektun: 20 Tahun Sikari, Diresmikan Walikota Malam Ini
Oktober, Job Expo di Empat Lokasi

Senin, 24 September 2018 - 12:17 WIB

Pencairan TB Dilakukan Bertahap

Senin, 24 September 2018 - 10:50 WIB

350 Guru Komite Akan Diangkat Jadi Honor Pemko

Senin, 24 September 2018 - 10:42 WIB

Akun FB Wako Diretas, Pelaku Minta Uang

Senin, 24 September 2018 - 10:32 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us