Alasan Sandiaga Merogoh Kocek untuk PAN dan PKS
Minggu, 12 Agustus 2018 - 15:42 WIB > Dibaca 904 kali Print | Komentar
Alasan Sandiaga Merogoh Kocek untuk PAN dan PKS
Sandiaga Uno. (INTERNET)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kepastian ada tidaknya uang yang keluar dari Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno sudah terang. Sandi memastikan ada uang yang harus dia keluarkan meski tak secara vulgar menyebut angkanya. Namun, mantan Wagub DKI Jakarta itu menolak jika uang yang disediakannya disebut sebagai mahar politik untuk mendampingi Capres Prabowo Subianto.

Menurut Sandi, uang untuk PAN dan PKS itu akan digunakan bagi kampanye di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. “Terbuka saja, saya bilang ini ada biayanya,” ujarnya di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (12/8).

Sandi menegaskan, kampanye di pilpres tentu ada biayanya. Politikus berlatar belakang pengusaha itu pun mengaku merogoh koceknya untuk membiayai kampanye itu.

“Bagaimana penyediaannya, saya bersedia untuk menyediakan sebagian dari biaya kampanye dan ada bantuan kepada tim pemenangan. Dan juga bantuan kepada partai pengusung. Itu yang menjadi komitmen kami,” papar Sandi.

Namun, pria yang berulang tahun setiap 28 Juni itu memastikan uang untuk PAN dan PKS tak melanggar aturan. Menurutnya, uang itu bukan untuk kongkalikong.

“Tidak benar mahar, karena semuanya harus sesuai undang-undang. Sekarang itu, kita harus pastikan tidak boleh ada lagi hanky panky (tipu muslihat, red) dalam politik. Masyarakat marah kalau ada hanky panky. Masyarakat merasa dibohongi, tidak bisa lagi,” terang dia.

Karena itu Sandi berencana ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pria kelahiran Rumbai, Riau itu akan mendatangi KPK untuk memperbarui laporan harra kekayaan pejabat negara (LHKPN) sekaligus membeber tentang penyusunan anggaran kampanyenya.

“Jadi saya akan lapor ke KPK juga bahwa kami mencoba melakukan penyusunan anggaran (kampanye) seperti ini. Kira-kira sumbernya dari sini, karena saya ada LHKPN, saya akan declare. Kira-kira saya sediakan agar semuanya, terang benderang jadi tidak ada yang ditutupi,” tutur Sandi.(yes/JPC)

Sumber: JPNN
KOMENTAR
Berita Update

Duit Korupsi ’’Amankan” Kasus Istri
Senin, 19 November 2018 - 19:09 wib
Teken Petisi, Selamatkan Nuril

Teken Petisi, Selamatkan Nuril
Senin, 19 November 2018 - 18:47 wib

Kejari Kuansing Terima Penghargaan Terbaik Se-Riau
Senin, 19 November 2018 - 17:00 wib
Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis

Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis
Senin, 19 November 2018 - 16:30 wib

Pemkab Ingatkan Perusahaan
Senin, 19 November 2018 - 16:00 wib
Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta

Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta
Senin, 19 November 2018 - 15:15 wib
Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif

Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif
Senin, 19 November 2018 - 15:15 wib
Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci

Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci
Senin, 19 November 2018 - 14:30 wib

Pemkab Siak Terima CSR dari BRK
Senin, 19 November 2018 - 14:22 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
LAM dan Polda Sepakat Ciptakan Pemilu Damai di Riau

Senin, 19 November 2018 - 10:36 WIB

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Minggu, 18 November 2018 - 06:45 WIB

Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace

Minggu, 18 November 2018 - 05:34 WIB

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Minggu, 18 November 2018 - 05:11 WIB

Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan

Sabtu, 17 November 2018 - 19:06 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us