Medsos Memanas, Polri Aktifkan Satgas Nusantara

Politik | Sabtu, 11 Agustus 2018 - 14:33 WIB

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Jelang Pe­mil­ihan Presiden (Pilpres) membuat media sosial memanas. Polri berupaya mengantisipasi dengan mengaktifkan kembali Satgas Nusantara. Sehingga, hoax yang potensial memicu konflik bisa dicegah.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen M Iqbal menjelaskan bahwa media sosial memang mulai memanas sebagai dampak dari kian dekatnya pilpres. Namun, Polri telah bersiap untuk mengantisipasinya dengan memperkuat Satgas Nusantara. ”Meminimalisir atau menghilangkan upaya-upaya melawan hukum, seperti hoax,” ujarnya.

Upaya menghalalkan ber­bagai cara untuk memenangkan salah satu pasangan calon tentunya tidak bisa dibiarkan. Bila ada pidana yang ditemukan, dipastikan penegakan hukum akan dilakukan. ”Ada juga upaya mencegah,” jelasnya.

Yakni, dengan mengajak semua tokoh masyarakat, seperti tokoh agama dan militer untuk bisa mengajak masyarakat berpesta demokrasi. ”Namun yang santun dan sehat, jangan sampai mengorbankan NKRI,” ungkapnya.

Menurutnya, kelompok-kelompok seperti Saracen telah dipantau. Polri telah bergerak sejak sebelum pendaftaran capres dan cawapres. ”Patroli siber sudah dilakukan,” terang jenderal berbintang satu tersebut.  Kelompok semacam Saracen itu dipastikan tidak akan lepas dari pantauan. ”Tak pernah kami lepas, dilihat terus. Jangan sampai menimbulkan sesuatu,” paparnya.

Menurutnya, setiap orang yang berkepentingan dalam pilpres juga sebaiknya menahan diri menyampaikan sesuatu. Apalagi, bila berpoetensi memecah belah.(idr/jpg)





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU