Bom Israel Bunuh Ibu Hamil dan Balita
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 12:04 WIB > Dibaca 539 kali Print | Komentar
Bom Israel Bunuh Ibu Hamil dan Balita
BEKAS GEDUNG DIBOM: Warga Palestina berkumpul di sekitar gedung setelah dibom oleh pesawat Israel di Gaza City, Kamis (9/8/2018). Mohammed Salem/REUTERS
GAZA (RIAUPOS.CO) - Boneka Hello Kitty itu teronggok di pojok berdebu rumah Mohammad Abu-Khammash. Si pemilik, Bayan Abu-Khammash, tidak lagi bisa memainkan bonekanya. Bukan karena tak ingin atau bosan. Tapi, bocah 1,5 tahun itu tak lagi bernyawa. Serangan udara Israel menewaskan Bayan dan ibunya yang sedang mengandung, Inas.

Kamis dini hari (9/8) Israel membombardir kawasan Jaafari di Jalur Gaza. Tidak kurang dari 150 bom dijatuhkan di sana. Saat itu Bayan dan orang tuanya sedang terlelap. Salah satu bom mendarat di kediaman Abu-Khammash. Rumah permanen itu luluh lantak. Boneka dan mainan batita berserakan.

Inas dan Bayan tewas seketika. Hanya Abu-Khammash yang selamat. Itu pun dengan tubuh penuh luka. Kondisinya kritis. ‘’Itu adalah kejahatan yang sangat nyata. Israel harus bertanggung jawab,’’ tegas Kamal, saudara lelaki Abu-Khammash, seperti dilansir Associated Press.

Selain Inas dan Bayan, ada satu korban sipil lagi yang tewas dalam serangan tersebut. Dia bernama Ali Al Ghandour. Israel yakin bahwa pemuda 30 tahun itu merupakan anggota Hamas. Bisa jadi, Ghandour-lah yang menjadi alasan Israel membombardir Jaafari. Namun, tidak ada keterangan terperinci tentang aksi militer tersebut.

Kemarin ratusan warga mengantarkan Bayan, Inas, dan Ghandour ke peristirahatan terakhir. Karena kondisi jenazah mengenaskan, tiga korban tersebut diletakkan di dalam peti, lalu diusung menuju liang lahad. Kematian Inas membuat penduduk Jaafari geram. Sebab, perempuan 23 tahun itu sedang mengandung.

Selain merenggut tiga nyawa, serangan udara Israel di Jaafari kemarin mengakibatkan 12 orang terluka. ‘’Presiden menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mendesak Israel menghentikan peningkatan (serangan, red) terhadap penduduk Gaza. ‘’Demikian bunyi pernyataan tertulis Presiden Palestina Mahmoud Abbas seperti dilansir kantor berita WAFA.


KOMENTAR
Berita Update

AHY Temui UAS di Pekanbaru
Senin, 17 Desember 2018 - 15:17 wib

149 Peserta Ikut Ujian Profesi Advokat
Senin, 17 Desember 2018 - 15:09 wib
Bupati Pimpin Doa Pemberian Gelar Adat Presiden

Bupati Pimpin Doa Pemberian Gelar Adat Presiden
Senin, 17 Desember 2018 - 15:00 wib

Penyeludup Paruh Burung Rangkong Ditangkap
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib
MTQ Tingkat Provinsi Riau
9 Qori Melaju ke Final
MTQ Tingkat Provinsi Riau
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib

Dorong Wisata Olahraga Jadi Iven Tahunan
Senin, 17 Desember 2018 - 14:00 wib
Pelti Siak Agendakan Open Turnamen Tingkat Provinsi
Petenis Bengkalis dan Siak Berbagi Medali
Senin, 17 Desember 2018 - 13:45 wib

Syamsuar Tepuk Tepung Tawar Jokowi
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelaku PETI Garap Lokasi Baru

Pelaku PETI Garap Lokasi Baru
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Protes Pajak BBM Prancis Ditunggangi Kelompok Radikal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 16:08 WIB

Dokter Ancam Hentikan Operasi Jika Pasien Tak Bayar 2.230 Dolar AS
Pesawat Trump Tak Semewah Pesawat Kepresidenan Meksiko

Rabu, 05 Desember 2018 - 16:47 WIB

Skandal 1MDB Akan Masuk dalam Pelajaran Sejarah Malaysia
110 Pemerkosaan Terjadi di Afrika Selatan Setiap Hari

Senin, 03 Desember 2018 - 14:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us