SMP Swasta Jangan Asal Berdiri
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 09:52 WIB > Dibaca 386 kali Print | Komentar
SMP Swasta Jangan Asal Berdiri
Berita Terkait

Disdik Balik Lapor ke Kemendikbud

Dua SMP Swasta Nol Pelajar Baru



(RIAUPOS.CO) - Protes sekolah swasta terhadap sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMP negeri ditanggapi dingin oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru. Disdik malah meminta agar SMP swasta jangan asal berdiri dan harus berani berkompetisi.

Sebelumnya diberitakan, pihak SMP swasta melalui MKKS SMP Swasta Kota Pekanbaru memprotes kebijakan Disdik yang menambah kuota peserta didik baru di SMP negeri. Sesuai Permen Nomor 17/2017 tentang Sistem PPDB, maksimal satu rombongan belajar  (rombel) atau kelas diisi 32 pelajar. Nyatanya di Kota Pekanbaru, satu kelas di SMP negeri diisi 40 pelajar. Hal ini dinilai sebagai penyebab berkurangnya peserta didik baru di SMP swasta.

Namun menurut Sekretaris Disdik Kota Pekanbaru Muzailis, berkurangnya jumlah peserta didik baru di SMP swasta lebih disebabkan sekolah swasta  masih belum bisa bersaing. ‘’Sekolah yang tidak mampu berkompetisi, maka otomatis tidak akan diminati. Sehingga penerimaan siswa terus berkurang. Jadi, sekolah swasta harus bisa berkompetisi. Masyarakat sudah bisa menilai sekolah mana yang bermutu,’’ ujar Muzailis kepada Riau Pos, Jumat (10/8).

Terkait ada SMP swasta yang nol peserta didik baru tahun ini, Muzailis mengaku belum dapat informasi tersebut. Namun ia berjanji akan menindaklanjuti masalah ini.

‘’Cukup banyak juga sekolah swasta yang justru penerimaan siswa barunya tahun ini mengalami peningkatan,’’ katanya.

Agar bisa diminati, Muzailis katakan sekolah swasta perlu memperhatikan sumber daya guru yang profesional. ‘’Sekolah-sekolah favorit itu selain siap berkompetisi juga memperhatikan sumber daya guru yang profesional dan didukung dengan kelengkapan fasilitas di sekolah. Sekolah yang lengkap fasilitas, pasti diminati. Jadi kuncinya, guru profesional dan kelengkapan fasilitas,” urai Muzailis.

Muzailis juga mengaku menyesalkan kondisi sekolah swasta yang berdiri dengan fasilitas masih kurang lengkap. Hal itu menurutnya memang perlu menjadi perhatian para pengelola sekolah swasta agar mampu berkompetisi. Serta tidak takut bersaing dengan sekolah swasta lain apalagi sekolah negeri.

“Jika fasilitasnya memadai, pasti masyarakat akan memilih. Yang jelas, jangan asal berdiri saja sekolah swasta itu,” terangnya.(yls)

Laporan JOKO SUSILO, Kota


KOMENTAR
Berita Update
Syamsuar Doakan Riau Terhindar Ancaman LGBT

Syamsuar Doakan Riau Terhindar Ancaman LGBT
Rabu, 23 Oktober 2018 - 20:00 wib

Banjir, Kebun Terendam Warga Mengungsi
Rabu, 23 Oktober 2018 - 19:30 wib
Sabu Ancam Anak, Polisi Perketat Pengawasan

Sabu Ancam Anak, Polisi Perketat Pengawasan
Rabu, 23 Oktober 2018 - 19:00 wib

Telkomsel MSIGHT Perkenalkan Layanan Telco Big Data
Rabu, 23 Oktober 2018 - 18:54 wib
Beasiswa Tingkatkan Kualitas SDM

Beasiswa Tingkatkan Kualitas SDM
Rabu, 23 Oktober 2018 - 18:30 wib
4.382 Pelamar CPNS Lulus Seleksi Administrasi

4.382 Pelamar CPNS Lulus Seleksi Administrasi
Rabu, 23 Oktober 2018 - 17:30 wib

Perampok Bersenpi Gondol Rp450 Juta
Rabu, 23 Oktober 2018 - 17:00 wib

Rossi: Finis Keempat Bukanlah Hasil Buruk
Rabu, 23 Oktober 2018 - 16:30 wib

Siman Incar Tiket Olimpiade 2020
Rabu, 23 Oktober 2018 - 16:00 wib

Tangani Longsor, Tiga Alat Berat Dikerahkan
Rabu, 23 Oktober 2018 - 15:43 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Tunjangan PNS Cair

Selasa, 23 Oktober 2018 - 14:30 WIB

Pekanbaru Terendah Kedua Realisasi Vaksinasi MR

Selasa, 23 Oktober 2018 - 10:52 WIB

Lagi, Tabrakan Beruntun di Flyover

Selasa, 23 Oktober 2018 - 10:50 WIB

Tagihan Listrik Rusunawa Menunggak 10 Bulan

Selasa, 23 Oktober 2018 - 10:30 WIB

 OSIS SMKN Pertanian Terpadu Riau Belajar ke Riau Pos

Selasa, 23 Oktober 2018 - 10:23 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini