Science Techno Park Belum Ada yang Level Utama
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 11:44 WIB > Dibaca 363 kali Print | Komentar
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Patdono Suwignyo mengatakan, pemerintah tahun ini telah melakukan pengembangan 100 kawasan science techno park (STP) di seluruh Indonesia salah satunya di Riau. Program ini masih belum mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah sehingga hanya sekitar 22 STP yang berkembang.

“Di Indonesia memang belum ada STP yang memiliki level utama. Baru sampai  level muda, sementara STP di luar negeri contohnya di Swedia, Iran dan Cina yang sudah berada di level utama,” ungkap Patdono, usai membuka workshop science techno park yang dilaksanakan  

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di Pekanbaru, Kamis (9/8) .

Lanjut Patdono, pengembangan STP di Indonesia banyak mengalami persoalan seperti keterbatasan area, pajak yang terlalu besar, modal yang terbatas serta minimnya dukungan pemerintah daerah. Menanggapi persoalan ini, dirinya menyarankan kerja sama antara pihak pemerintah dan pelaku usaha dan perguruan tinggi sehingga pengembangan STP bisa berjalan sesuai harapan.

“Dari 100 STP yang kami bangun, hanya 22 STP yang berkembang. Produk yang dihasilkan, kebanyakan masih bergerak di bidang pangan dan peralatan pertanian. Mereka masih belum stabil, karena banyaknya permasalahan yang dihadapi,’’ ujarnya.

Dimana, poduk STP yang dihasilkan masih berskala UKM menengah ke bawah bukan berskala besar seperti STP luar negeri pada umumnya. ‘Kami akan terus berusaha sekuat tenaga, untuk terus mencarikan investor dan membangun sinergitas dengan pemerintah demi pengembangan kawasan STP ke depan,” terangnya.

Sementara itu ketua panitia, Dr Lukito mengatakan workshop ini diikuti sekitar 80 orang. Peserta berasal dari perguruan tinggi, pemerintah dan pelaku industri. Dalam kegiatan yang berlangsung satu hari ini menghadirkan empat pembicara luar negeri yakni dari Australia Mr Bruce Eric Edwin Riseley, dari Thailand Mr Sanat Wong Hawethong, dari Jepang Mr Nobuya Pukugawa dan China Zhigang Zhang.(ilo)


KOMENTAR
Berita Update

Ketua HHRMA Riau Periode 2018-2021 Dilantik
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:54 wib

Warga Koto Tuo Baserah Berharap Produksi Padi Melimpah
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 wib

Bupati Diberi Kehormatan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:30 wib

Dukungan Pemilu Damai Diapresiasi
Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:00 wib

Lima BUMD Terima Bantuan Pusat
Kamis, 18 Oktober 2018 - 18:30 wib
Chris Kanter Pimpin Indosat

Chris Kanter Pimpin Indosat
Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:35 wib
Langsung Temui Dirjen di Jakarta
Bupati Perjuangkan Pembangunan Jembatan ke Kementerian PUPR RI
Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:30 wib

Halep Bisa Absen di WTA Final
Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:00 wib
Subsidi BBM-Elpiji Membengkak

Subsidi BBM-Elpiji Membengkak
Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:54 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Ketua HHRMA Riau Periode 2018-2021 Dilantik

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:54 WIB

Nobar ’Negeri Dongeng’ Sambil Berdonasi untuk Palu dan Donggala
Wako Ajak Masyarakat Saksikan Laga Amal

Kamis, 18 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Ranjau Paku Sengaja Ditebar Malam Hari

Kamis, 18 Oktober 2018 - 10:34 WIB

Tertibkan PKL dan Reklame Setiap Hari

Kamis, 18 Oktober 2018 - 10:16 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us