Science Techno Park Belum Ada yang Level Utama
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 11:44 WIB > Dibaca 258 kali Print | Komentar
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Patdono Suwignyo mengatakan, pemerintah tahun ini telah melakukan pengembangan 100 kawasan science techno park (STP) di seluruh Indonesia salah satunya di Riau. Program ini masih belum mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah sehingga hanya sekitar 22 STP yang berkembang.

“Di Indonesia memang belum ada STP yang memiliki level utama. Baru sampai  level muda, sementara STP di luar negeri contohnya di Swedia, Iran dan Cina yang sudah berada di level utama,” ungkap Patdono, usai membuka workshop science techno park yang dilaksanakan  

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di Pekanbaru, Kamis (9/8) .

Lanjut Patdono, pengembangan STP di Indonesia banyak mengalami persoalan seperti keterbatasan area, pajak yang terlalu besar, modal yang terbatas serta minimnya dukungan pemerintah daerah. Menanggapi persoalan ini, dirinya menyarankan kerja sama antara pihak pemerintah dan pelaku usaha dan perguruan tinggi sehingga pengembangan STP bisa berjalan sesuai harapan.

“Dari 100 STP yang kami bangun, hanya 22 STP yang berkembang. Produk yang dihasilkan, kebanyakan masih bergerak di bidang pangan dan peralatan pertanian. Mereka masih belum stabil, karena banyaknya permasalahan yang dihadapi,’’ ujarnya.

Dimana, poduk STP yang dihasilkan masih berskala UKM menengah ke bawah bukan berskala besar seperti STP luar negeri pada umumnya. ‘Kami akan terus berusaha sekuat tenaga, untuk terus mencarikan investor dan membangun sinergitas dengan pemerintah demi pengembangan kawasan STP ke depan,” terangnya.

Sementara itu ketua panitia, Dr Lukito mengatakan workshop ini diikuti sekitar 80 orang. Peserta berasal dari perguruan tinggi, pemerintah dan pelaku industri. Dalam kegiatan yang berlangsung satu hari ini menghadirkan empat pembicara luar negeri yakni dari Australia Mr Bruce Eric Edwin Riseley, dari Thailand Mr Sanat Wong Hawethong, dari Jepang Mr Nobuya Pukugawa dan China Zhigang Zhang.(ilo)


KOMENTAR
Berita Update

Peringati HUT Riau dan RI
Senin, 20 Agustus 2018 - 17:01 wib
Pengedar Sabu di Bangun Jaya Ditangkap

Pengedar Sabu di Bangun Jaya Ditangkap
Senin, 20 Agustus 2018 - 17:00 wib

SMAN 4 Pekanbaru Salurkan Bantuan Bencana Gempa Lombok
Senin, 20 Agustus 2018 - 16:49 wib

Al Izhar School Peringati HUT RI
Senin, 20 Agustus 2018 - 16:03 wib

Riau Ikut “Berjuang” di Asian Games
Senin, 20 Agustus 2018 - 16:00 wib
Lombok Gempa Lagi, 1 Orang Meninggal

Lombok Gempa Lagi, 1 Orang Meninggal
Senin, 20 Agustus 2018 - 15:46 wib
Kinerja Wilayah Pekanbaru Lampaui Target
Bazar Murah BFI Finance Meriah
Senin, 20 Agustus 2018 - 15:35 wib
Hari ini, Brigjen Widodo Eko Resmi Jabat Kapolda Riau

Hari ini, Brigjen Widodo Eko Resmi Jabat Kapolda Riau
Senin, 20 Agustus 2018 - 15:30 wib
Mencapai 140 Hotspot di Riau

Mencapai 140 Hotspot di Riau
Senin, 20 Agustus 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
SMAN 4 Pekanbaru Salurkan Bantuan Bencana Gempa Lombok

Senin, 20 Agustus 2018 - 16:49 WIB

Al Izhar School Peringati HUT RI

Senin, 20 Agustus 2018 - 16:03 WIB

Bestprofit Futures Pekanbaru Gelar Donor Darah

Senin, 20 Agustus 2018 - 16:02 WIB

Go-Jek Belum Beri Jawaban

Senin, 20 Agustus 2018 - 11:34 WIB

Pemko Bayar Utang Rp156 M

Senin, 20 Agustus 2018 - 11:18 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us