Perjuangan Belum Selesai
Jumat, 10 Agustus 2018 - 17:40 WIB > Dibaca 447 kali Print | Komentar
Perjuangan Belum Selesai
SELEBRASI: Penyerang Timnas U-16 Amirudin Bagus Kahfi melakukan selebrasi usai mencetak gol kemenangan saat melawan Malaysia pada semifinal Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (9/8/2018). (DIPTA WAHYU/JPG)
Berita Terkait



SIDOARJO (RIAUPOS.CO) – Balas dendam kepada Malaysia telah tercapai. Timnas U-16 Indonesia menyingkirkan Malaysia dalam semifinal Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, malam tadi. Namun, perjuangan belum selesai. Sebab, masih ada final melawan Thailand di depan mata kita.

Tidak mudah bagi Indonesia U-16 untuk membalaskan dendam Indonesia U-19 yang kalah dalam final pada Piala AFF U-19 2018 lalu di stadion yang sama bulan lalu. Bahkan, tim asuhan Fachri Husaini itu sempat kesulitan mengatasi Malaysia yang bermain tertutup.

Timnas U-16 sejatinya menguasai permainan. Bola lebih sering di kaki mereka. Serangan juga lebih banyak. Hanya, trio lini depan tuan rumah, Amiruddin Bagas Kahfi, M Supriadi, dan Fajar Fathur Rachman tetap kesulitan menjebol gawang Malaysia.

”Ini laga yang cukup ketat dan berat untuk kami. Pertahanan mereka sangat kuat kami kesulitan membongkar,” ucap Fachri Husaini.

”Kami coba bongkar dari sayap, itu cukup efektif, tapi lagi-lagi antisipasi mereka pada bola crossing sangat bagus,” imbuh pelatih asal Aceh itu.

Imbang di babak pertama, Fachri mencoba mengubah situasi. Pelatih berusia 53 tahun itu memasukan Hamsah Lestaluhu dan menarik Andre Oktaviansyah pada menit 67. Menambah gelandang dengan tipikal menyerang cukup efektif membawa perubahan.

Lini depan Indonesia semakin garang. Hingga pada menit ke-70 M Supriadi dijatuhkan kiper Malaysia Abdul Alim Al Amri Ali di kotak penalti. Bagus yang menjadi algojo sukses memanfaatkan tendangan 12 pas itu.

Kemenangan ini juga menjadi pertama kalinya bagi Timnas U-16 atas Malaysia. Sebelumnya, dalam enam laga terakhir Indonesia selalu gagal menumbangkan Malaysia. Indonesia empat kali kalah, dan dua kali imbang. Kekalahan terkahir terjadi saat laga uji tanding di Johor, Malaysia. Indonesia tunduk 4-3. ”Akhirnya doa kami dari pemain, pelatih, dan seluruh rakyat Indonesia selama ini akhirnya dikabulkan oleh Tuhan,” ungkap Fachri sembari melempar senyum.

Di sisi lain, pelatih Malaysia Raja Azlan Shah Raja So’ib mengakui keunggulan Indonesia. Bermain bertahan dan terus menerima serangan, diakui pelatih asli Malaysia itu anak asuhnya mengalami kelelahan.

”Pemain sudah tunjukan semnagat juang yang tinggi. Gol yang terjadi juga akibat kesalahan komunikasi antara kiper dan pemain belakang,” ungkapnya.

Di Piala AFF U-16, selain juara bertahan Vietnam yang gagal melaju ke semifinal, Thailand merupakan tim dengan tradisi paling kuat. Mereka tiga kali juara pada 2007, 2011, dan 2015. Mereka juga dua kali menjadi runner-up pada 2005 dan 2017. Sedangkan Indonesia baru sekali mencapai final pada 2013 dan kalah oleh Malaysia melalui adu penalti 2-3.(nia/gil/ham/jpg)

KOMENTAR
Berita Update

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

RAPBD 2019, Diproyeksi Rp1,3 T
Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:00 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina
Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:32 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib

Imunisasi MR Diperpanjang Hingga Bulan Oktober
Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:00 wib

Bupati Ingin Penyediaan Air Bersih Setiap Desa Maksimal
Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:30 wib
Perjuangkan Kader Jadi Wakil Rakyat
FSPTI Riau Gelar Rapimda
Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:26 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Masyarakat Tak Dipungut Biaya

Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:30 WIB

Marcus/Kevin Tembus Perempatfinal

Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:00 WIB

Terancam Hukuman karena Hina Wartawan

Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Ajang Bangun Chemestry dan Matangkan Persiapan

Kamis, 18 Oktober 2018 - 15:50 WIB

Kapten Resmi Berlabuh ke Semen Padang

Kamis, 18 Oktober 2018 - 14:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us