Najib Dijerat Tiga Dakwaan
Jumat, 10 Agustus 2018 - 18:02 WIB > Dibaca 533 kali Print | Komentar
KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) - Tiga dakwaan baru. Kamis (8/8) Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur membacakan dakwaan-dakwaan terkait pencucian uang itu di hadapan Najib Razak. Total, mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia tersebut mengantongi tujuh dakwaan. Semua berkaitan dengan aliran dana ilegal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Selama sidang berlangsung, politikus 65 tahun itu lebih sering diam. Demikian juga saat datang dan meninggalkan gedung pengadilan yang terletak di jantung Kuala Lumpur tersebut. ”Hidup Najib!” seru para pendukung Najib saat mantan Ketua Umum Partai UMNO tersebut melewati deretan jurnalis.

Kemarin sekitar 20 pendukung setia memberikan support moral kepada Najib. Namun, mereka tidak masuk ruang sidang. Yang boleh masuk hanya dua anak Najib, Norashman dan Nooryana, serta menantu Najib, Daniyar Kessikbayev. Rosmah Mansor, istri Najib, tidak ikut menemani. Sebelumnya, dalam sidang perdana Juli, Rosmah mendampingi sang suami tercinta.

Jaksa mendakwa Najib bersalah karena menerima aliran dana ilegal dari SRC International sebesar RM 42 juta atau Rp 148,9 miliar. Uang itu ditransfer tiga kali lewat AmIslamic Bank. Dalam dakwaan, tertulis kantor bank tersebut terletak di Jalan Raja Chulan, Kuala Lumpur.

Tiga kali transfer itu terjadi pada 2014–2015. Yakni, dua kali pada 2014 dan sekali pada 2015. Kemarin jaksa langsung menjerat Najib dengan pasal pencucian uang. Namun, seperti dalam sidang sebelumnya, Najib menampik dakwaan-dakwaan tersebut. Dia mengaku tidak bersalah.  ”Pada saat kejadian, SRC International bukan lagi bagian dari 1MDB. Jadi, itu tidak ada hubungannya dengan 1MDB,” ujar Muhammad Shafee Abdullah, pengacara Najib, di hadapan para pekerja media sebagaimana dikutip Reuters.

Jika peradilan berjalan sesuai prosedur, Shafee yakin kliennya bakal bebas. Namun, seperti Najib, dia pun yakin dakwaan-dakwaan itu sarat muatan politik.  SRC International digagas pada 2011 sebagai salah satu unit 1MDB. Tugasnya adalah menggalang investasi asing di bidang sumber daya energi. Pada 2012 SRC International dikelola langsung oleh Kementerian Keuangan. Kala itu, selain jadi PM, Najib menjabat menteri keuangan. Pasca pembacaan dakwaan, Najib tidak ditangkap. Apalagi ditahan. Statusnya adalah terdakwa yang bebas dengan jaminan. Tidak ada perintah dari pengadilan bagi Najib untuk membayar uang jaminan lagi. Pada dakwaan sebelumnya, Najib sudah membayar uang jaminan RM 1 juta atau setara Rp 3,5 miliar.

Di tempat terpisah, hakim Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur Mohamad Nazlan Mohn Ghazali mengatakan bahwa proses pengadilan terhadap Najib baru diumumkan Jumat (10/8). Dalam kesempatan itu, pengadilan juga menyosialisasikan aturan bungkam.(sha/c10/hep/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Pengrusakan Atribut Partai di Pekanbaru
Tim Kampenye KIK Serahkan Sepenuhnya ke Kepolisian
Rabu, 18 Desember 2018 - 17:31 wib

Bupati Imbau Perusahaan Peduli Korban Banjir
Rabu, 18 Desember 2018 - 15:30 wib
Sidang Dugaan Korupsi Alkes RSUD AA (video)

Sidang Dugaan Korupsi Alkes RSUD AA (video)
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:30 wib
Diskes Temukan 68 Kasus  Penyakit Serang Warga

Diskes Temukan 68 Kasus Penyakit Serang Warga
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:30 wib

Kecelakaan Maut di Pertambangan Cina Dianggap Lumrah
Rabu, 18 Desember 2018 - 14:00 wib
PBB dan Palestina Minta Bantuan Kemanusiaan

PBB dan Palestina Minta Bantuan Kemanusiaan
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:44 wib
Jalan Lintas Timur Diberlakukan Buka Tutup
Jembatan Barangan Ambruk
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:37 wib

PT Asuransi Astra Buana Terkesan Dukungan Riau Pos
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelantikan DPC LVRI Siak
Syamsuar Ingatkan Efek Negatif Globalisasi
Rabu, 18 Desember 2018 - 13:30 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Kecelakaan Maut di Pertambangan Cina Dianggap Lumrah

Selasa, 18 Desember 2018 - 14:00 WIB

Protes Pajak BBM Prancis Ditunggangi Kelompok Radikal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 16:08 WIB

Dokter Ancam Hentikan Operasi Jika Pasien Tak Bayar 2.230 Dolar AS
Pesawat Trump Tak Semewah Pesawat Kepresidenan Meksiko

Rabu, 05 Desember 2018 - 16:47 WIB

Skandal 1MDB Akan Masuk dalam Pelajaran Sejarah Malaysia
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini