Kerja Sama Medis Terancam Buyar
Jumat, 10 Agustus 2018 - 19:01 WIB > Dibaca 497 kali Print | Komentar
Berita Terkait

Nama Tidak Terdaftar, Korban Tragedi Crane Ini Tak Dapat Santunan



RIYADH (RIAUPOS.CO) - Arab Saudi tak berencana berbaikan dengan Kanada dalam waktu dekat. Negeri Petrodolar itu justru menambah ketegangan. Rencananya, mereka menarik semua warganya yang tengah berobat di Kanada. Saudi juga mulai menghentikan pengiriman pasien ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan di sana.

’’Pemerintah tengah berkoordinasi untuk memindahkan semua pasien Saudi dari rumah sakit Kanada,’’ demikian bunyi pernyataan tertulis pemerintah sebagaimana diberitakan kantor berita Saudi SPA.

Tidak diketahui dengan pasti berapa jumlah pasien Saudi di Kanada. Baik itu yang membayar biaya pengobatan sendiri maupun yang dibiayai pemerintah. Tidak dijelaskan pula apakah para pasien itu akan dirujuk ke rumah sakit di negara lain ataukah dibawa pulang.

Apa yang dilakukan Saudi saat ini mengingatkan perseteruan mereka dengan Qatar. Negara yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud tersebut juga menarik semua warganya dari Qatar. Saudi juga menghentikan investasi serta memblokade negara itu dari darat, laut, dan udara. Hal serupa, sepertinya, hendak diterapkan pula bagi Kanada.

Kanada tentu tak tinggal diam. Pemerintahan PM Justin Trudeau tersebut meminta tolong kepada Uni Emirat Arab (UEA) dan Inggris untuk membujuk Saudi. Tujuannya, tentu saja agar ketegangan dua negara berkurang. Konflik yang berlangsung selama beberapa hari ini memang berimbas luar biasa pada perekonomian Kanada.

Ketegangan dua negara dipicu desakan Kanada terhadap Saudi untuk membebaskan Samar Badawi. Aktivis perempuan itu ditangkap pada akhir Juli dan ditahan sampai sekarang. Kanada yang memberikan suaka untuk adik ipar Samar pun berusaha membebaskan perempuan 37 tahun tersebut. Apalagi, selama ini hubungan Samar dan pemerintahan Trudeau pun baik. Di luar dugaan, permintaan Kanada itu malah bikin Saudi berang dan memutuskan hubungan.(sha/c22/hep/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta
Jangan Percaya Oknum Mengaku Pegawai Bapenda
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta
Kamis, 13 Desember 2018 - 11:00 wib
Integritas Halal Science and Technology
Univrab Gelar Senastek 2018
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:52 wib
Jadi Pilot Project Program SKS

Jadi Pilot Project Program SKS
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:45 wib
Polsek Limapuluh Akan Musnahkan Sabu dan Ekstasi

Polsek Limapuluh Akan Musnahkan Sabu dan Ekstasi
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:35 wib
Lima Tiang Reklame Dipotong

Lima Tiang Reklame Dipotong
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:25 wib
Pemko Harus Proaktif
Terkait Master Plan Banjir
Pemko Harus Proaktif
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:45 wib
DPP Akan Tertibkan Timbangan Pedagang

DPP Akan Tertibkan Timbangan Pedagang
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:35 wib

Jalan Pekan Heran-Mumpa Putus
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:29 wib
Lihat Motor Pacar yang Dicuri, Langsung Ditabrak

Lihat Motor Pacar yang Dicuri, Langsung Ditabrak
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:25 wib
Penahanan Diperpanjang 40 Hari
Oknum Lurah Terkena OTT
Penahanan Diperpanjang 40 Hari
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Protes Pajak BBM Prancis Ditunggangi Kelompok Radikal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 16:08 WIB

Dokter Ancam Hentikan Operasi Jika Pasien Tak Bayar 2.230 Dolar AS
Pesawat Trump Tak Semewah Pesawat Kepresidenan Meksiko

Rabu, 05 Desember 2018 - 16:47 WIB

Skandal 1MDB Akan Masuk dalam Pelajaran Sejarah Malaysia
110 Pemerkosaan Terjadi di Afrika Selatan Setiap Hari

Senin, 03 Desember 2018 - 14:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us