Sudah 4 Kali Panen Sayur, KRPL Makin Dilirik
Jumat, 10 Agustus 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 653 kali Print | Komentar
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) makin dilirik masyarakat Kepulauan Meranti. Apalagi program yang difokuskan untuk merangsang warga agar menanam sayur di pekarangan rumah tersebut sudah mulai terlihat jelas hasilnya.


Seperti yang dilakukan oleh 30 ibu-ibu kelompok Flamboyan di Desa Gotik, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Di desa petani tersebut bahkan anggota kelompok sudah memanen sayur setidaknya empat kali berturut.


Hal ini diungkapkan Ketua Kelompok Flamboyan, Siswati disela-sela panen sayur, Kamis (9/8) kemarin. Bahkan tidak hanya sayuran, kelompok tersebut juga sudah membuat peternakan ayam kampung di lokasi tersebut.


“Ini kali keempat kami panen sayur. Hari ini panen, besok pagi gotong royong lagu untuk membersihkan lahan dan menanam sayuran. Sayur yang dipanen langsung ada yang membelinya,” ujar Siswati.


Saat panen kemarin, mereka langsung dijumpai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Riau, Darmansyah yang ditempati Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) Kepulauan Meranti, Jaka Insita.


Bahkan Darmansyah mengaku takjub dengan hasil yang ditunjukkan kelompok tersebut. Sehingga ia meminta program tersebut terus dikembangkan dan ditularkan ke warga lainnya. Dengan begitu kebutuhan akan sayur sudaha tercukupi bahkan bisa menjadi tambahnya penghasilan.


“Kalau di Jawa, IRT disana bisa mendapat Rp1 juta perbulan dari menanam sayur di pekarangan rumah. Kalau disini tentu bisa lebih lagi karena harga sayur lebih mahal. Dan hasil penjualan ini dibelikan bibit lagi agar tidak terputus,” ujarnya.


Ditambahkan Darmansyah, program KRPL di Desa Gogok merupakan salah satu dari 62 KRPL di Riau yang sangat berhasil. Sehingga berikutnya diharapkan bisa berkembang lebih baik lagi. Iapun meminta agar DKPTPP Kepulauan Meranti bisa mencarikan pasar untuk tanaman organik tersebut.


Kepala DKPTPP Kepulauan Meranti, Jaka Insita mengaku jika program KRPL di Meranti ada 6 kelompok. Menurut pemasaran di Meranti tidak sulit karena pangsa pasar cukup besar.(luk)


“Kalau tempat pemasaran terbuka luas. Untuk skala mikro, di Selatpanjang sangat menjanjikan sehingga mudah memasarkannya. Apalagi ini sayur organik yang hanya memakai pupuk kandang,” jelasnya.(luk)

KOMENTAR
Berita Update
Cinemaxx Living World Hadirkan Dua Gold Studio

Cinemaxx Living World Hadirkan Dua Gold Studio
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:32 wib

Syahroni Juarai AHM Skill Contest 2018
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:23 wib
Stok Epliji 3 Kg
Di Pangkalan Kosong, Pengecer Jual Rp 45 Ribu
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:02 wib
Donor Darah Karyawan Chevron di Tahun 2018
Sumbang 1.000 Kantong Darah
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:01 wib

Electronic City Berikan Penawaran Spesial
Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:42 wib

Formappi Sebut Pengelolaan Parpol Amburadul
Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:42 wib
Untuk Bapenda Riau
BRK Serahkan 4 Unit Mobil Samsat Keliling
Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:38 wib

Sudah 741 Kendaraan Terjaring Razia Pajak
Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:36 wib
Dua Kubu Sepakat Anggaran Saksi  Ditanggung APBN

Dua Kubu Sepakat Anggaran Saksi Ditanggung APBN
Jumat, 19 Oktober 2018 - 10:31 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Warga Koto Tuo Baserah Berharap Produksi Padi Melimpah

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Dipanen 12 Hektare Cabai Merah di Bunga Raya

Rabu, 10 Oktober 2018 - 16:20 WIB

Bantu Pemadaman Api

Rabu, 10 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Harus Serius Kembangkan Sektor Pertanian

Selasa, 09 Oktober 2018 - 19:00 WIB

Pengelolaan Limbah Cair PKS RSI Jadi Pilot Project

Selasa, 09 Oktober 2018 - 17:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us