Korupsi Sertifikat Ditangkap
Jumat, 10 Agustus 2018 - 15:30 WIB > Dibaca 544 kali Print | Komentar
Korupsi Sertifikat Ditangkap
TERSANGKA KORUPSI: Tersangka korupsi sertifikat Koperasi Siampo Pelangi, As (kanan) diamankan Kejari Kuansing, Rabu (8/8/2018).
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Kuantan Singingi terus melanjutkan penindakan dugaan korupsi penyimpangan pada pelaksanaan dana bantuan pembuatan sertifikat tanah KKPA dari PTPN V Pekanbaru kepada Koperasi Siampo Pelangi di Kecamatan Cerenti tahun 2010 lalu.


Satu lagi tersangka korupsi kasus tersebut yang ditangkap. Dia adalah As. Berstatus sebagai Manager Kebun Koperasi Siampo Pelangi. Ia diamankan, di kediamannya, Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Rabu (8/8), setelah melakukan pelarian yang cukup lama.


Kasi Intelijen Kejari Kuansing, Revendra SH yang langsung memimpin penangkapan As tersebut bersama dua jaksa fungsional, Priandi Firdaus dan Sunadi. Juga turut dibantu sejumlah personel Polres Kuansing.


Menurut Kajari Kuansing, Harri Wibowo SH MH melalui Kasi Intelijen Kejari Kuansing, Revendra, tersangka As ini disangka melanggar pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo pasal 18 UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


“As sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak tanggal 8 Agustus 2017. Saat penetapan, tersangka hilang dan langsung kami masukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelas Kasi Intel Revendra kepada wartawan, usai penangkapan kemarin.


“Setelah kita mengetahui keberadaannya, kita melakukan pengintaian terlebih dahulu, lalu langsung eksekusi. Dan kini  tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Kejari Kuansing guna proses hukum lebih lanjut. As sekarang kita titip di rutan,” jelasnya.


Tersangka As, kata Revendra, melanggar Pasal 2 ayat (1) jo pasal 3 jo pasal 18 UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20.2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan nilai kerugian Rp1,2 miliar,’’ ujarnya.(ksm)


(Laporan JUPRISON, Telukkuantan)
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Sabtu, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Sabtu, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Sabtu, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Sabtu, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Sabtu, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Sabtu, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Sabtu, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Sabtu, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Sabtu, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap

Jumat, 16 November 2018 - 16:15 WIB

Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Jumat, 16 November 2018 - 15:00 WIB

Pelatih Dayung Diduga Cabuli Dua Pelajar

Jumat, 16 November 2018 - 09:30 WIB

Sabhara Gagalkan Rencana Tawuran Sekelompok Pemuda

Kamis, 15 November 2018 - 16:00 WIB

BNNK Ringkus Pengedar Antar Provinsi

Kamis, 15 November 2018 - 15:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini