Buang Sampah Sembarangan
Selain Sanksi, Carikan Solusi
Kamis, 09 Agustus 2018 - 10:01 WIB > Dibaca 487 kali Print | Komentar
Selain Sanksi, Carikan Solusi
Herwan Nasri
KOTA(RIAUPOS.CO) - Secara sikap dan ketegasan, Pemko Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Satpol PP dan Satgas menunjukkannya di lapangan. Di mana kebiasaan masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan diancam denda Rp2,5 juta.

Artinya, setiap warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan ditangkap  dan diperiksa, lalu diminta pertanggungjawabannya, dengan harapan tidak lagi membuang sampah sembarangan tempat.

“Intinya kami sangat setuju penerapan sanksi perda sampah ini. Dan berharap dengan sanksi itu kesadaran masyarakat ada hingga tidak lagi membuang sampah sembarangan, yang dampaknya dirasakan banyak orang,” kata anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Herwan Nasri kepada Riau Pos, Selasa (7/8). Hanya saja,   penerapan sanksi Perda itu tidak diiringi dengan solusi. Solusi yang dimaksud adalah, disiapkan tempat pembuangan sampah (TPS) sementara di setiap kecamatan  atau minimal satu kelurahan ada satu TPS.

“Ini seharusnya dibuat, minimal satu kelurahan satu TPS. Jadi, mestinya juga sebelum sanksi diterapkan sarana dan prasarana harus disiapkan dulu. Ini akan lebih baik penerapan dan penegakan perdanya,” ungkapnya.

Masalah sarana dan prasarana ini, disebutkan Herwan, menjadi catatan khusus bagi pemko. “Jadi ketika dilarang  dan warga bertanya di mana buang sampah yang benar, petugas tinggal menunjuk tempat yang sudah disiapkan,” tuturnya.

Sekarang yang terjadi, kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan bersih masih kurang. Padahal dampak dari membuang sampah sembarangan itu sangat membahayakan, penyumbatan drainase dan banjir. “Karena TPS-nya tak ada, maka ditumpuk di tepi jalan. Ditambah lagi, petugas lambat mengangkutnya. Bahkan ada yang sampai 2-3 hari seperti di Jalan Duyung. Jadi ini harus bersamaan, sesuai dengan petunjuk perda. Karena perda dibuat seperti itu ada kewajiban menyiapkan sarana dan prasarananya,” terangnya lagi.

Yang menjadi persoalan sekarang , apakah sosialisasi perda sampah itu sudah maksimal dilakukan pemko maupun tim? Ini juga diminta agar terus dilakukan. Meski sejak awal Agustus sudah mulai diterapkan larangan itu.(gus)


KOMENTAR
Berita Update

AHY Temui UAS di Pekanbaru
Senin, 17 Desember 2018 - 15:17 wib

149 Peserta Ikut Ujian Profesi Advokat
Senin, 17 Desember 2018 - 15:09 wib
Bupati Pimpin Doa Pemberian Gelar Adat Presiden

Bupati Pimpin Doa Pemberian Gelar Adat Presiden
Senin, 17 Desember 2018 - 15:00 wib

Penyeludup Paruh Burung Rangkong Ditangkap
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib
MTQ Tingkat Provinsi Riau
9 Qori Melaju ke Final
MTQ Tingkat Provinsi Riau
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib

Dorong Wisata Olahraga Jadi Iven Tahunan
Senin, 17 Desember 2018 - 14:00 wib
Pelti Siak Agendakan Open Turnamen Tingkat Provinsi
Petenis Bengkalis dan Siak Berbagi Medali
Senin, 17 Desember 2018 - 13:45 wib

Syamsuar Tepuk Tepung Tawar Jokowi
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelaku PETI Garap Lokasi Baru

Pelaku PETI Garap Lokasi Baru
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
AHY Temui UAS di Pekanbaru

Senin, 17 Desember 2018 - 15:17 WIB

149 Peserta Ikut Ujian Profesi Advokat

Senin, 17 Desember 2018 - 15:09 WIB

Mahasiswa STIKes Hang Tuah Juara I Pemilihan Duta BPOM

Senin, 17 Desember 2018 - 13:02 WIB

DPRD: Jangan Ada Negosiasi Denda

Senin, 17 Desember 2018 - 11:30 WIB

MAN 2 Jadi Rujukan Nasional PPDB

Senin, 17 Desember 2018 - 11:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us