Besar Potensi Korban Tenggelam di Riau

Riau | Rabu, 08 Agustus 2018 - 14:30 WIB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Selain bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bencana orang tenggelam juga memiliki potensi yang besar di Riau. Sebab, selain Riau memiliki wilayah laut, juga terdapat sejumlah sungai besar.
  

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru Gede Darmada, dalam rapat koordinasi SAR di Hotel Pangeran, Selasa (7/8) siang.
   

Kata Gede, tak sedikit warga yang menjadi korban tenggelam di Riau ini. Seperti di sungai-sungai yang ada di Riau, yakni Sungai Kampar, Siak dan Rokan. Ditambah lagi, saat ini tengah marak terjadinya kecelakaan kapal laut. Pihaknya perlu melakukan langkah pencegahan.
   

“Belakangan ini, mulai disibukkan dengan kecelakaan kapal. Atau bencana lainnya, seperti orang tenggelam. Fungsi kita untuk melakukan penyelamatan dan pencarian korban,” kata Gede.
  

Saat ini kata dia, cuaca laut mengalami perubahan. Angin badai dan gelombang tinggi sering terjadi. “Luasnya laut dan perubahan cuaca membuat potensi orang tenggelam itu besar. Maka kita harus hadir di sini,” kata dia.
  

Hanya saja, dia mengakui bahwa personelnya belum mampu menangani persoalan ini dengan maksimal. Oleh karena itu, perlu ditingkatkan kemampuan personelnya. Itu dilakukan dengan pelatihan SAR, yang dilaksanakan di Danau Buatan, Pekanbaru.
  

Tak hanya itu, untuk memaksimalkan penanganan dan penyelamatan korban bencana kata Gede, pihaknya juga menggandeng sejumlah lembaga.(dal) Baik itu lembaga pemerintahan, maupun lembaga nonpemerintahan.
  

“Kita ajak relawan lainnya. Seperti TNI, Polri, Dishub, dan relawan-relawan lainnya. Kami tetap selalu bekerja sama dengan relawan,” sebutnya.
  

Dia menyebut, potensi bencana yang membahayakan manusia, yakni karhutla. “Tren ancaman korban akibat bencana di Riau ini, adalah karhutla dan orang tenggelam. Kalau gempa bumi aman. Kita tidak dilewati lempeng,” sebut Gede. “Kalau dari angin badai, tidak begitu. Masih aman,” sambungnya.(dal)




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook