Penolakan Penurunan Bonus Para Driver Go-Car
Bertahan Mogok Makan
Rabu, 08 Agustus 2018 - 12:40 WIB > Dibaca 685 kali Print | Komentar
Bertahan Mogok Makan
MOGOK MAKAN: Don Marzal (52), seorang driver Go-Car yang melakukan aksi mogok makan di depan kantor Go-Jek Indonesia di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Selasa (7/8/2018). MHD AKHWAN/RIAUPOS
KOTA (RIAUPOS.CO) - Aksi penolakan penurunan bonus para driver Go-Car Pekanbaru masih terus berlanjut hingga Selasa (7/8) petang. Bahkan, salah seorang driver yang bernama Don Marzal (52), masih bertahan mogok makan hingga tuntutan mereka dikabulkan.

Lanjutan aksi penolakan itu juga terlihat dari masih berkumpulnya para driver Go-Car di kantor perwakilan Go-Jek Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, di Kompleks Perkantoran Sudirman Square. Puluhan mobil yang biasanya digunakan driver, diparkirkan di jalan itu.

Ribuan driver Go-Car Pekanbaru juga memilih untuk off bid atau mogok beroperasi. “Sampai sekarang kami masih off bid. Pihak Go-Jek Indonesia belum ada keputusan. Tuntutan kami sampai detik ini belum dikabulkan,” kata Danni, seorang driver Go-Car, Selasa (7/8) petang.

Para driver, kata Danni, sedang menyusun langkah berikutnya. “Ini kami lagi pertemuan. Mungkin kami besok (hari ini, red) lakukan aksi di DPRD,” ujarnya.

Aksi penolakan juga dilakukan Don Marzal dengan cara mogok makan. Aksi ini sudah dilakukannya sejak Senin (6/8). Kemarin, Don Marzal sudah tampak lesu. Dia juga tak banyak bicara. Ia duduk dengan beralaskan selembar tikar di teras kantor Go-Jek Pekanbaru.

“Saya sejak pukul 06.00 WIB kemarin (Senin, red) saya tak makan,” kata Don Marzal.

Artinya, sudah 30 jam lebih Don tak makan. Ia hanya meneguk air putih.

Aksi itu dia lakukan bukan tanpa alasan. Ayah, panggilan akrab Don, memilih mogok makan sebagai bentuk protesnya atas kebijakan PT Go-Jek Indonesia yang menurunkan bonus atau insentif.

“Saya sampaikan ke anak, kalau papa tak lakukan ini, mobil kita ditarik,” ujarnya.

Memang, saat ini Don masih jalani kredit mobil Honda Brio miliknya.

Untuk menyicil kredit mobilnya, Ayah hanya mengandalkan penghasilan sebagai sopir Go-Car. Istrinya tak kerja. “Kredit baru jalan delapan bulan. Kalau bonus ini diturunkan, mau bayar pakai apa cicilan mobil,” sebut dia.


KOMENTAR
Berita Update
Serahkan Data Replanting Kebun Sawit Petani
Bupati Beri Waktu Camat Sepekan
Selasa, 11 Desember 2018 - 16:30 wib

Bupati Lepas Kafilah ke MTQ Provinsi Riau
Selasa, 11 Desember 2018 - 16:00 wib

Polres Musnahkan Barang Bukti Sabu
Selasa, 11 Desember 2018 - 15:30 wib
Sandiaga Uno Dapat Sumbangan Dana Kampanye

Sandiaga Uno Dapat Sumbangan Dana Kampanye
Selasa, 11 Desember 2018 - 15:17 wib

Aras Mulyadi Kembali Pimpin Unri
Selasa, 11 Desember 2018 - 14:49 wib
Kalau Ada Pemilih Ganda, Mendagri Siap Dipecat

Kalau Ada Pemilih Ganda, Mendagri Siap Dipecat
Selasa, 11 Desember 2018 - 14:46 wib
BEM UIR Demo Desak Stabilitas Harga

BEM UIR Demo Desak Stabilitas Harga
Selasa, 11 Desember 2018 - 14:42 wib

Ular dan Warga Sama-sama Selamatkan Diri dari Banjir
Selasa, 11 Desember 2018 - 13:55 wib
Logistik Mulai Didistribusikan
Pemkab Kampar Tetapkan Tanggap Darurat Banjir
Selasa, 11 Desember 2018 - 13:36 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
BEM UIR Demo Desak Stabilitas Harga

Selasa, 11 Desember 2018 - 14:42 WIB

Disdik Izinkan Tambah Guru Honor Komite

Selasa, 11 Desember 2018 - 11:00 WIB

MTQ Provinsi Riau Dilaksanakan di 8 Lokasi

Selasa, 11 Desember 2018 - 10:17 WIB

Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk

Selasa, 11 Desember 2018 - 09:25 WIB

Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM

Selasa, 11 Desember 2018 - 09:06 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us