Setelah Dapat Nomor Induk Berusaha
Permudah Izin Lain bagi Investor
Selasa, 07 Agustus 2018 - 10:25 WIB > Dibaca 276 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemerintah akan mempertimbangkan untuk mempertajam kebijakan perizinan online terpadu atau online single submission (OSS). Tujuannya, calon investor bisa lebih tertarik mengurus izin operasional dan komersial setelah mendapatkan nomor induk berusaha (NIB). Hingga 19 Juli 2018, ada 248 nomor induk berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui OSS.

Namun, hanya sedikit calon investor yang melanjutkan pengurusan izin operasional dan komersial setelah memperoleh NIB. Padahal, angka capaian NIB belum mencerminkan minat investasi yang sesungguhnya. NIB juga tidak menjamin negara bakal menerima dana investasi dari calon investor.

’’Banyak yang berminat ikut OSS. Tapi, mereka hanya punya NIB dulu. Izin-izin yang lain kapan mengurusnya, enggak tahu, yang penting sementara sudah punya izin berusaha,’’ tutur Menko Perekonomian Darmin Nasution akhir pekan lalu. 

Karena itu, pemerintah ingin mendorong calon investor serius mengurus izin secara lengkap. Menurut Darmin, pemerintah sudah berusaha memudahkan calon investor dengan membuat OSS yang akan dilimpahkan kepada Badan Koordinasi Penanaman Mo­dal (BKPM). Namun, tampaknya masyarakat masih berjaga-jaga dan merasa cukup memiliki NIB saja. 

Padahal, jika NIB dilanjutkan dengan pengurusan izin-izin lain, pemerintah menjamin masyarakat tidak bakal kerepotan. ’’Tugas pemerintah itu kan hanya memudahkan, bukan berusaha. Nah, kami sudah memudahkan itu. Ya sebaiknya digunakan dengan serius,’’ katanya.

OSS menjadi salah satu poin dari Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XVI dan tercantum dalam Perpres Nomor 91 Tahun 2017. Saat ini pemerintah memang mendorong investasi agar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi.

Darmin mengungkapkan, potensi pertumbuhan investasi di Indonesia sangat besar. Jika digarap dengan baik dan prosedur birokrasinya dipermudah, investasi akan sama pentingnya seperti konsumsi rumah tangga yang selama ini memberikan kontribusi terbesar pada pertumbuhan ekonomi.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan P  Roeslani menyebutkan, Indonesia menempati urutan ke-73 dalam peringkat kemudahan berusaha (ease of doing business/EoDB). Di sisi lain, pemerintah ingin peringkat tersebut naik menjadi peringkat ke-40. 

’’Artinya, kemudahan ber­usaha sudah dilakukan pemerintah. Cuma, dalam praktiknya mungkin ada yang kurang tersosialisasikan. Sejauh ini pengusaha pada dasarnya menyambut baik kemudahan-kemudahan yang diberikan,’’ ujarnya.

Dia menyatakan, pengusaha sejalan dengan pemerintah yang ingin menjadikan investasi sebagai penyokong pertumbuhan ekonomi. Sebab, konsumsi rumah tangga sangat rentan dengan daya beli dan inflasi. 

Investasi lebih ril menopang ekonomi karena mampu menyerap tenaga kerja dan mencerminkan ketahanan ekonomi yang sebenarnya. ’’Kami setuju bahwa investasi harus ditingkatkan. Perizinan pasti perlu proses dan pengusaha mungkin juga masih berhitung mengenai rencana investasinya,’’ ungkapnya.(rin/c14/fal/das)
KOMENTAR
Berita Update

AHY Temui UAS di Pekanbaru
Senin, 17 Desember 2018 - 15:17 wib

149 Peserta Ikut Ujian Profesi Advokat
Senin, 17 Desember 2018 - 15:09 wib
Bupati Pimpin Doa Pemberian Gelar Adat Presiden

Bupati Pimpin Doa Pemberian Gelar Adat Presiden
Senin, 17 Desember 2018 - 15:00 wib

Penyeludup Paruh Burung Rangkong Ditangkap
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib
MTQ Tingkat Provinsi Riau
9 Qori Melaju ke Final
MTQ Tingkat Provinsi Riau
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib

Dorong Wisata Olahraga Jadi Iven Tahunan
Senin, 17 Desember 2018 - 14:00 wib
Pelti Siak Agendakan Open Turnamen Tingkat Provinsi
Petenis Bengkalis dan Siak Berbagi Medali
Senin, 17 Desember 2018 - 13:45 wib

Syamsuar Tepuk Tepung Tawar Jokowi
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelaku PETI Garap Lokasi Baru

Pelaku PETI Garap Lokasi Baru
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Pemkab Matangkan Rencana Geopark Natuna dari Unesco

Senin, 17 Desember 2018 - 14:08 WIB

Paket Menarik Akhir Tahun di Hotel FOX Harris

Senin, 17 Desember 2018 - 12:00 WIB

Rayakan Puncak HUT Ke-123 BRI

Senin, 17 Desember 2018 - 11:51 WIB

Harga Cabai dan Tomat Stabil

Senin, 17 Desember 2018 - 10:45 WIB

Bank Syariah Mandiri Sediakan Transaksi Hedging

Jumat, 14 Desember 2018 - 14:09 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us