Depan >> Berita >> Riau >>
Cegah Karhutla Sedini Mungkin
Senin, 06 Agustus 2018 - 18:39 WIB > Dibaca 554 kali Print | Komentar
RENGAT (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mulai berkurang. Kondisi ini diuntungkan oleh hujan yang terjadi pada Kamis (2/8) sekitar pukul 04.00 WIB.

Sementara, Karhutlah yang terjadi di Desa Penyaguhan Kecamatan Batang Gansal, sudah terjadi sejak dua pekan lalu. Selain itu, karhutla juga terjadi di Desa Pancur Kecamatan Batang Gansal sejak beberapa hari ini.

Dua lokasi ini menjadi perhatian khusus Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kabupaten Inhu. ‘’Sudah dua pekan ini, tim KPBD setiap hari turun ke Desa Penyaguhan dan beberapa hari ini fokus di Desa Pancur,’’ ujar R Agus Widodo.

Menurutnya, karhutla yang terjadi di Desa Penyaguhan merupakan lahan garapan warga untuk dijadikan perkebunan. Karhutla yang terjadi cukup lama akibat lahan tersebut merupakan lahan gambut.

Sehingga upaya pemadaman yang dilakukan tim KPBD cukup lama ditambah lagi sumber air yang cukup jauh. ‘’Kedalaman gambut di daerah itu diperkirakan mencapai lima meter,’’ sebutnya.

Upaya pemadaman ini juga dibantu oleh pihak Pemerintah Provinsi Riau. Di mana sejak empat hari terakhir ini terdapat empat helikopter melakukan water boming. Sehingga pemadaman dengan cara ini mempercepat berkurangnya titik api.

Sebelumnya, di Kecamatan Batang Cenaku juga sempat terpantau ada titik api. Pihak KPBD Inhu sulit menjangkau dan titik api bisa padam, setelah dilakukan pemadaman oleh beberapa unit helikopter. ‘’Titik api kalau dicari melalui darat cukup sulit, hanya melalui udara akan mudah terpantau,’’ tambahnya.

Pihaknya juga tidak dapat memastikan, apakah sinar matahari tidak terlihat akibat kabut asap. Karena bisa saja, hal itu disebabkan oleh cuaca mendung. Pihaknya berharap, wilayah Kabupaten Inhu hendaknya kembali diguyur hujan lebat dengan harapan titik api dapat padam total. ‘’Lokasi karhutla di Kecamatan Batang Gansal masih ada asap kecil terutama pada tunggul-tunggul kayu,’’ terangnya.(kas)
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Jumat, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Jumat, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Jumat, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Jumat, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Jumat, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Jumat, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Jumat, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Jumat, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Jumat, 16 November 2018 - 17:00 WIB

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD

Jumat, 16 November 2018 - 15:45 WIB

Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Jumat, 16 November 2018 - 15:30 WIB

50 Tim Ikuti  Serindit Boat Race

Jumat, 16 November 2018 - 15:15 WIB

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Jumat, 16 November 2018 - 14:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us