Terkait Peredaran Narkoba Dikendalikan Narapidana
Trik Pemutus Jaringan atau Memang Bocor
Kamis, 02 Agustus 2018 - 11:05 WIB > Dibaca 661 kali Print | Komentar
Trik Pemutus Jaringan atau Memang Bocor
Yulius Sahruza
Kota (RIAUPOS.CO) - Maraknya penangkapan peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan pil ekstasi yang melibatkan narapidana belakangan ini memang menjadi perhatian bagi sejumlah kalangan masyarakat.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru Yulius Sahruza mengatakan, bahwa pihaknya telah memastikan dan menindaklanjuti hal itu.

Dijelaskannya, dalam tangkapan aparat kepolisian yang melibatkan narapidana menurutnya terkadang adalah opini pelaku. Seperti tangkapan bandar narkoba di wilayah Siak belum lama ini yang disampaikan pihak berwajib kepadanya.

"Kami menerima informasi yang mengendalikan bernama Osin seorang narapidana, namun setelah kami cari nama Osin itu tidak ada dijumpai," ujar Yulius Sahruza.

Ia juga menduga kebanyakan para pelaku atau bandar narkoba yang ditangkap aparat berwajib mengaku dikendalikan dari Lapas, itu hanyalah trik pemutus jaringan narkoba.

"Banyak yang seperti itu, kalau yang bersangkutan ada, kami akan memeriksanya dan akan kami geledah," ucapnya.

Ditegaskannya bahwa selama ini pihaknya juga turut serta dalam menangani penyalahgunaan narkoba. Bahkan pihaknya menangkap pelaku yang ingin melakukan penyeludupan ke dalam Lapas.

Ia juga tak menampiknya, memang terkadang bandar narkoba ada yang dikendalikan oleh narapidana dan dan ada juga pengalihan alibi oleh pelaku.

"Ada yang betul-betul dikendalikan dari dalam karena kelalaian kami terkait kebocoran HP. Namun saat ini pengawasan terus kami ketatkan," tegas Yulius Sahruza.

Seperti pemberitaan sebelumnya terkait tangkapan sabu seberat 87,42 gram yang dikendalikan napi, Sabtu (21/7) lalu.

Tersangka berinisial MN (24) warga Jalan Ronggowarsito, ia ditangkap Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Pekanbaru kerena melakukan pengedaran narkotika jenis sabu.

Dari pengungkapan tersebut petugas menyita satu paket besar sabu-sabu seberat 87,42 gram, 18 butir ekstasi serta satu unit mobil Honda Brio.

Sindikat pengedar narkoba itu diduga dikendalikan seorang tahanan yang kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pekanbaru. Dari keterangan tersangka, saat itu barang bukti tersebut diperoleh tersangka atas suruhan seorang tahanan Lapas Gobah, Pekanbaru.

Hingga pada saat ini, jajaran Polresta Pekanbaru masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk keterlibatan seorang tahanan yang diduga sebagai pengendali narkoba dari dalam lapas.(man)



KOMENTAR
Berita Update

AHY Temui UAS di Pekanbaru
Senin, 17 Desember 2018 - 15:17 wib

149 Peserta Ikut Ujian Profesi Advokat
Senin, 17 Desember 2018 - 15:09 wib
Bupati Pimpin Doa Pemberian Gelar Adat Presiden

Bupati Pimpin Doa Pemberian Gelar Adat Presiden
Senin, 17 Desember 2018 - 15:00 wib

Penyeludup Paruh Burung Rangkong Ditangkap
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib
MTQ Tingkat Provinsi Riau
9 Qori Melaju ke Final
MTQ Tingkat Provinsi Riau
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib

Dorong Wisata Olahraga Jadi Iven Tahunan
Senin, 17 Desember 2018 - 14:00 wib
Pelti Siak Agendakan Open Turnamen Tingkat Provinsi
Petenis Bengkalis dan Siak Berbagi Medali
Senin, 17 Desember 2018 - 13:45 wib

Syamsuar Tepuk Tepung Tawar Jokowi
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelaku PETI Garap Lokasi Baru

Pelaku PETI Garap Lokasi Baru
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Penyeludup Paruh Burung Rangkong Ditangkap

Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 WIB

Dua Pelaku  Pencuri Teralis Ditangkap Polisi

Senin, 17 Desember 2018 - 13:15 WIB

Polisi Telusuri Asal Usul Narkoba

Minggu, 16 Desember 2018 - 14:32 WIB

6 Kilogram Sabu untuk Tahun Baru Gagal Beredar

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:00 WIB

Ribuan Ekstasi dan 1,5 Kilogram Sabu Dimusnahkan

Jumat, 14 Desember 2018 - 09:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us