Korban Penyerangan dengan Samurai Terus Waswas

Kriminal | Selasa, 31 Juli 2018 - 09:42 WIB

Korban Penyerangan dengan Samurai Terus Waswas
Kari Amsah Ritonga

KOTA (RIAUPOS.CO) - Sampai detik ini, usai peristiwa serangan samurai dan pembakaran rumah yang dilakukan orang tidak dikenal (OTK) di kediamannya, Moris (36) masih terus merasa waswas. Warga Jalan Uka Blok B3, Perumahan Bumi Garuda Sakti Damai, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tampan Pekanbaru itu, mengaku tidak nyaman usai peristiwa yang menimpanya, Jumat (27/7) lalu.

"Saya tidak nyaman tinggal di rumah, padahal saya tidak ada masalah dengan orang lain," kata Moris saat berbincang-bincang dengan Riau Pos.

Moris juga mengatakan setelah peristiwa tersebut, aparat Polsek Tampan juga telah meminta keterangannya, meskipun berulang kali dipanggil untuk penyelidikan ia terus memenuhi panggilan itu.

"Saya terasa di oper-oper gitu sudah berulang kali saya dipanggil. Saya berharap agar pihak kepolisian secepatnya menangkap pelaku," ujarnya lagi.

Sejauh ini untuk keselamatan dirinya terutama istri dan anaknya, ia selalu disarankan keluarga mereka untuk pindah sementara waktu. "Kami disarankan pindah walaupun itu hanya satu bulan, kalau sudah aman baru kembali lagi," ucap Moris.

Ia berharap agar aparat Polsek Tampan dan Polresta Pekanbaru terus melakukan penyelidikan kasus tersebut. Ia yakin pihak kepolisian selalu membantu masyarakat kecil.

Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga saat dikonfirmasi Riau Pos mengatakan, terkait peristiwa yang melanggar hukum di wilayahnya tersebut pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. "Masih proses lidik, keterangan korban dan sejumlah saksi telah kami minta," kata mantan Kapolsek Ujungbatu Kabupaten Rohul tersebut.(man)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU