Keracunan Massal Akibat Bakteri E Coli
Senin, 30 Juli 2018 - 19:30 WIB > Dibaca 729 kali Print | Komentar
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Masih ingat keracunan massal yang menimpa masyarakat Kecamatan Kampar belum lama ini? Ternyata sampel makanan yang diserahkan Dinas Kesehatan (Diskes) ke labor itu mengandung bakteri Escherichia Coli.


Bakteri yang biasa disebutkan sebagai E Coli ini tidak berbahaya, namun pada jenis tertentu bisa menyebabkan keracunan pada manusia.


Kepala Diskes Kampar Nurbit menyebutkan, bakteri E Coli ini positifi ditemukan usai hasil uji labor terhadap 23 sampel makanan yang diambil dari rumah penyelenggara pesta di Desa Koto Perambahan tersebut. Sayangnya, Nurbit menyebutkan, dalam kasus keracunan luar biasa dengan korban lebih dari 100 warga itu, sulit untuk disimpulkan asalnya dari makanan jenis apa.


‘’Hasil uji sampel itu mengerucutkan hipotesis bahwa kandungan bakteri itu hampir dapat dipastikan bersumber dari air. Tapi sumber air yang digunakan pada pesta itu bukan satu tempat saja,’’ sebut Nurbit.


Atas hipotesis tersebut, akhirnya Diskes memutuskan untuk melakukan penyelidikan di setiap sumber air yang mungkin digunakan untuk acara pesta tersebut. Menurutnya, sampel air yang sudah diambil akhir pekan kemarin itu nanti akan diperiksa di Laboratorium Kualitas Air untuk mengetahui kandungan bakteri E Coli dalam tiap sampel.


‘’Sampel air kita ambil dari sekitar 50 sumber air. Termasuk mata air. Hasil uji laboratorium, diperkirakan keluar pada Senin (hari ini, red),’’ sebut Nurbit. Keputusan untuk mengambil sampel 50 sumber air ini sendiri setelah melalui serangkaian penyelidikan.


Diketahui bahwa sumber air yang digunakan saat pesta tersebut, baik untuk minum, memasak, termasuk yang berasal dari es batu untuk es tebak yang sebelumnya diduga jadi sumber racun, berasal dari sumber yang berbeda-beda. (izl)


(Laporan HENDRAWAN, Bangkinang)
KOMENTAR
Berita Update

AHY Temui UAS di Pekanbaru
Senin, 17 Desember 2018 - 15:17 wib

149 Peserta Ikut Ujian Profesi Advokat
Senin, 17 Desember 2018 - 15:09 wib
Bupati Pimpin Doa Pemberian Gelar Adat Presiden

Bupati Pimpin Doa Pemberian Gelar Adat Presiden
Senin, 17 Desember 2018 - 15:00 wib

Penyeludup Paruh Burung Rangkong Ditangkap
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib
MTQ Tingkat Provinsi Riau
9 Qori Melaju ke Final
MTQ Tingkat Provinsi Riau
Senin, 17 Desember 2018 - 14:30 wib

Dorong Wisata Olahraga Jadi Iven Tahunan
Senin, 17 Desember 2018 - 14:00 wib
Pelti Siak Agendakan Open Turnamen Tingkat Provinsi
Petenis Bengkalis dan Siak Berbagi Medali
Senin, 17 Desember 2018 - 13:45 wib

Syamsuar Tepuk Tepung Tawar Jokowi
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Pelaku PETI Garap Lokasi Baru

Pelaku PETI Garap Lokasi Baru
Senin, 17 Desember 2018 - 13:30 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
RS Awal Bros Undang Pakar Kecantikan

Senin, 17 Desember 2018 - 10:47 WIB

Mengapa Khitan Penting?

Minggu, 16 Desember 2018 - 15:04 WIB

Lakukan Medical Check u p Pranikah

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:30 WIB

680 Anak Diimunisasi Ulang

Selasa, 11 Desember 2018 - 11:25 WIB

Anak Selalu Sehat? Kuncinya Ada di Saluran Pencernaan

Minggu, 09 Desember 2018 - 10:56 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us