Depan >> Berita >> Hukum >>
DALAM RANGKA TABLIGH AKBAR
Begini Komentar Mabes Polri soal Penolakan Kedatangan UAS ke Semarang
Rabu, 25 Juli 2018 - 19:00 WIB > Dibaca 758 kali Print | Komentar
Begini Komentar Mabes Polri soal Penolakan Kedatangan UAS ke Semarang
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebuah ssurat edaran yang viral di media sosial tertanggal 22 Juli 2018 menyatakan bahwa ada permintaan kepada Polda Jawa Tengah yang dikeluarkan Patriot Garuda Nusantara (PGN).

Intinya, surat itu berisi penolakan terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS), yang rencananya akan hadir dalam acara Tabligh Akbar di daerah Pedurungan, Mijen. Mereka pun menolak kehadiran penceramah asal Riau itu di seluruh kota besar di Semarang.

Acara Tabligh Akbar Akbar itu sendiri akan digelar pada 30-31 Juli 2018. Jika permintaan mereka tidak dituruti, PGN mengancam akan melakukan aksi perlawanan. Menyikapi itu, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) menegaskan bahwa surat edaran tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum yang tetap.

Sebab, yang berhak melarang sesuai amanat undang-undang adalah Polri. Itu pun atas dasar pertimbangan keamanan demi kepentingan lebih besar.

"Kalau yang lain tidak bisa, apalagi ormas (organisasi masyarakat)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Dia menerangkan, dalam kaitan itu, Polda Jawa tengah sudah mengambil langkah-langkah dalam upaya preemtif dan preventif. Polisi telah menjembatani pihak yang melarang maupun pihak yang menyelenggarakan acara.

"Sampai saat ini belum ada rekomendasi, beberapa saat lagi akan ada komunikasi, akan dijembatani oleh Polda Jateng antar kedua belah pihak," jelasnya.

Akan tetapi, dia kembali menegaskan bahwa ormas tidak memiliki kewenangan untuk melarang.

"Bahwa ada tindakan fisik dan lain-lain (nantinya), kami akan menegakkan hukum apabila ada perbuatan pidana di situ," tutupnya. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Siak Tuan Rumah Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 18:00 wib

Tampil di TTG XX Bali
Selasa, 22 Oktober 2018 - 17:30 wib
Persebaya Hancurkan Persib

Persebaya Hancurkan Persib
Selasa, 22 Oktober 2018 - 17:00 wib
Hasil Verifikasi CPNS Diumumkan Malam Hari

Hasil Verifikasi CPNS Diumumkan Malam Hari
Selasa, 22 Oktober 2018 - 16:30 wib
Mayat Bayi Digantung dalam Kantong Plastik

Mayat Bayi Digantung dalam Kantong Plastik
Selasa, 22 Oktober 2018 - 16:00 wib

Pengeroposan Gigi Harus Cepat Ditanggapi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:35 wib

Pemkab Siap Bantu Kelurahan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:30 wib

TC Berakhir, Kontingen Riau ke Popwil Dikukuhkan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:28 wib
Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan

Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:12 wib

Salah Jadi Solusi
Selasa, 22 Oktober 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Suap Meikarta, KPK Geledah Hotel Hingga Ruang Kerja Pemkab
5 Tersangka Korupsi Drainase Diperiksa

Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:51 WIB

Pihak Meikarta akan Investigasi Internal dengan KPK

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:10 WIB

Akhirnya KPK Tahan Direktur Lippo Group

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:08 WIB

Pelapor Korupsi Bakal Dihadiahi Rp200 Juta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 14:19 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini