Tembak di Tempat Pembakar Hutan
Kamis, 19 Juli 2018 - 12:51 WIB > Dibaca 464 kali Print | Komentar
Tembak di Tempat Pembakar Hutan
PADAMKAN: Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain saat membantu pemadaman karhutla di OKI, Rabu (18/7/2018). (JPG)
Berita Terkait
PALEMBANG (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di dua daerah yakni Cinta Jaya dan Kayu Lubuk, OKI, Sumsel menjadi perhatian khusus Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel. Sebab, lahan yang terbakar mencapai 305 hektare.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain pun mengintruksikan jajarannya untuk melakukan tindak tegas jika didapati oknum yang melakukan pembakaran hutan.

Dia mengatakan, karhutla yang terjadi di Cinta Jaya, Pedamaran, OKI, Sumsel merupakan kawasan konsesi milik PT Rambang Agro Jaya.

Berdasarkan pantauan, kebakaran ini terjadi lantaran tidak adanya tower pemantau sehingga lambat dalam mengantisipasi.

“Kami masih menyelidikinya, jika memang ditemukan adanya kelalaian dari perusahaan tentunya kami akan proses secara hukum,” katanya di sela meninjau karhutla di OKI, Rabu (18/7).

Untuk karhutla yang terjadi di Kayu Lubuk,Pedamaran Timur, OKI, Sumsel. Ia menduga dikarenakan ada oknum yang membakarnya. Meskipun begitu, pihaknya masih menyelidiki dan mengejar pelaku pembakar hutan tersebut.

Ia juga menegaskan telah mengintruksikan seluruh jajaran untuk melakukan tindakan tegas bagi oknum pembakar jika didapati melakukan pembakaran hutan.

“Saya sudah intruksikan polisi untuk tembak di tempat jika memang ketahuan membakar,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya juga sudah meminta jajaran Polres dan Polsek di OKI dan juga Oi untuk saling membantu melakukan pemadaman jika terjadi karhutla serta mencegah terjadinya karhutla.

Bahkan, anggota di daerah tersebut dibebaskan dari tugas pengaman Asian Games agar fokus dalam penanganan karhutla.

“Kami juga mengharapkan keterlibatan semua pihak dalam penanganan karhutla ini. Sehingga, karhutla dapat diatasi,” tutupnya.(lim/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Minggu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Minggu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Minggu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Minggu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Minggu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Minggu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Minggu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Minggu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Minggu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Minggu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Beruang Madu Terkena Jeratan Babi

Rabu, 19 September 2018 - 14:30 WIB

Sekolah Digusur, Pilih Belajar di Lantai DPRD Batam

Selasa, 18 September 2018 - 13:57 WIB

Bersihkan Sisa Banjir, Belajar Ditunda

Selasa, 18 September 2018 - 13:00 WIB

Ulama di Ranah Minang Tolak Aturan Pengeras  Suara Masjid

Selasa, 18 September 2018 - 12:50 WIB

Kakek 11 Cicit dan 31  Cucu Nikah Isbat

Selasa, 18 September 2018 - 12:42 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini