Mahasiswa Kembali Terseret Narkoba Senilai Rp3,6 M
Kamis, 19 Juli 2018 - 12:20 WIB > Dibaca 267 kali Print | Komentar
Mahasiswa Kembali Terseret Narkoba Senilai Rp3,6 M
GIRING: Anggota kepolisian menggiring tiga tersangka narkoba senilai Rp3,6 miliar usai konferensi pers di halaman Polsek Lima Puluh Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru, Rabu (18/7/2018). (CF1/MIRSHAL/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menggunakan baju tahanan berwarna oranye, AP (27) digiring aparat kepolisian dalam  ekspose pengungkapan narkoba jenis sabu-sabu, ekstasi dan happy five, Rabu (18/7). Mahasiswa semester delapan itu ditangkap petugas bersama dua temannya berinisial CD (26) warga Jalan Rambutan dan AS (29) warga Jalan Arengka, Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto usai ekspose di Mapolsek Limapuluh mengatakan, kasus ini terungkap berkat  pengintaian selama dua bulan. Dia menilai, mahasiswa dengan gampang terjerumus sebagai pengedar atau kurir narkoba karena mudahnya mereka dipengaruhi para pelaku. Selain karena bujuk rayu, upah yang menggiurkan juga menjadi penyebab sejumlah oknum mahasiswa mau terjun berbisnis narkoba.

Selain tiga tersangka, petugas turut mengamankan barang bukti sabu dan ekstasi senilai Rp3,6 miliar. Di antaranya terdiri dari 3.220 butir pil happy five, 2.700 ekstasi berlogo minion dan kodok serta tiga bungkus besar sabu-sabu seberat 3,2 kilogram.

Penangkapan bermula pada saat petugas mendalami penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat. Kemudian meringkus tersangka CD di kediamannya di Jalan Rambutan, Senin (16/7) lalu. Bersamaan di lokasi penangkapan itu, petugas turut mengamankan dua tersangka lainnya.

Setelah dilakukan interogasi, tersangka mengaku sebagai kurir. Tersangka AP dan AS adalah kurir suruhan tersangka CD, sementara CD mengakui sebagai kurir atas suruhan seorang berinisial La yang masih DPO. Santo juga mengatakan upah para tersangka sekali menerima barang senilai Rp2,5 juta. Jika ditotalkan, semua narkoba itu nilainya mencapai Rp3,6 miliar. Ia juga menyampaikan para tersangka mengedarkan sabu dan ekstasi tersebut ke tempat-tempat hiburan malam serta daerah lainnya.

“Dalam penangkapan ini kami juga menemukan narkoba jenis baru. Mereknya ekstasi berlogo minion yang berasal dari luar Pekanbaru,” ujarnya lagi.

Sementara itu sabu yang diamankan dikatakan Santo diduga berasal dari Malaysia. Terkait siapa bandar besar jaringan ketiga tersangka, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Sebagaimana diketahui penangkapan pengedar narkotika jenis sabu tersebut tidak hanya sekali didapatkan petugas.

Terkait apakah ada hubungannya dengan penangkapan seperti di Polsek Senapelan, Santo menampiknya dan mengatakan sebelumnya terputus. Ia juga mengatakan tertangkapnya mahasiswa tersebut melihat dari gelagat dan penampilannya yang serbamewah. Saat ditelusuri ternyata pelaku seorang pengedar barang haram.

Masih ada barang bukti lainnya yang diamankan petugas. Di antaranya berupa alat isap (bong), ratusan kantong plastik bening, buku tabungan dan lainnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 112 dan 114 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(man)
KOMENTAR
Berita Update
Cadangan Devisa Terus Menurun

Cadangan Devisa Terus Menurun
Senin, 18 Agustus 2018 - 15:48 wib
DPR Fasilitasi Keluhan Industri Fintech

DPR Fasilitasi Keluhan Industri Fintech
Senin, 18 Agustus 2018 - 14:47 wib
The Premiere Tawarkan Promo CFD

The Premiere Tawarkan Promo CFD
Senin, 18 Agustus 2018 - 14:19 wib

Bahas Teknis Armina dan Qur’ah
Senin, 18 Agustus 2018 - 12:41 wib
BNN Amankan 2,14 Kg Sabu di Pekanbaru

BNN Amankan 2,14 Kg Sabu di Pekanbaru
Senin, 18 Agustus 2018 - 12:16 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
BNN Amankan 2,14 Kg Sabu di Pekanbaru

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 12:16 WIB

Video Call Istri sebelum Gantung Diri

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 09:53 WIB

Pascatemuan Ganja,Lapas Perketat Pengawasan Sel

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 09:49 WIB

Hasil Labfor Teror Lapas Keluar Pekan Depan

Jumat, 17 Agustus 2018 - 10:11 WIB

Ancam Warga Pakai Airsoft Gun Rusak

Jumat, 17 Agustus 2018 - 09:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini