147 Ribu Anak Akan Diimunisasi
Rabu, 18 Juli 2018 - 19:34 WIB > Dibaca 356 kali Print | Komentar
SIAK (RIAUPOS.CO) - Guna mengantisipasi penyebaran virus campak dan rubella, pada tahun ini sebanyak 147 ribu anak di seluruh wilayah Kabupaten Siak akan diimunisasi secara serentak. Pelaksanaan imunisasi ini kata Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi akan dilaksanakan pada 1 Agustus mendatang.


‘’Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti paling efektif dalam mewujudkan derajad kesehatan anak di Indonesia. Untuk itu, imunisasi serentak ini wajib disosialisasikan sejak dini, agar masyarakat tahu,” kata Alfedri, Senin(16/7).


Campak dan rubella kata Alfedri, sangat membahayakan kondisi kesehatan anak-anak. Untuk itu upaya mitigasi secara dini diperlukan agar mata rantai penyebaran virus ini dapat dieliminir. Anak-anak yang rentan terinfeksi virus ini adalah anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun.


‘’Dengan target Siak 147 ribu anak itu bukan jumlah yang sedikit. Untuk itu perlu sosialisasi dari camat, kepala puskesmas, lurah, penghulu hingga RT dan RW untuk menyosialisasikan pentingnya imunisasi campak dan rubella ini,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak dr Toni Chandra menjelaskan, campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dengan masa inkubasi rata-rata 8–13 hari.


Gejala penyakit campak adalah demam, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk dan/atau pilek dan/atau konjungtivitis.


Dampak lanjutan terhadap anak yang terinfeksi virus ini sangat vatal apabila terjadi komplikasi, misalnya diare berat, radang berat, radang paru (pneumonia), radang otak (encephalitis), kebutaan bahkan kematian.


‘’Campak merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Saat ini target dunia termasuk Indonesia dalam pengendalian campak adalah tercapainya eliminasi campak,” kata Toni.


Sementara rubella adalah penyakit akut dan ringan yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda. Virus yang satu ini sangat berbahaya apabila menyerang wanita hamil karena memiliki efek teratogenik. Khususnya mereka yang hamil pada semester pertama. 


Infeksi rubella yang terjadi sebelum konsepsi dan selama awal kehamilan dapat menyebabkan abortus, kematian janin atau sindrom rubella congenital (Congenital Rubella Syndrome/CRS) pada bayi yang dilahirkan.


‘’Jangan takut bawa anggota keluarga untuk imunisasi campak dan rubella ini. Imunisasi ini gratis tidak dipungut biaya karena dibiayai oleh Unesco,” pungkasnya.(dik)
KOMENTAR
Berita Update
Masperi: Asosiasi Sangat Dibutuhkan Pemerintah

Masperi: Asosiasi Sangat Dibutuhkan Pemerintah
Rabu, 16 Oktober 2018 - 21:11 wib
Pihak Meikarta akan Investigasi Internal dengan KPK

Pihak Meikarta akan Investigasi Internal dengan KPK
Rabu, 16 Oktober 2018 - 21:10 wib
Akhirnya KPK Tahan Direktur Lippo Group

Akhirnya KPK Tahan Direktur Lippo Group
Rabu, 16 Oktober 2018 - 20:08 wib

Akrab Dengan Reptil
Rabu, 16 Oktober 2018 - 15:46 wib

LPJK Riau Sertifikasi Warga Binaan di Lapas Pekanbaru
Rabu, 16 Oktober 2018 - 15:33 wib

745 Ha Kelapa Sawit PTPN V Tanam Perdana
Rabu, 16 Oktober 2018 - 15:23 wib

Bakso Lapangan Tembak Plaza Citra dengan Konsep Baru
Rabu, 16 Oktober 2018 - 15:12 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Narkoba Merusak Kesehatan dan Mental

Senin, 15 Oktober 2018 - 14:00 WIB

Manfaat Buah Belimbing  untuk Kesehatan

Jumat, 12 Oktober 2018 - 16:25 WIB

Home Care, Pelayanan  Kesehatan Berkesinambungan

Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Pendengaran

Jumat, 05 Oktober 2018 - 16:33 WIB

Sekdakab Besuk Pasien di RSUD

Selasa, 02 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini