Pemandu Lagu KTV Keroyok IRT
Rabu, 18 Juli 2018 - 12:19 WIB > Dibaca 362 kali Print | Komentar
Berita Terkait

Protes Dilempari Mercon, Langsung Dikeroyok



DUMAI (RIAUPOS.CO) - Pemandu lagu atau lady campanion (LC) KTV Hotel Comforta membuat ulah. Sekitar lima wanita pemandu lagu itu dilaporkan ke Polres Dumai dengan dugaan pengeroyokan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Pipin (28). Akibatnya, Pipin mengalami pendarahan di bagian mata serta luka memar di beberapa bagian tubuh akibat dipukul oleh pelaku.

Sebelumnya, salah seorang atasan dari para rombongan wanita pekerja malam itu bernama Fanny menghubungi Pipin, berupaya melakukan upaya penyelesaian selisih paham sebelumnya.

Para LC itu  didampingi salah seorang pria bernama Candra yang dipanggil Bacin yang turut ikut melihat saat kejadian berlangsung. Pria ini mengunakan pakaian berwarna hijau.

 Di kantor polisi,  Sabtu (15/7) malam, pihak terlapor berupaya melakukan penyelesaian di luar pengadilan alias damai. Namun upaya itu dimentahkan oleh pihak pelapor yang tak terima atas pengeroyokan itu.

 Peristiwa yang menimpa korban berlangsung, Sabtu (15/7) dinihari, saat itu korban sedang bersama rekan-rekan di lokasi kejadian Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan sekolah muslimin.

Korban hendak bertemu dengan seorang rekan untuk menyelesaikan urusan.

Saat itu korban turun dari kendaraan menghampiri terlapor, namun keduanya terlihat cek-cok mulut.

Melihat kondisi tersebut wanita pekerja malam lainnya membantu terlapor dan melakukan penganiayaan secara bersama.

Para rombongan wanita yang melakukan aksi penganiayaan itu diperkirakan berjumlah lima orang. Menurut pengakuan korban ia yang sebelumnya bersitegang dengan terlapor justru tak mengira harus berhadapan dengan teman-teman terlapor.

 “Saya datang untuk bertemu salah seorang teman lelaki untuk menyelesaikan sebuah masalah, namun di sana, terlapor tidak senang, sejumlah teman terlapor ikut campur dan melakukan pemukulan,” ujar Pipin.

Pipin mengaku sempat diseret ke aspal beberapa meter, dan dipukul hingga mengalami luka di bagian mata dan tangan. Kejadian itu telah dilaporkan ke Mapolres Dumai, dan membawa para pelaku ke pengadilan.

Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Awaludin Syam dikonfirmasi mengatakan kasus tersebut sudah masuk dalam proses penyidikan, “Ya, kita telah menerima laporan, terlapor satu nama sudah diketahui, dan nanti akan dilakukan pengembangan selanjutnya yang terlibat,” ujarnya, Selasa (17/7) siang.

Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti sesuai supremasi hukum yang berkeadilan dan profesional. Hal itu sejalan dengan promoter yang mewujudkan kamtibmas.

Sementara itu Manager KTV Comporta Aix saat dikonfirmasi terkait keterlibatan pekerjanya dalam kasus pengeroyokan melalui pesan singkat belum menjawabnya.

Begitu juga saat dihubungi di nomor selulernya belum ada jawaban.(ade)


Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai



KOMENTAR
Berita Update

Ketua HHRMA Riau Periode 2018-2021 Dilantik
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:54 wib

Warga Koto Tuo Baserah Berharap Produksi Padi Melimpah
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 wib

Bupati Diberi Kehormatan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:30 wib

Dukungan Pemilu Damai Diapresiasi
Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:00 wib

Lima BUMD Terima Bantuan Pusat
Kamis, 18 Oktober 2018 - 18:30 wib
Chris Kanter Pimpin Indosat

Chris Kanter Pimpin Indosat
Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:35 wib
Langsung Temui Dirjen di Jakarta
Bupati Perjuangkan Pembangunan Jembatan ke Kementerian PUPR RI
Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:30 wib

Halep Bisa Absen di WTA Final
Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:00 wib
Subsidi BBM-Elpiji Membengkak

Subsidi BBM-Elpiji Membengkak
Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:54 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Pura-pura Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Pelaku Narkoba
Pelaku Judi Togel Ditangkap Polisi

Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:30 WIB

Dua Jambret Spesialis  Perhiasan Diringkus

Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:39 WIB

Dua Pelaku Gembos Ban Diringkus Usai Curi Tas Guru

Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:35 WIB

Pelaku Curanmor Terekam CCTV saat Beraksi

Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:32 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us