PIALA DUNIA 2018

Prancis Juara, Deschamps: Kemenangan Ini Bukan karena Saya

Olahraga | Senin, 16 Juli 2018 - 16:20 WIB

Prancis Juara, Deschamps: Kemenangan Ini Bukan karena Saya
Didier Deschamps menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. (DOK. FIFA)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Prancis menjadi juara di Piala Dunia 2018. Hal itu tak terlepas dari tangan dingin sang pelatih, Didier Deschamps. Adapun bagi Prancis, gelar Piala Dunia tahun ini menjadi yang kedua sepanjang sejarah.

Sebelumnya, Les Blues meraih gelar bergengsi itu pada 1998 lalu saat bermain di hadapan publik sendiri. Kala itu, Deschamps yang kini berusia 49 itu sendiri masih bertindak sebagai pemain Prancis.

20 tahun kemudian, Deschamps berhasil membawa negaranya juara lagi. Kali ini ia bertindak sebagai pelatih tim dan berkat pencapaiannya itu ia sukses menyamai rekor Mario Zagallo serta Franz Beckenbauer yang merengkuh trofi Piala Dunia sebagai pemain maupun pelatih.

Deschamps sendiri bersikap rendah diri terkait raihannya itu. Dia memandang keberhasilan Prancis bisa terjadi berkat kerja keras para pemain yang tampil tanpa kenal lelah.

"Saya memiliki skuad yang sangat muda. Tetapi saya melihat adanya kualitas yang menjanjikan. Mereka tidak pernah menyerah kapanpun itu. Para pemain pantas mendapatkan kemenangan," katanya, seperti dikutip dari laman resmi FIFA.

"Banyak momen sulit yang terjadi sepanjang jalannya turnamen. Namun, kami belajar dari kegagalan di Piala Eropa dua tahun lalu. Jadi, kemenangan ini bukan karena saya. Kemenangan ini karena perjuangan para pemain. Selama 55 hari kami telah melakukan banyak pekerjaan. Kami bangga jadi orang Prncis. Kemenangan ini milik mereka," imbuhnya.


Adapun di laga final, Ahad (15/7/2018) malam WIB, Prancis menang 4-2 atas Kroasia. Tampil di Stadion Luzhniki, gawang Kroasia jebol lewat gol bunuh diri Mario Mandzukic menit 18, Antoine Griezmann menit 38, Paul Pogba menit 59, dan Kylian Mbappe menit 65.

Sementara gawang Prancis kecolongan lewat Ivan Perisic menit 28 dan Mario Mandziukic menit 69.

"Kami sebenarnya tidak bermain sempurna di laga final. Tapi faktor mental dan psikologis sangat mempengaruhi di laga ini. Pada babak pertama, kami tidak memiliki banyak peluang. Namun, kami tetap bisa memimpin 2-1. Intinya Prancis adalah juara dunia sekarang. Itu yang perlu diingat," tutupnya. (bep)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU