Depan >> Berita >> Hukum >>
FOTO VIRAL
Heboh Plang Kantor Polisi Bersama RI & Cina di Kalbar, Begini Kronologinya
Jumat, 13 Juli 2018 - 20:20 WIB > Dibaca 933 kali Print | Komentar
Heboh Plang Kantor Polisi Bersama RI & Cina di Kalbar, Begini Kronologinya
KETAPANG (RIAUPOS.CO) - Foto plang atau plakat kantor polisi bersama Polri dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou, di Kabupaten Ketapang, Kalbar, mendadak viral.

Adapun tulisan besar di plang itu "Kantor Polisi Bersama". Di atas plakat ada gambar bendera Indonesia berdampingan dengan bendera Cina. Kemudian di bawahnya bertuliskan "Polisi Negara Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Ketapang, Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou, Ketapang Ecology and Agriculture Forestry Industrial Park".

Bukan hanya tulisan berbahasa Indonesia, terdapat pula tulisan Mandarin, serta lambang Polri dan Kepolisian Cina. Kapolres Ketapang AKBP Sunario yang dikonfirmasi menepis ada dibangunnya kantor polisi bersama tersebut.

“Ceritanya begini. Tadi pagi mereka mengunjugi salah satu perusahaan dari Cina yang bernama BSM, yang berada di depan Polres Ketapang. Kemudian mereka juga berkunjung ke Polres Ketapang,” katanya kepada Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Kamis malam (12/7/2018).

Setibanya di Mapolres, mereka menawarkan kerja sama. Kerja sama belum ada, tetapi pihak Cina sudah membuat contoh plang yang saat ini beredar dunia maya.

“Saya terkejut tiba-tiba dalam pertemuan itu langsung ditawari kerja sama membentuk Kantor Kepolisian Bersama antara Republik Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (Cina, red), dan langsung membawa contoh plakat,” katanya.

Sunario terang saja langsung menolak ajakan kerja sama itu karena dirinya tidak memiliki kewenangan akan hal tersebut.

“Saya bilang, kalau mau melakukan kerja sama harus melewati Mabes Polri, tidak bisa langsung di Ketapang,” paparnya.

Dia menerangkan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui siapa yang menyebarkan foto itu sehingga memunculkan sebuah isu yang merujuk bahwa ada kerja sama Polres Ketapang dan Kepolisian Cina.

Meski begitu, dia tidak akan melakukan penyelidikan terhadap penyebar foto tersebut.

“Biarkan sajalah, yang jelas itu tidak ada,” sebutnya.

Adapun Kapolres mengimbau kepada masyarakat Kalbar, khususnya dan Indonesia umumnya agar tidak percaya terhadap isu yang beredar itu. Dia kembali menegaskan, kantor polisi bersama Polres Ketapang dan Cina tidak pernah ada.

“Mereka hanya menawarkan, termasuk desain plakat tersebut. Untuk itu masyarakat jangan resah dan mudah percaya akan informasi itu,” tutupnya.(and/amb/arm)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Pelanggaran Terbanyak Tak Gunakan Seat Belt
Dari Operasi Zebra Muara Takus 2018
Pelanggaran Terbanyak Tak Gunakan Seat Belt
Kamis, 15 November 2018 - 11:00 wib
Oplet Mulai Ditinggal

Oplet Mulai Ditinggal
Kamis, 15 November 2018 - 10:55 wib
Pencatut Nama  Kapolda Riau  Ditangkap

Pencatut Nama Kapolda Riau Ditangkap
Kamis, 15 November 2018 - 10:30 wib
Sasar Wisma dan Rumah Kos
Puluhan Pasangan Terjaring Razia
Kamis, 15 November 2018 - 10:16 wib
Anggaran Makan SMAN Plus Dihentikan

Anggaran Makan SMAN Plus Dihentikan
Kamis, 15 November 2018 - 10:00 wib

Kerusakan Jalan Datuk Laksamana Semakin Parah
Kamis, 15 November 2018 - 09:38 wib

Geger, Harimau Terjebak di Antara Ruko
Kamis, 15 November 2018 - 09:36 wib
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp239 Juta
Pengerjaan 13 Paket Jalan Lingkungan
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp239 Juta
Kamis, 15 November 2018 - 09:00 wib
Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek

Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek
Kamis, 14 November 2018 - 20:40 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Habib Rizieq Tak Langgar Hukum

Rabu, 14 November 2018 - 13:51 WIB

Murid SD Tewas Ditabrak Bus Sekolah

Rabu, 14 November 2018 - 12:06 WIB

Kasus Century, KPK Minta Keterangan Ketua OJK

Selasa, 13 November 2018 - 20:47 WIB

KPK Dalami Motif Pertemuan James Riady dengan Neneng Hassanah
Terkait Kasus Century, Miranda Diperiksa KPK

Selasa, 13 November 2018 - 16:56 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us